Ester Nurumi Tri Wardoyo dikabarkan telah pulih dari cedera kaki yang dialaminya beberapa waktu lalu. Bahkan disebutkan juga jika Ester Wardoyo bakal comeback dan siap turun di turnamen Ruichang China Masters 2025 level Super 100 pada 11-16 Maret 2025 mendatang.
Ester sendiri sudah cukup lama tidak diturunkan ke sejumlah turnamen selama kurang lebih hampir enam bulan. Terakhir, Ester bertanding di Korea Open 2024 dan setelah itu dikabarkan mengalami cedera kaki kiri hingga harus ditarik dari beberapa turnamen yang sudah dijadwalkan.
Tampaknya Ester membutuh waktu pemulihan yang cukup lama. Terlebih pihak PBSI kemudian mengajukan protected ranking untuk peringkat Ester yang saat itu menempati urutan ke-30 dunia.
Adik dari pebulu tangkis tunggal putra Pelatnas, Chico Aurq Dwi Wardoyo ini terus fokus pada upaya recovery agar bisa segera pulih dan tampil kembali di turnamen BWF.
Tentu hal ini juga menjadi harapan badminton lovers mengingat Ester Wardoyo merupakans salah satu atlet tunggal putri Pelatnas yang potensial.
Harapan pun bersambut, kabar kesembuhan Ester diunggah PBSI melalui akun media sosial Instagram @badminton.ina di mana atlet 20 tahun tersebut tengah melakukam latihan intens di bawah pengawasan tim kepelatihan Pelatnas.
Dalam unggahan tersebut disampaikan jika Ester Wardoyo siap kembali terjun ke turnamen BWF. Saat ini Ester tengah melakukan sejumlah persiapan jelang comeback di Ruichang China Masters.
Besar harapan BL tanah air agar Ester kembali bisa bersaing di kancah dunia. Terlebih deretan prestasi yang telah diraih pun sudah cukup banyak, termasuk di level junior.
Ester tercatat pernah menjuarai beberapa turnamen junior. Mulai dari Finnish Junior International 2021 hingga Alpes U-19 International 2022. Bahkan Ester juga pernah sabet gelar di turnamen BWF International Challenge, yaitu di Indonesia International I 2022 dan 2023.
Terakhir Ester menjuarai turnamen Indonesia Masters I 2023 level Super 100 dan menjadi runner up Australian Open 2024 Super 500. Saat di turnamen Australia bulan Juni 2024 tersebut Ester kalah dari Aya Ohori usai drama rubber game yang cukup ketat.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?
-
Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?
-
Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?
-
Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal
-
Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?
Artikel Terkait
Hobi
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
-
Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman
-
Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
Terkini
-
Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah
-
Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk
-
Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif