Misi revans yang diusung saat bertandang ke Stadion Jatidiri berhasil dituntaskan oleh Persis Solo. Skuad Laskar Sambernyawa sukses meraih kemenangan penting di markas sesama tim asal Jawa Tengah, yakni PSIS Semarang.
Nama Ramadhan Sananta tercatat sebagai pahlawan kemenangan bagi Persis. Pemain muda yang kerap mendapat panggilan Timnas Indonesia ini mencetak dua gol di menit ke-20 dan ke-33.
Tiga poin penuh dari Laskar Mahera Jenar membuat para pemain asuhan pelatih Ong Kim Swee terlepas dari benaman dasar klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025. Bahkan Persis Solo naik dua peringkat sekaligus menjadi di urutan ke-16 dengan koleksi 13 poin.
Sedangkan PSIS Semarang tetap tertahan di peringkat ke-14. Meski berhasil membawa pulang hasil yang menggembirakan, Ong Kim Swee terang-terangan menyoroti kondisi lapangan yang membuat derby Jateng pada Senin (20/1/2025) menjadi semakin berat.
“Ini bukan suatu pertandingan yang mudah, terutama pada babak kedua keadaan lapangan tidak baik, dan lebih lagi banyak kesalahan yang terjadi, bukan hanya untuk Persis, juga kesebelasan lawan," kata juru taktik yang kerap disapa OKS tersebut usai laga, mengutip persissolo.id.
Kendati demikian, ia tentu tetap memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhannya yang bermain dengan semangat luar biasa demi meraih kemenangan untuk dipersembahkan kepada tim maupun para suporter di Solo.
Dalam pertandingan tersebut, Persis Solo juga tampil tanpa Moussa Sidibe. Namun OKS memastikan bahwa dirinya selalu memilih pemain terbaik, terutama saat sesi latihan.
“Prinsip saya, pemain asing tidak menjadi jaminan menjadi pemain starter. Ini kembali kepada keadaan mereka serta komitmen mereka di dalam latihan, terutamanya,” imbuh pelatih asal Malaysia ini.
Kemudian dalam starting line up menghadapi PSIS Semarang, tak banyak ada perubahan selain datangnya dua pemain penting yang baru saja bergabung. OKS menegaskan bahwa dirinya bakal lekas menindak persoalan kartu merah yang kembali terjadi di kubu anak asuhannya.
“Ini berulang kali saya katakan, dan mereka harus menganggap ini masalah serius, sebelum tindakan yang lebih berat akan diambil oleh saya atau pihak manajemen,” tandasnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
-
Less Waste Bukan Cuma Pilah Sampah, Pencegahan Hulu ke Hilir Masih Tabu?
-
Less Waste Hulu ke Hilir: Mengapa Pencegahan Sampah Harus Jadi Prioritas?
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
Artikel Terkait
-
Gabung ke Persib, Gervane Kastaneer: Tidur Saya Nyenyak
-
3 Fakta Menarik Pasca Persis Hajar PSIS di Derbi Jateng
-
BRI Liga 1 2024/2025 Sudah Berakhir Bagi Rachmat Irianto
-
Hasil BRI Liga 1: Persis Solo Hajar PSIS, Bali United Lumat Semen Padang 5-1!
-
Persija Cetak Rekor di BRI Liga 1, Carlos Pena: Jakmania Luar Biasa!
Hobi
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
Terkini
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Tinggalkan Dunia Hiburan, Aktor Ahn Chang Hyun Pilih Jadi Pemadam Kebakaran
-
Krisis 1998 dan Pentingnya Kepemimpinan di Masa Sulit
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu