Unggul di atas kertas membawa segudang pengalaman dan pemain-pemain berkualitas, bukan berarti Jepang langsung meremehkan Timnas Indonesia. Berbanding terbalik dengan Samurai Biru, skuad Garuda memang menyandang status sebagai debutan dan pemilik ranking FIFA terendah dalam persaingan Grup C kualifikasi.
Namun hal tersebut tak lantas membuat tim tamu menganggap enteng pasukan Merah Putih. Menyadur Antara News, Ritsu Doan yang merupakan salah satu pilar andalan pelatih Hajime Moriyasi menilai Indonesia sudah jauh berbeda dari apa yang mereka lihat 10 bulan lalu.
Seperti diketahui, kedua kesebelasan sempat bertemu dalam babak penyisihan grup Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024 kemarin. Kala itu Jepang berhasil menang meyakinkan melalui skor 3-1. Namun kini, Timnas Indonesia memiliki kekuatan yang berbeda.
“Mereka sangat menghormati Jepang, namun di sisi lain mereka juga ingin mengalahkan Jepang. Jadi, kita harus memastikan bahwa semangat tantangan mereka tidak membuat kita kewalahan,” ujarnya di hadapan para wartawan usai menjalani latihan perdana di Lapangan A Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (11/11/2024).
Setelah menjalani pertandingan melawan Australia, ia mengaku mulai sering mendengar tentang Timnas Indonesia maupun taktik yang dipakai. Pemain Freiburg tersebut menyebut skuad Garuda memperoleh amunisi tambahan karena bermain di markas, menyusul setidaknya ada puluhan ribu penonton yang dipastikan hadir langsung ke stadion.
"Ya, saya melihat jumlah pengikut pemain mereka di media sosial yang sangat banyak. Indonesia memiliki populasi (medsos) sekitar dua sampai tiga miliar yang sekitar dua kali lipat dari Jepang, jadi semangat mereka terhadap sepak bola sangat kuat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Doan merasa memiliki hubungan yang ‘spesial’ antara Jepang dengan Indonesia. Hal ini juga membuatnya semakin tidak sabar untuk menjajal kemampuan tim racikan Shin Tae-yong di SUGBK.
Laga yang bakal dimainkan hari Jumat (15/11/2024) mendatang itu menjadi salah satu pertandingan bersejarah bagi kedua tim. Walau tamunya jauh lebih diunggulkan, bukan berarti peluang Timnas Indonesia sudah tertutup rapat.
Diharapkan skuad besutan pelatih Shin Tae-yong bisa memberikan penampilan terbaik, bahkan merepotkan barisan pertahanan lawan. Kick off dimulai pukul 19.00 WIB, jangan lewatkan keseruannya!
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan
-
Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup
-
Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia
-
Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban