Setelah sempat mereda pemberitaan tentangnya beberapa waktu terakhir, nama pemain keturunan Indonesia yang kini berkiprah di liga Belanda Mauro Zijlstra kembali mengemuka. Tak ada angin tak ada hujan, setelah kemarin kabar tentang proses naturalisasinya hanyalah rumor belaka, kini melangkah setahap lebih serius lagi.
Penyerang berusia 20 tahun yang kini membela FC Volendam tersebut dikabarkan tengah diurus proses naturalisasinya.
Erick Thohir menyatakan pihaknya telah mengajukan proses perpindahan kewarganegaraan bagi Mauro Zijlstra, dalam rangka persiapan menghadapi ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Menurut jadwal dari AFC, pertandingan akan dimainkan bulan Oktober mendatang.
Uniknya, gerak senyap nan cepat yang dilakukan oleh PSSI ini juga memantik media Vietnam untuk memberikan respons. Salah satu media kenamaan dari Negeri Paman Ho, Soha.vn (3/7/2025) mengunggah sebuah artikel dengan bahasa yang cukup provokatif.
"Indonesia menaturalisasi pemain Belanda dengan kecepatan kilat, menantang Vietnam di turnamen U23 Asia Tenggara," tulis Soha.
Tentu saja, judul yang diberikan oleh media asal Vietnam tersebut terlalu dilebih-lebihkan, karena kita tahu, meskipun sang pemain masih berusia 20 tahun, namun dirinya diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026, bukan ajang Piala AFF U-23 yang akan bergulir di pertengahan bulan Juli ini.
Mungkin saja, Soha mengasumsikan Mauro Zijlstra bakal menjadi bagian dari Timnas U-23 di Piala AFF U-23 nanti karena statement dari Erick Thohir sendiri. Pasalnya, dalam penjelasannya, mantan presiden klub Inter Milan tersebut juga menyinggung terkait kekuatan Timnas Indonesia U-23 yang dirasanya masih kurang.
"Kita tahu bahwa pemain muda (naturalisasi) untuk tim U-23 masih kurang. Jadi, mudah-mudahan dengan ini kita bisa membantu tim U-23 memperkuat kekuatannya," ujar Erick Thohir seperti dikutip oleh Soha.
Meski Ada Mauro Ziljstra, Vietnam Tetap Optimis Meraih Hasil Terbaik
Namun demikian, meskipun Timnas Indonesia bakal bertambah kekuatannya dengan kedatangan Mauro Ziljstra, media Vietnam tersebut menegaskan bahwa Timnas mereka tak takut untuk berhadapan dengan Pasukan Merah Putih.
Pasalnya, di kubu mereka, juga terdapat dua pemain naturalisasi yang memiliki kualitas, dan bisa menjadi kartu AS untuk menghadapi siapa pun lawannya di turnamen Piala AFF U-23 nanti.
"Sementara itu, untuk Vietnam, tim juga optimis dengan dua pemain naturalisasi berkualitas tinggi, Viktor Le dan Bui Alex," tulis Soha.
"Keduanya bermain di posisi penyerang dan diharapkan dapat membantu pelatih Kim Sang-sik menerapkan berbagai taktik yang beragam untuk tim," tambah media yang kerap memberikan respons provokatif terhadap persepakbolaan Indonesia tersebut.
Dan memang benar apa yang dituliskan oleh Soha, pada pemanggilan untuk persiapan Piala AFF U-23 ini, pelatih Kim Sang-sik memasukkan dua nama pemain naturalisasi dalam skuatnya. Yang pertama adalah Viktor Le yang memiliki darah Rusia-Vietnam, dan yang kedua adalah Alex Bui yang memiliki darah Republik Ceko-Vietnam.
Di antara para pemain yang ada, dua nama ini memang menjadi yang cukup menonjol. Seperti misal, Alex Bui, di usianya yang baru berada di angka 19 tahun, dirinya telah menjadi pemain adalan klub Bohemians B yang berkiprah di divisi ketiga Liga Republik Ceko.
Catatannya pun cukup apik, pemain yang berposisi sebagai sayap kiri tersebut musim ini bermain sebanyak 17 kali bersama klub, dan berhasil menciptakan 2 gol serta 2 assist dengan durasi menit bermain sebanyak 770 menit.
Sementara Viktor Le, statistiknya membuat lebih mengilap lagi. Pemain yang kini berkarier di Ha Tinh FC tersebut total bermain sebanyak 26 laga di musim ini untuk klubnya, mencetak 4 gol serta menyumbangkan 3 assist dari 1.473 menit bermain yang dijalaninya.
Dan yang membuat pemain ini lebih istimewa lagi adalah, berdasarkan data dari laman transfermarkt, dirinya bisa bermain di 8 posisi yang berbeda!
Sepertinya akan sangat seru ya jika nantinya Timnas Indonesia berjumpa dengan Vietnam!
Baca Juga
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
Artikel Terkait
-
Siapa Nikson Silalahi ? Rangkap Jabatan Komisaris Utama dan Komisaris Independen PLN EPI
-
CORE Indonesia: Ada Ancaman Inflasi dan Anjloknya Daya Beli Orang RI
-
Mengenal Pelatih Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Pengganti Elkan Baggott Akhirnya Dipanggil Timnas Indonesia, Jona Giesselink Namanya
-
Perbandingan Prestasi Mauro Zijlstra Vs Ole Romeny di Liga Belanda, Siapa Pilihan Patrick Kluivert?
Hobi
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala