Gervane Kastaneer akhirnya resmi mencicipi atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia bersama Persib Bandung. Namun, laga debut bagi pemain Timnas Curacao ini dalam pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025 tak bisa dikatakan mulus.
Ia diturunkan Bojan Hodak dari bangku cadangan untuk mengganti David da Silva yang terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera.
Momen mendebarkan tersebut terjadi pada menit ke-54, tepatnya tatkala pasukan Pangeran Biru menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menyadur ligaindonesiabaru.com, Persib Bandung menelan kekalahan pahit atas Tangsel Warrior. Mereka dipaksa mengakui keunggulan tim tamu berkat dua gol yang dicatatkan oleh Alex dan Septian Bagaskara.
Di sisi lain, juara bertahan itu tak mampu membalas satu gol pun. Walaupun debutnya bermuara pada hasil yang jauh dari kata memuaskan, Gervane Kastaneer mengaku punya kesan yang bagus terhadap atmosfer sepak bola tanah air. Ia berharap bisa mendapat suasana yang serupa, atau bahkan lebih bagus lagi di pertandingan kandang yang akan datang.
“Sayangnya kami kalah di pertandingan. Tapi secara pribadi, dalam debut saya, senang bisa melihat suasana di stadion dan kami harus melanjutkannya,” kata Kastaneer, Selasa (21/1/2025).
Lebih lanjut, ia mengaku masih membutuhkan proses adaptasi, sekaligus memulihkan kembali match fitness ke kondisi yang ideal. Sebelum merapat ke Persib, pemain setinggi 189 cm ini bermain untuk klub CD Castellon di divisi ketiga Liga Spanyol musim 2023/24. Ia juga sempat mencicipi kompetisi Liga Belanda, Jerman, hingga Inggris.
“Saya sudah lama tidak bermain, jadi pekan demi pekan saya harus berlatih keras setiap hari. Pada debut saya bermain lebih lama dari yang saya perkirakan, tapi saya mencoba yang terbaik. Saya berusaha bertarung untuk tim dan kami akan terus maju,” tambahnya.
Terakhir, Kastaneer terang-terangan mengaku menyukai suasana ruang ganti, di mana setiap pemain saling memberikan dukungan satu sama lain. Menurutnya, Persib Bandung adalah tim yang sangat baik, dihuni orang-orang baik yang berlatih keras dan profesional.
“Sambutannya sangat hangat, dan atmosfer di stadion luar biasa, fantastis,” tandas pemain kelahiran 1996 itu.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
Hobi
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
Terkini
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Perempuan Misterius yang Menyeberang Jalan di Tengah Malam
-
Super Slim! Powerbank Xiaomi Ini Tipis dan Praktis Dibawa Ke Mana Saja
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran