Pada awal tahun 2025 ini, beberapa pemain berlabel timnas Indonesia diprediksi akan segera memiliki klub baru. Melansir dari laman berita Suara.com pada Rabu (01/01/2025), kepindahan pemain-pemain tersebut umumnya dikarenakan kurangnya menit bermain ataupun tak kunjung menemui kata sepakat dalam pembaharuan kontrak dengan klub mereka sebelumnya.
Alhasil, banyak pihak yang kemudian memprediksi beberapa pemain timnas Indonesia ini akan memiliki klub baru di tahun 2025. Berikut ini adalah tiga pemain timnas Indonesia yang diprediksi akan segera memiliki klub baru di tahun 2025.
1. Ole Romeny
Kendati belum resmi menjadi WNI dan debut di timnas Indonesia, Ole Romeny menjadi salah satu pemain yang cukup ramai diperbincangkan akan segera memiliki klub baru di tahun 2025. Melansir dari laman Transfermarkt, penyerang yang kini masih berstatus pemain klub FC Utrecht tersebut disebut akan hengkang pada bursa transfer musim dingin 2024/2-25 ini. Hal ini dikarenakan posisinya cukup rawan tergeser di lini depan klub asal kota Utrecht, Belanda tersebut.
Sejauh ini, ada beberapa tim yang dikabarkan cukup tertarik mendatangkan penyerang berusia 23 tahun tersebut. Beberapa klub Belanda seperti Feyenoord Rotterdam, NAC Breda dan SC Heerenveen dikabarkan tertarik mendatangkan Ole Romeny. Selain itu, 2 klub Inggris, yakni Leeds United dan Oxford United juga dirumorkan tengah bersaing mendapatkan tanda tangan dari Ole Romeny.
2. Kevin Diks
Nama kedua yang kemungkinan besar akan segera memilki klub baru di tahun 2025 ini adalah Kevin Diks. Melansir dari laman berita VoetbalPrimeur.nl, bek kana nasal klub FC Copenhagen ini dikabarkan tengah diincar beberapa klub usai tak kunjung menemukan kata sepakat dalam pembaharuan kontraknya bersama klub asal liga Denmark tersebut.
Saat ini, tercatat beberapa klub seperti Borussia Monchengladbach dikabarkan sangat tertarik untuk mendatangkan Kevin Diks. Melansir dari laman Transfermarkt, performa Kevin Diks bersama FC Copenhagen memang cukup baik. Tampil sebanyak 16 kali di musim 2024/2025 ini, dirinya sudah mencetak 4 gol dan mencatatkan 3 asisst sejauh ini.
3. Nathan Tjoe-A-On
Nama terakhir yang diprediksi akan memiliki klub baru di tahun 2025 ini adalah Nathan Tjoe-A-On. Melansir dari laman Suara.com, tak mendapatkan menit bermain yang cukup sesuai membuat bek berusia 23 tahun ini dirumorkan akan segera hengkang dari Swansea City.
Saat ini, tercatat ada 2 klub yang cukup berminat mendatangkan pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut, yakni SC Heerenveen dan Excelsior Rotterdam. Uniknya, kedua tim tersebut juga merupakan mantan tim dari Nathan Tjoe-A-On di musim-musim sebelumnya.
Nah, itulah 3 pemain timnas Indonesia yang diprediksi akan segera mendapatkan klub baru di tahun 2025 ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
Artikel Terkait
-
Selangkah Lagi, Lawan "Paling Menyebalkan" Skuat Garuda Ini Bakal Jadi Kampiun Regional
-
Download Gratis! 50 Poster Isra Miraj 2025 Desain Keren dan Terbaru
-
Lengkap! Kalender Jawa Januari 2025: Perhitungan Neptu dan Weton
-
Berjibaku Selama 3,5 Jam, DLH Jakarta Kumpulkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru
-
Sambut Tahun Baru 2025, Ivar Jenner Tampil Bergaya Ala Arab Saudi
Hobi
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
Terkini
-
Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class
-
Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?
-
Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan
-
Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story
-
Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat