Setelah melalui pertarungan yang penuh dengan drama, Timnas Bahrain akhirnya sukses mencapai babak final gelaran Piala Teluk 2024. Menyadur unggahan akun instagram @gulf.cup pada Rabu (01/1/2025), negara yang mendapatkan predikat sebagai lawan "paling menyebalkan" bagi Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde Ketiga tersebut berhasil mengamankan tiket partai puncak gelaran setelah mengandaskan perlawanan Kuwait.
Menyadur informasi dari laman globalsportsarchive, pada pertandingan yang berlangsung di Jaber International Stadium Kuwait tersebut, Bahrain berhasil mengalahkan sang tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol Bahrain pada pertandingan tersebut, tercipta pada menit ke-75 melalui Mohamed Jasim Marhoon.
Alhasil, dengan kemenangan tersebut, calon lawan Timnas Indonesia di bulan Maret 2025 mendatang tersebut selangkah lagi bisa menjadi kampiun gelaran sepak bola level tertinggi kawasan regional Teluk Persia. Dan itu berarti, Bahrain hanya memerlukan satu kemenangan dari Oman yang di babak semifinal lainnya berhasil menyingkirkan tim kuat Arab Saudi, untuk memastikan gelar kampiun kawasan teluk dan Arabia edisi kali ini.
Hal ini tentunya menjadi sebuah preseden positif bagi tim nasional yang mendapatkan julukan sebagai The Reds tersebut. Pasalnya, dengan menjadi juara di kawasan teluk, mereka setidaknya akan mendapatkan tambahan suntikan moral bertanding ketika harus melawat ke Jakarta pada 25 Maret 2025 mendatang.
Terlebih lagi, Timnas Bahrain sendiri sejauh ini telah dicap oleh para pendukung Timnas Indonesia sebagai lawan yang paling menyebalkan, imbas dari hasil imbang 2-2 yang didapatkan kedua kesebelasan di pertemuan pertama lalu.
Sekadar mengingatkan, menyadur laman history AFC, pada pertemuan pertama antara Indonesia melawan Bahrain di tanggal 10 Oktober 2024 lalu, Timnas Indonesia dan para pendukungnya harus dilingkupi kekecewaan mendalam karena hasil imbang 2-2 yang didapatkan keduanya.
Bukan karena hasilnya yang membuat kecewa, namun karena proses gol kedua Bahrain inilah yang menjadi pokok pangkal dari gemasnya pihak Indonesia kepada Bahrain. Wasit Ahmed Al-Kaf dari Oman yang memimpin laga, sejatinya hanya mempersiapkan injury time selama 6 menit. Namun, sang wasit tak meniup peluit hingga pada akhirnya Bahrain berhasil menciptakan gol penyama kedudukan di menit ke-90+9 yang berarti sudah lebih dari alokasi waktu yang ditambahkan.
Sehingga, berawal dari insiden inilah pada akhirnya para pendukung Timnas Indonesia merasa geram, dan menyiapkan "sambutan hangat" kepada Bahrain yang statusnya kini berubah menjadi lawan paling menyebalkan di grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kira-kira, Bahrain bakal bisa menjadi juara di kawasan teluk atau tidak ya? Ada yang bisa menebak?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Suwon FC Lepas Pratama Arhan, Bos PSIS Semarang: Kembalinya ke Kami...
-
Dulu Seorang Gelandang, Mees Hilgers: Saat Gabung FC Twente...
-
Didepak Suwon FC, Pratama Arhan Langsung Unggah Video, Bikin Netizen Terharu
-
Persiapan Menuju Piala Asia U-20, Timnas Indonesia Ikut Turnamen Mini
-
Jose Mourinho Akui Tertarik Latih Timnas, PSSI Bagaimana?
Hobi
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
Terkini
-
Demo Mahasiswa UINSA: Tuntut Transparansi Rektorat Tanpa Harus Merugikan Rekan Sendiri
-
Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?
-
Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui
-
Review Film The Wrong Girls: Petualangan Telekinesis Dua Sahabat yang Rusuh
-
Gitaris New Found Glory, Chad Gilbert Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun