Princess Sirivannavari Thailand Masters 2025 hari pertama yang menggelar laga babak kualifikasi dan babak 32 besar pada Selasa (28/01/2025) telah selesai. Dari sembilan wakil Indonesia yang diturunkan, enam di antaranya lolos ke babak selanjutnya.
Tiga wakil di jalur kualifikasi hanya menyisakan Moh Zaki Ubaidillah yang sukses tembus main draw. Ubet, sapaan akrab tunggal putra Pelatnas ini kalahkan Jia Wei Joel Koh dari Singapura dan Eogene Ewe dari Amerika Serikat.
Di sisi lain, Nimibutr Stadium, Bangkok menjadi saksi kekalahan Henrikho Wibowo Kho dari Zhu Xuan Chen dari China dan Bilqis Prasista dari wakil tuan rumah, Tidapron Kleebyeesun. Cukup disayangkan karena tidak keduanya gagal melaju ke babak utama.
Dari laga di babak utama, tiga wakil ganda putra raih hasil maksimal dengan lolos ke babak 16 besar. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana berhasil unggul atas Chia Weijie/Lwi Sheng Hao dengan kemenangan dua gim, 21-15, 21-12.
Sementara Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin menang dari pasangan India, Viplav Kuvale/Viraj Kuvale, 21-10 dan 21-13. Kemudian, ada Rahmat Hidayat/Yeremia Rambitan yang sukses kandaskan wakil tuan rumah, Neuaduang Mangkornloi/Songpon Sae-ma dengan skor 21-15, 21-12.
Dua pasangan ganda putri Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga berhasil amankan tiket ke babak kedua
Meilysa/Rachel unggul atas Keng Shuliang/Wang Zimeng setelah drama rubber game, 21-23, 21-13, 21-13. Sedangkan Lanny/Fadia hentikan asa tuan rumah, Pranpriya Pannarai/Sirapat Tepnarong dengan kemenangan meyakinkan 21-9 dan 21-8.
Sayangnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang merupakan unggulan pertama turnamen Super 300 ini dipaksa early exit. Ana/Tiwi kandas di hadapan Taipei, Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan dengan skor akhir 21-23, 21-9, dan 15-21.
Rekap Laga Wakil Indonesia di Thailand Masters 2025 Hari Pertama
Babak Kualifikasi
- Moh Zaki Ubaidillah vs Jia Wei Joel Koh (16-21, 21-9, 21-13)
- Moh Zaki Ubaidillah vs Eogene Ewe (21-11, 21-11)
- Henrikho Wibowo Kho vs Zhu Xuan Chen (21-10, 21-16)
- Bilqis Prasista vs Tidapron Kleebyeesun (21-11, 21-14)
Babak Utama
- Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Chia Weijie/Lwi Sheng Hao (21-15, 21-12)
- Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Viplav Kuvale/Viraj Kuvale (21-10, 21-13)
- Rahmat Hidayat/Yeremia Rambitan vs Neuaduang Mangkornloi/Songpon Sae-ma (21-15, 21-12)
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan (21-23, 21-9, 15-21)
- Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose vs Keng Shuliang/Wang Zimeng (21-23, 21-13, 21-13)
- Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Pranpriya Pannarai/Sirapat Tepnarong (21-9, 21-8)
Baca Juga
-
Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?
-
Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu
-
Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia
-
Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma
Artikel Terkait
-
Thailand Masters 2025 Day 1: Jadwal Sembilan Wakil Indonesia yang Berlaga
-
Thailand Masters 2025: Jadi Unggulan Satu, Ana/Tiwi Hadapi Wakil Taipei
-
Thailand Masters 2025: 20 Wakil Indonesia Siap Bertanding Besok
-
Rekap Indonesia Masters 2025 Day 2: Tujuh Wakil Lanjut ke Babak Kedua
-
Indonesia Masters 2025: Dua Wakil Ganda Campuran Indonesia Susul Jafar/Feli
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif
-
PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?
-
Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua