Sebuah sikap profesional kelas tinggi ditunjukkan oleh palang pintu Timnas Indonesia, Jordi Amat. Meskipun selama ini dirinya selalu masuk dalam slot pemanggilan ke Timnas Indonesia, namun pemain berdarah Spanyol tersebut terus berusaha untuk meningkatkan kualitasnya di lapangan.
Hal ini terlihat dalam unggahan instagram resmi klubnya, JDT. Pada unggahan instagram @officialjohor (1/2/2025) lalu, terlihat mantan pemain Swansea City tersebut tengah melakukan bulking, alias peningkatan massa otot.
Pada foto yang diunggah oleh instagram klubnya tersebut, terlihat jelas penampakan lengan pemain berusia 32 tahun itu semakin kekar dari sebelumnya. Kaus tanpa lengan yang dia kenakan, semakin membuat peningkatan massa otot Jordi Amat semakin terlihat.
Program bulking yang dilakukan oleh Jordi Amat ini sendiri tentunya merupakan sebuah hal yang sangat positif. Sebab selain akan membuat sang pemain menjadi semakin kuat saat melakukan body charge, juga akan menjadi sebuah nilai plus bagi dirinya untuk kembali mendapatkan tempat di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Memang, sejak melakukan debutnya bersama Timnas Indonesia pada 23 Desember 2022 lalu, Jordi Amat selalu menjadi pilihan pelatih sebelumnya untuk masuk slot panggilan. Namun sayangnya, karena sering ditimpa cedera, kesempatannya untuk bergabung dan bermain bersama Timnas Indonesia belakangan menjadi banyak berkurang.
Dalam catatan transfermarkt, Jordi Amat hanya dimainkan selama 14 menit saja di laga melawan Jepang (15/11/2024). Bahkan, jika dirunut lebih lama lagi, Jordi Amat terakhir bermain penuh untuk Timnas Indonesia saat bertarung melawan Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023 di bulan Januari 2024 lalu!
Mungkin saja alasan berkurangnya menit bermain di timnas imbas penurunan performa ataupun cedera yang dialaminya bisa diterima.
Namun jika melihat faktor lainnya, berkurangnya jam bermain Jordi Amat di Timnas Indonesia juga tak terlepas dari banyaknya bek-bek berkualitas yang bergabung bersama skuat Garuda.
Dan hal inilah yang mungkin saja ada di benak pemain berjuluk El Prince tersebut. Pasalnya, semakin ke sini, persaingan untuk memperebutkan satu posisi di lini pertahanan Indonesia semakin ketat.
Harus kita akui bersama, jika dibandingkan dengan lini lainnya, stok pemain berkualitas yang dimiliki oleh lini pertahanan ini jauh lebih melimpah.
Bagaimana tidak, Jordi Amat yang dulunya hanya bersaing dengan bek-bek jebolan kompetisi domestik, kali ini harus bertarung tempat dengan bek berkualitas yang mentas di liga Benua Biru.
Tentunya hal ini menjadi sebuah kenyataan yang tak mudah untuk dilewati oleh sang pemain. Sehingga, mau tak mau dirinya pun harus tanggap dan melakukan upgrade kualitas.
Karena akan sangat mungkin, jika dirinya hanya mengandalkan pengalaman dan stagnan dalam permainan, posisinya di Timnas Indonesia bisa beralih ke pemain lain yang kini mulai nyaman bermain bersama Pasukan Garuda.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato
-
Lonceng Terakhir di Ruang Kelas
-
Hair Mist Terbaik untuk Hilangkan Bau Apek pada Rambut, Ini 5 Produknya!
-
Usung Aksi Mecha Epik, Anime Vertex Force Umumkan Tayang Oktober 2026
-
Lelaki yang Membawaku Naik Kapal dan Kabur ke Singapura