Gelaran Piala Asia U-20 hanya menyisakan hitungan hari saja untuk dimulai. Sebagai salah satu kontestan putaran final, Timnas Indonesia pun semakin intensif dalam melakukan pematangan taktik dan strategi yang akan mereka usung di gelaran nanti.
"Kami terus mematangkan pemahaman taktikal baik itu saat menyerang, bertahan, dan transisi sesuai dengan filosofi yang kita punya. Saat ini kondisi pemain semua fit dan siap bermain di Piala Asia U-20 2025," kata Indra Sjafri sepertimana dilansir laman PSSI (6/2/2025).
Tak hanya terkait taktik dan strategi yang terus dimatangkan, perjuangan Timnas Indonesia di China nanti juga bermodalkan skuat dengan kedalaman yang mumpuni. Bagaimana tidak, dari 23 nama yang telah ditetapkan oleh Indra Sjafri untuk ikut ke gelaran, setidaknya 13 nama di antaranya adalah pemain yang memiliki versatility tinggi.
Sekadar menginformasikan, versatility adalah istilah yang dipergunakan di dunia sepak bola untuk menyebutkan pemain yang memiliki kemampuan bermain sama baiknya di beberapa posisi. Dalam artian, pemain tersebut bisa bermain cukup baik ketika ditempatkan di posisi yang bukan aslinya.
Hal ini tentunya memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi Indra Sjafri pada khususnya dan skuat Indonesia pada umumnya. Pasalnya, dengan jumlah pemain versatile yang cukup banyak, maka dirinya memiliki banyak opsi jika ada pemain yang mendapatkan cedera atau terkena larangan tampil karena sebab lain.
Terlebih lagi, jika melihat data yang ada di laman transfermarkt.com, para pemain versatile yang dimiliki oleh coach Indra dan Timnas Indonesia ini juga tersebar cukup merata di setiap lini.
Seperti misal, di lini pertahanan ada nama Kadek Arel yang bisa bermain sebagai bek di jantung pertahanan, namun juga bisa bermain apik saat didorong maju memainkan peran gelandang bertahan.
Pun demikian di lini penyerangan. Ada nama Dony Tri Pamungkas, di mana kapten Timnas U-20 tersebut selain fasih bermain sebagai sayap serang kiri yang merupakan posisi aslinya, juga bisa bermain di sektor sayap serang kanan atau gelandang serang.
Dengan modal banyak pemain versatile, kita harapkan semoga Pasukan Garuda Nusantara bisa melangkah jauh di China nanti ya!
Deretan pemain versatile di Timnas Indonesia U-20:
- Alfharezzi Buffon (wing back kanan/bek tengah kanan/bek tengah kiri/gelandang bertahan)
- Aditya Warman (gelandang bertahan/gelandang tengah)
- Dony Tri Pamungkas (sayap serang kiri/sayap serang kanan/gelandang serang)
- Marselinus Ama Ola (sayap serang kiri/sayap serang kanan/penyerang tengah)
- Arlyansyah Abdulmanan (sayap serang kanan/sayap serang kiri/gelandang serang)
- Jehan Pahlevi (sayap serang kanan/sayap serang kiri)
- Muhammad Ragil (penyerang tengah/second striker/penyerang lubang)
- Mufli Hidayat (Penyerang tengah/sayap serang kanan/second striker/penyerang lubang)
- Aulia Rahman (penyerang tengah/penyerang lubang/second striker)
- Welber Jardim (Gelandang bertahan/wing back kanan)
- Kadek Arel (bek tengah kanan/bek tengah kiri/gelandang bertahan)
- Muhammad Iqbal Gwijangge (bek tengah kanan/bek tengah kiri/gelandang bertahan)
- Fava Sheva (bek kanan/bek kiri/bek tengah kanan/bek tengah kiri)
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang