Pertarungan tak kalah berat akan kembali dijalani oleh Timnas Indonesia U-20 di laga kedua gelaran Piala Asia. Setelah pada Kamis (13/2/2025) lalu mereka bertarung melawan Iran, kali ini tantangan sang Juara Bertahan Uzbekistan sudah berada di depan mata.
Selain bakal menjadi pijakan untuk kebangkitan Skuat Garuda Nusantara, pertandingan melawan negara asal Asia Tengah tersebut juga akan menjadi sebuah pertaruhan bagi kelajuan nasib mereka di perhelatan.
Pasalnya, jika kembali gagal menuai poin penuh, kans Dony Tri Pamungkas dan kolega untuk bisa melaju ke fase berikutnya menjadi sangatlah berat, bahkan bisa saja menempatkan mereka di ambang kepulangan.
Meraih hasil positif di laga kontra Uzbekistan ini sendiri merupakan sebuah keniscayaan bagi Pasukan Muda Merah Putih. Pasalnya, selain akan memperpanjang nafas mereka di turnamen, hasil positif juga akan menghindarkan mereka dan sang pelatih dari bayang-bayang manis pencapaian Shin Tae-yong saat bersua Uzbekistan dua tahun lalu.
Memang, setelah menelan kekalahan dari Iran beberapa hari kemarin, Indra Sjafri dan anak asuhnya di Timnas Indonesia U-20 ini lantas dibanding-bandingkan dengan Shin Tae-yong dan pasukannya pada gelaran yang sama edisi 2023 lalu.
Sama-sama bermodalkan mayoritas pemain lokal, Shin Tae-yong pada gelaran Piala Asia U-20 2023 memang tampil cukup baik. Meskipun pada akhirnya gagal lolos ke putaran selanjutnya, namun STY dan para penggawanya mencatatkan hasil yang cukup positif.
Setelah menelan kekalahan 0-2 dari Irak pada laga pembuka, Timnas Garuda Nusantara bangkit pada laga kedua melawan Suriah. Menghadapi lawan dari Timur Tengah tersebut, STY sukses membawa pasukannya menang tipis 1-0 melalui gol tunggal Hokky Caraka pada menit ke-35.
Di laga terakhir melawan Uzbekistan, STY beserta anak asuhnya mampu bermain imbang tanpa gol. Sebuah prestasi yang cukup positif, mengingat Uzbekistan sendiri saat itu berstatus sebagai tuan rumah, dan di akhir turnamen sukses menahbiskan diri menjadi yang terbaik.
Hal inilah yang pada akhirnya terus membayangi perjalanan Timnas Indonesia U-20 di turnamen kali ini. Bakal berhadapan dengan Uzbekistan yang sukses ditahan imbang oleh STY beserta pasukannya di kandang lawan, Indra Sjafri dan anak asuhnya dituntut untuk bisa menyamai, syukur-syukur malah memetik kemenangan.
Karena jika tidak, maka bayang-bayang STY akan kembali muncul, menguat, serta terus saja dikait-kaitkan dengan perjuangan mereka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
Artikel Terkait
-
Prediksi Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan Malam Ini, Waktunya Bangkit Meraih Kemenangan
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025: Kembalinya Formasi Tiga Bek
-
Kans Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025: Statistik, Kekuatan Lawan, Peluang
-
Laga Hidup Mati Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025 Hari Ini, Harus Menang!
-
Bisa Menang Nih? Perbandingan Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025
Hobi
-
Gagal di GP Prancis, Pecco Bagnaia Tatap Seri Catalunya dengan Optimis
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
Terkini
-
Lebih Dekat dengan Sang Pencipta dalam Syahdu-nya Seni Merayu Tuhan
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Sinopsis The Honest Realtor, Film Komedi Dibintangi Tomohisa Yamashita
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?