Sepuluh hari jelang bergulirnya Piala Asia U-20 yang dimulai tanggal 12 Februari mendatang, pelatih Skuat Garuda Nusantara, Indra Sjafri belum juga merilis nama-nama final untuk gelaran.
Dirangkum dari berbagai sumber, pelatih asal Sumatera Barat tersebut menginformasikan bakal mengumumkan nama-nama pemain yang dibawanya ke China nanti pada tanggal 2 atau 3 Februari ini.
Hal tersebut tentunya menimbulkan rasa penasaran di kalangan para pencinta Timnas Indonesia. Pasalnya, dari 28 pemain yang dibawanya ke Mandiri U-20 Challenge Series 2025 di Sidoarjo kemarin, ada beberapa nama yang berpotensi menjadi kejutan.
Salah satu nama yang mungkin akan menjadi kejutan besar jika masuk dalam 23 nama final dari Indra Sjafri adalah pemain tengah Evandra Florasta. Bukan hanya permainannya yang cukup apik dalam total 29 menit bermainnya di mini turnamen empat negara beberapa waktu lalu, namun juga karena statusnya yang masih sangat belia di dalam skuat.
Laman transfermarkt mencatat, pemain yang berposisi asli sebagai gelandang bertahan ini adalah pemain termuda di tim besutan Indra Sjafri. Tercatat lahir pada 17 Juni 2008, pemain yang kini bermain untuk Bhayangkara Presisi usia muda tersebut saat ini masih berusia 16 tahun.
Namun demikian, di balik usianya yang baru pertengahan belasan tahun, permainannya di lapangan dapat dikatakan sudah cukup dewasa. Dalam dua kali penampilan saat melawan Yordania dan India di Mandiri U-20 Challenge Series 2025 lalu, Evandra cukup bisa mengimbangi permainan para seniornya di lapangan.
Bahkan, meskipun hanya bermain dalam tempo yang relatif singkat di dua laga tersebut, Evandra sukses menghidupkan lini tengah Indonesia, menjadikannya lebih kreatif, serta menciptakan satu assist saat bertarung melawan India.
Meskipun baru berusia 16 tahun, secara garis besar Evandra cukup cocok untuk mengisi lini tengah Pasukan Muda Merah Putih di ajang Piala Asia U-20 nanti. Namun sayangnya, di sisi yang berbeda, usia muda yang dimiliki oleh Evandra juga berpotensi untuk menjadi penghalang baginya untuk masuk ke Timnas Indonesia U-20.
Menukil kalimat yang dilontarkan oleh Rizky Ridho di siniar Sport77 Official (11/11/2024) lalu, masih ada mindset para pelaku sepak bola Indonesia untuk memprioritaskan mereka yang memiliki "umur mepet" masuk ke tim, alih-alih mereka yang memiliki kualitas tapi terbentur dengan usia yang masih muda dan memiliki langkah yang panjang.
Lantas, apakah Indra Sjafri akan berlaku demikian? Apapun itu, penentuan pemain tentunya menjadi hak mutlak bagi dirinya. Tapi, semoga saja ada satu slot di Timnas U-20 bagi Evandra Florasta, meskipun sangat kecil peluangnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong