Saat tim-tim lain tengah melakukan persiapan untuk musim 2025, KTM tengah mengalami masalah yang cukup besar. Pabrikan asal Austria tersebut dikabarkan tengah terlilit hutang senilai 3 miliar euro.
Dengan adanya masalah ini, pihak KTM mengatakan bahwa program balap mereka (salah satunya di MotoGP) tidak akan terganggu dan tetap akan berjalan seperti biasa. Namun, baru-baru ini muncul rumor bahwa salah satu pembalap andalan mereka, Pedro Acosta, sudah diincar oleh tim rival seiring dengan masalah yang dialami KTM ini.
Pedro Acosta sendiri diketahui telah menjalani satu musim di MotoGP bersama tim satelit KTM, GasGas Tech3, dan akan naik menjadi pembalap pabrikan pada tahun 2025. Kontrak Acosta dengan KTM ini akan berakhir pada tahun 2026, tapi gejolak keuangan KTM membuat tim lain bersiap untuk mendapatkan pembalap Spanyol tersebut.
Melansir dari laman Crash, Ducati disebut-sebut sebagai tim yang tengah mengamati dan mengincar Pedro Acosta untuk membuat projek jangka panjang di masa depan. Akan tetapi, berita ini hanya sebatas rumor dan belum ada keterangan lebih lanjut.
Di sisi lain, hal ini cukup masuk akal dilakukan oleh Ducati jika mengingat kebiasaan mereka yang suka mengawasi pembalap muda dan berbakat. Hal ini terjadi pada Pecco Bagnaia dan Jorge Martin yang didatangkan oleh Ducati dari Moto2. Terbukti, beberapa musim di MotoGP dua pembalap ini bisa berkembang dengan baik bersama Ducati hingga menjadi juara dunia.
Hal serupa juga terjadi dengan Marc Marquez, melansir dari laman GPOne, Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, diam-diam telah mengawasi dan kagum terhadap Marc sejak dia masih berseragam Honda.
Begitu Marc mengalami bencana dengan pabrikan Jepang tersebut, Ducati dengan sigap menggaetnya untuk bergabung dengan tim satelit, Gresini Racing. Setelah keduanya berhasil saling meyakinkan, kini Ducati mengambil Marquez untuk dimasukkan ke tim pabrikan mereka.
Dengan demikian, bukan tidak mungkin Ducati juga akan melakukan hal yang sama pada Pedro Acosta di masa yang akan datang, jika masalah pada KTM tak kunjung usai.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
Artikel Terkait
-
Cuan Merosot, Hutang Menumpuk: Nasib KTM Diujung Tanduk?
-
Luca Marini Jajal Motor Honda dengan Prototipe Terbaru: Rasanya Sama Saja
-
Rawan Cemburu, Ducati Harus Bisa Adil dengan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia
-
Salut! Jorge Martin Raih Juara Dunia MotoGP 2024 Walau Sedang Putus Asa
-
Dipilih dan Memilih Ducati, Marc Marquez Ingin Buktikan Hal Itu Sudah Tepat
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?