Timnas Indonesia dalam beberapa pekan ke depan akan kembali mengikuti kompetisi ASEAN Championship 2024 atau yang dulunya bernama AFF Cup 2024. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), ajang AFF Cup 2024 kali ini akan diselenggarakan mulai tanggal 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 mendatang.
Dalam turnamen kali ini, Shin Tae-yong dan PSSI menyepakati akan menurunkan skuad U-22 guna menjadikan AFF Cup 2024 sebagai masa uji coba dan persiapan jelang Sea Games 2025 mendatang. Tak hanya dipersiapkan untuk Sea Games 2025 saja, akan tetapi, turnamen ini juga akan dijadikan persiapan sebelum babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar tahun 2025 nanti.
Namun, kendati menurunkan skuad U-22, Shin Tae-yong juga tetap memasukkan 2 pemain senior ke ajang AFF Cup 2024 kali ini. Kedua pemain tersebut adalah Pratama Arhan (23 tahun) dan Asnawi Mangkualam (25 tahun). Dipanggilnya kedua pemain tersebut diprediksi akan membuat keduanya menjadi mentor bagi para pemain-pemain muda di ajang AFF Cup 2024 nanti.
Tak Hanya Sekedar Mentor, AFF Cup 2024 Bisa Jadi Ajang Pembuktian Diri Asnawi Mangkualam
Meskipun pemanggilan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan diprediksi akan menjadikan keduanya sebagai mentor para pemain muda, hal ini tidak menutup kemungkinan ajang AFF Cup 2024 nanti menjadi pembuktian diri bagi keduanya, khususnya bagi Asnawi Mangkualam.
Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, nama Asnawi Mangkualam sempat menjadi sorotan saat timnas Indonesia kalah 2-1 dari Cina di matchday ke-4 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 kemarin. Kala itu, dirinya diturunkan Shin Tae-yong di sektor bek kanan. Namun, justru performa mantan bek klub Korea Selatan Jeongnam Dragons tersebut jauh di bawah ekspektasi dan membuat timnas Indonesia harus kalah dari Cina.
Hal itulah yang membuat banyak netizen Indonesia murka dan menganggap kapten timnas Indonesia tersebut tak layak bermain di timnas Indonesia. Bahkan, adapula beberapa pihak yang mempertanyakan mengapa Shin Tae-yong kembali memanggil Asnawi Mangkualam ke skuad untuk ajang AFF Cup 2024.
Meskipun sempat dihujat oleh banyak pihak, Shin Tae-yong sepertinya masih memberikan kesempatan kepada salah satu pemain kesayangannya tersebut di timnas Indonesia. Ajang AFF Cup 2024 nanti diharapkan dapat menjadi pembuktian bagi seorang Asnawi Mangkualam apakah dia masih layak bermain di timnas Indonesia kedepannya.
Tak dapat dipungkiri, hadirnya beberapa nama seperti Sandy Walsh, Kevin Diks dan Eliano Reijnders akan membuat persaingan di sektor bek kanan kian panas. Bahkan, seorang Sandy Walsh yang notabene berkarir di Eropa juga bisa tergeser dengan hadirnya Kevin Diks ataupun Eliano Reijnders.
Mampukah Asnawi Mangkualam membuktikan kualitas dan kelayakannya bermain di di ajang AFF Cup 2024 nanti? sepertinya hanya waktu yang bisa menjawabnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Asnawi Optimis Indonesia Akan Jadi Negara ASEAN Pertama yang Lolos ke Piala Dunia
-
Miliano Jonathans Dicap Tengil Colek Pemain Keturunan Timnas Indonesia Cuma Cadangan di Eredivisie
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil 'Gacor' usai Pulang ke Klub
-
Resmi! Timnas Indonesia Tak Pakai SUGBK di Laga Kandang Piala AFF 2024
-
Elkan Baggott di Posisi Kaka, Perbandingan Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 dan 2020
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang