Demi bisa terus meningkatkan level persaingan di pentas sepak bola internasional, PSSI terus memburu para pemain berkelas untuk memperkuat Timnas Indonesia. Seolah tak puas dengan para pemain berdarah Indonesia yang telah menjadi bagian dari Skuat Garuda, induk sepak bola Indonesia itu masih saja terus memburu para pemain yang memiliki kualitas lebih baik.
Belakangan ini, nama pemain berdarah Indonesia-Belanda-Suriname, Jairo Riedewald mulai muncul ke permukaan. Sepertimana lansiran laman Suara.com (14/1/2025), pemain berusia 28 tahun tersebut dikabarkan akan segera berganti jersey dari warna oranye Belanda, menjadi jersey Merah Putih dengan lambang garuda di dada.
Tentunya akan menjadi sebuah hal yang menarik untuk mengupas kekuatan yang dimiliki oleh seorang Jairo Riedewald ini. Karena pada prinsipnya, posisi Riedewald yang berada di barisan pertahanan, sudah disesaki dengan para pemain yang tentunya memiliki kualitas berkelas.
Menurut laman transfermarkt, kekuatan pertama yang dimiliki oleh Riedewald ini adalah dirinya termasuk dalam pemain yang cukup versatile. Sepertimana pemain lainnya yang versatile di barisan pertahanan, Riedewald bisa dimainkan di posisi bek kiri, duo bek tengah, dan tentunya gelandang bertahan yang merupakan posisi aslinya.
Selain memiliki versatility yang cukup tinggi, kekuatan lain yang dimiliki oleh Riedewald adalah pada fisiknya. Jika kita merunut data yang ada di laman fminside, pemain yang memiliki 3 caps bersama Timnas Belanda ini memiliki keunggulan dalam hal agility yang berarti dirinya bisa merubah arah tubuhnya dengan cepat saat bertarung.
Dalam catatan fminside, Riedewald memiliki nilai agility di angka 70/100, dan memiliki kekuatan fisik di angka 70/100 pula. Selain unggul dalam hal kekuatan fisik dan agility, Riedewald juga memiliki kekuatan cukup baik dalam hal kerja sama tim. Sama halnya dengan dua hal di atas, nilai teamwork yang dimiliki oleh Riedewald pun berada di angka 70/100.
Apakah hanya tiga hal ini saja yang menjadi kekuatan dari Riedewald? Tentu saja tidak. Meskipun tak sebesar agility, teamwork dan kekuatan, Riedewald juga memiliki kelebihan yang cukup mumpuni dalam hal sentuhan pertama (first touch), marking (penjagaan lawan), passing (umpan), tekel, composure (ketenangan bermain), antisipasi, visi, keseimbangan, dan kebugaran yang berada di angka 65.
Jadi, bisa dikatakan Jairo Riedewald ini memang cukup skillfull untuk melengkapi kekuatan Timnas Indonesia, secara banyak aspek bermain yang berada di atas rata-rata para penggawa Garuda saat ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
-
FIFA Series 2026: Lawan St. Kitts and Nevis, Harusnya Bukan Masalah Besar bagi Timnas Indonesia
-
Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd
-
Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?
Artikel Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang akan Bersinar di Bawah Asuhan Patrick Kluivert
-
Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri Tanpa Tim Geypens dan Dion Markx di Piala Asia U-20 2025
-
Tak Selalu Kalah, Ini 2 Keunggulan Patrick Kluivert Dibanding Shin Tae-yong
-
Jeje Sebut Shin Tae Yong Tak Tahu Bakal Dipecat Sampai H-1, Baru Dikasih Tahu PSSI Paginya
-
Bisa Bahasa Indonesia, Denny Landzaat Keturunan Mana?
Hobi
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Skuad Indonesia di All England Open 2026 dan Polemik Adnan/Indah Jadi Sorotan
-
Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
-
FIFA Series 2026: Lawan St. Kitts and Nevis, Harusnya Bukan Masalah Besar bagi Timnas Indonesia
-
Pedro Acosta Dekat dengan Ducati, Yakin Mau Bersanding dengan Marc Marquez?
Terkini
-
Keunikan Novel Koloni: Membedah Sisi Manusia Lewat Karakter Serangga
-
5 HP Rp 3 Jutaan dengan Spesifikasi Gahar, Mana yang Paling Layak Dibeli?
-
Hipdut, Wajah Baru Dangdut yang Kembali Populer di Kalangan Gen Z
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Romansa dengan Sentuhan Sejarah: Ulasan Novel Geronimo Karya Indah Hanaco