Pasukan Garuda Nusantara, Timnas Indonesia U-20 akan menjalani laga pamungkas Mandiri U-20 Challenge Series 2025 dengan melawan India pada Kamis (30/1/2025).
Pada dua laga sebelumnya di mini turnamen empat negara tersebut, Timnas Indonesia selalu menuai hasil minor.
Laga pertama melawan Yordania (24/1/2025), Pasukan Muda Merah Putih ditekuk dengan skor 0-1 oleh sang lawan yang hanya bermain dengan 10 penggawa.
Sementara di laga kedua melawan Suriah (27/1/2025), Doni Tri Pamungkas dan kolega lagi-lagi harus bertekuk lutut dengan skor yang lebih besar, dua gol tanpa balas.
Sejatinya, di laga ketiga melawan India U-20 ini, pelatih Skuat Garuda Muda, Indra Sjafri juga menyatakan secara eksplisit bahwa dirinya tak menargetkan kemenangan.
Menyadur laman Suara.com (30/1/2025), pelatih berdarah Minang tersebut menyatakan bahwa laga melawan India tak ubahnya seperti dua laga terdahulu, di mana akan dijadikan ajang untuk mix and match strategi permainan sang anak asuh.
Namun demikian, hasil akhir berupa kemenangan tentunya menjadi sebuah hal yang wajib untuk tetap diraih, mengingat di dua laga sebelumnya, anak asuhnya di skuat ini selalu saja menuai hasil minor.
Memang, pada laga melawan India U-20 ini, raihan poin penuh tak akan berdampak apa-apa terhadap mereka. Peluang untuk merebut titel kampiun turnamen pun telah musnah seiring dua hasil negatif sebelumnya.
Namun yang perlu diingat adalah, kemenangan merupakan sebuah tuntutan tak tertulis dari para penggemar Timnas Indonesia, yang mau tak mau harus direalisasikan minimal dalam satu dari tiga laga yang dijalani.
Dan karena dua laga telah berakhir dengan kekalahan, maka kans untuk meraih kemenangan pun kini tersisa hanya di laga melawan India, yang secara kekuatan tak berbeda jauh dengan yang dimiliki oleh Pasukan Muda Merah Putih.
Memang, coach Indra telah menetapkan bahwa laga ini akan menjadi ajang eksperimen kembali. Namun di satu sisi, para pendukung tentunya menginginkan tim kesayangan mereka meraih kemenangan.
Sekali lagi, meskipun kemenangan ini tak lagi memiliki pengaruh apapun bagi perburuan titel kampiun, namun perlu diingat, para pendukung setia Timnas Indonesia menginginkan poin penuh tetap diraih, setidaknya untuk mengobati kekecewaan yang telah mereka rasakan di dua laga sebelumnya.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Tag
Baca Juga
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
-
Tak Panggil Pemain dari Eropa, Penggawa Kesayangan STY Berpotensi Comeback Bareng John Herdman?
-
Kilas Balik Pertemuan Indonesia dengan para Rival di FIFA Series, Pernah Punya Kenangan Manis?
-
FIFA Series 2026 dan Harapan Pendukung Timnas Indonesia yang Terbanting Kenyataan!
-
Guliran FIFA Series 2026 dan 2 Alasan dari Semesta yang Patahkan Klaim PSSI Anak Emas FIFA
Artikel Terkait
Hobi
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis