Beberapa waktu lalu, salah satu pesepakbola yang merumput di benua Eropa disebut memiliki darah keturunan Indonesia dari leluhurnya. Pemain yang dimaksudkan tersebut adalah bek asal klub Prancis FC Lille, Mitchel Bakker. Kabar tersebut pertama kali diungkapan oleh akun instagram @indobloodtalent beberapa waktu yang lalu.
“Mitchel Bakker adalah pesepakbola dari belanda yang mempunyai darah keturunan indonesia dari Kakek sisi ibu-nya, dimana Kakek nya lahir di Maluku,” tulis pernyataan di akun instagram @indobloodtalent.
Jika kabar ini benar dan dapat dikonfirmasi, maka pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut bisa saja menjadi target selanjutnya dari misi naturalisasi PSSI terhadap pemain keturunan di benua Eropa. Pasalnya, pemain sekaliber Mitchel Bakker jika dapat dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia, tentunya hal ini bisa menjadi sebuat keuntungan bagi skuad garuda kedepannnya.
Profil Mitchel Bakker, Pemain Asal Belanda yang Disebut Miliki Keturunan Indonesia
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Mitchel Bakker sendiri meripakan pemain yang lahir di Purmerend, Belanda pada tanggal 20 Juni 2000. Orang tuanya yang asli Belanda disebut memiliki keturunan asal Kepulauan Maluku, Indonesia yang disebut merupakan tanah kelahirnya kakeknya dari garis keturunan ibu. Hal inilah yang membuatnya cukup eligible atau sesuai dengan aturan FIFA jika ingin dinaturalisasi kedepannya.
Dirinya sendiri merupakan pemain dari akademi Ajax Amsterdam di Belanda yang merupakan salah satu akademi sepakbola terbaik di benua Eropa saat ini. Dirinya juga pernah membela tim Jong Ajax yang merupakan tim muda yang berkompetisi di kasta ke-2 liga Belanda.
Selain itu, rekam jejak karir Mitchel Bakker juga tergolong cukup luar biasa. Dirinya pernah berseragam klub Prancis Paris Saint-Germain, klub Jerman, Bayern Leverkusen dan klub Italia, Atalanta. Bahka, kini klub yang dibelanya saat ini, yaknoi FC Lille juga merupakan salah satu klub papan atas di Ligue 1 atau kasta tertinggi sepakbola Prancis.
Bersama level tim nasional, dirinya pernah mencatatkan diri sebagai anggota timnas Belanda U-16, U-18, U-19 dan U-21. Di sisi lain, dirinya dikenal bisa bermain di banyak posisi kendati posisi alaminya adalam seorang bek kiri. Dirinya bisa bermain di sektor bek tengah, winger kiri, gelandang sayap dan gelandang tengah.
Jadi, apakah PSSI akan tertarik untuk menaturalisasi Mitchel Bakker dan membuatnya membela timnas Indonesia?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
Artikel Terkait
-
Viral, Skenario PSSI Soal Nasib Shin Tae-yong Disamakan dengan KPK
-
Resmi Gabung Oxford United, Ini 3 Pesaing Ole Romeny di Sektor Lini Serang
-
AMEC 2024: Raih Juara, Vietnam Dipastikan Kehilangan Striker Andalannya
-
Jejak Digital Shin Tae-yong Soal Rencana Tahun 2027 Jadi Omongan, Picu Patah Hati Nasional
-
Catatan Hitam Patrick Kluivert Calon Pengganti STY: Punya Utang Judi Rp16 M
Hobi
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
-
Inggris vs Argentina: Saatnya Three Lions Jegal Juara Bertahan
-
Prediksi Lini dan Skor Inggris vs Argentina: Duel Maut Demi Tiket Final
-
Selangkah Lagi Juara Dunia, Inikah Waktunya Spanyol Menguasai Sepak Bola?
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
Terkini
-
Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?
-
Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home
-
5 Produk Baru Samsung yang Diprediksi Meluncur di Galaxy Unpacked 2026
-
Saya Baru Sadar, Masakan Ibu Tak Pernah Membosankan Meski Itu-Itu Saja
-
Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan