Gelandang timnas Indonesia, Marc Klok memberikan pernyataan yang cukup pedas atas era kepelatihan Shin Tae-yong di timnas Indonesia. Melansir dari laman berita ESPN NL (espn.nl), gelandang naturalisasi asal Belanda tersebut menyebut Shin Tae-yong merupakan pribadi yang cukup anti-kritik dan diktator di timnas Indonesia saat menjabat sebagai pelatih. Hal inilah yang kemudian disinyalir menjadi salah satu penyebab pelatih asal Korea Selatan tersebut dipecat oleh PSS di tahun 2025 ini.
“Dia (Shin Tae-yong) benar-benar seorang diktator. Dia ingin berada di atas kelompoknya. Ini seperti pukulan ganda. Di satu sisi, negara itu penuh pujian untuk Shin Tae-yong, yang telah menjabat selama sekitar lima tahun. Pemecatannya mengejutkan rakyat. Dia telah mencapai sesuatu untuk pembangunan pemain dan negara,” ujar Marc Klok.
Hal yang diungkapkan oleh mantan pemain PSM Makassar tersebut tentunya cukup mengejutkan dan tak terduga. Pasalnya, Shin Tae-yong jarang sekali terlihat terlalu otoriter di timnas Indonesia dan dianggap sebagai salah satu sosok pelatih yang cukup memiliki andil di skuad garuda. Hal ini tentunya kian menyudutkan Shin Tae-yong dan menganggap langkah PSSI sudah tepat.
Marc Klok Berdalih Ada Terjemahan Wawancaranya yang Dihilangkan
Lebih lanjut lagi, Marc Klok juga kian menyebut bahwa dirinya pernah berkonflik dengan beberapa pemain, termasuk dirinya saat masih melatih timnas Indonesia. Menurutnya, hal ini yang membuatnya tak mendapatkan panggilan lagi dari timnas Indonesia sejak terakhir kali pada bulan Maret 2024 silam saat melakoni 2 laga melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2.
“Kendala bahasa menjadi kendala pelatih nasional sebelumnya, yang membuat banyak pemain jengkel. Itu yang membuat saya jengkel. Saya pernah berkonflik dengan pelatih nasional sebelumnya. Jika Anda berdiskusi dengannya, dia dapat mencoret nama Anda. Itulah jalan keluarku,” imbuh Marc Klok.
Namun, Marc Klok sendiri akhirnya memberikan bantahan mengenai wawancaranya yang sempat viral beberapa waktu lalu dan memberikan klarifikasi terhadap pernyataannya. Melansir dari laman berita suara.com (11/01/2025), gelandang yang telah mencetak 4 gol bersama timnas Indonesia ini menyebut ada wawancaranya yang dihilangkan oleh media-media tertentu. Dirinya menyebut karirnya bersama timnas Indonesia saat dilatih oleh Shin Tae-yong adalah hal yang tak akan terlupakan dan membantu perkembangan performanya.
"Ada konteks yang hilang dalam terjeemahan wawancara saya dalam bahasa Belanda. Tapi saya bersyukur atas kepercaan dan waktu bersama Coach Shin Tae-yong yang banyak mengajari saya," ujar Marc Klok.
Kini, dengan peralihan kepelatihan dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, Marc Klok tentunya memiliki peluang lagi untuk kembali ke timnas Indonesia kedepannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
Artikel Terkait
-
Keuntungan Golden Visa, Pantas Shin Tae-yong Pilih Santai Main Golf Walau Mendadak Didepak PSSI
-
Ini 9 'Hak Istimewa' Pemilik Golden Visa Indonesia seperti STY, Termasuk Fast Track Kewarganegaraan
-
Viral Momen Shin Tae-yong Asyik Main Golf usai Dipecat PSSI, Netizen: Lagi Santai Kawan!
-
Van Dijk Ikut Soroti Patrick Kluivert Latih Timnas Indonesia: Dia Sering Nongkrong
-
Total Kekayaan Erick Thohir yang Melimpah, Disorot Usai Pecat Shin Tae-yong dari Pelatih Timnas Indonesia!
Hobi
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
-
Moge Matic Rasa Manual, Honda X-ADV Bisa Oper Gigi Pakai Tombol
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring