PSSI resmi mengumumkan akan menaturalisasi kiper keturunan Indonesia-Italia, yakni Emil Audero Mulyadi. Melansir dari laman berita suara.com (24/02/2025), kiper berusia 29 tahun yang berkarir di liga Italia tersebut diharapkan akan menjadi pelapis sekaligus pesaing kiper utama timnas Indonesia saat ini, yakni Maarten Paes.
Hadirnya Emil Audero di skuad timnas Indonesia juga menjadi sejarah baru bahwa timnas Indonesia akan memiliki 2 kiper keturunan di waktu yang sama. Selain itu, hal ini juga membuka peluang adanya nama-nama kiper keturunan lainnya yang bisa dinaturalisasi oleh PSSI dan membela timnas Indonesia kedepannya. Berikut adalah 3 nama kiper keturunan Indonesia yang bisa memperkuat timnas Indonesia di masa depan.
1. Cyrus Margono
Nama Cyrus Margono tentunya tak asing bagi penggemar sepakbola nasional. Kiper berdarah Amerika-Indonesia-Iran ini menjadi salah satu pemain keturunan yang kini berkarir di luar negeri. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, kiper berusia 22 tahun yang kini membela klub liga Kosovo, KF Dukagjini tersebut bisa menjadi pilihan di sektor kiper timnas Indonesia.
Bahkan, kiper berpostur 193 cm ini sudah resmi menyandang status WNI sejak awal tahun 2024 silam melalui jalur pemilihan kewarganegaraan. Tentunya dengan kian gemilangnya penampilan mantan kiper Panathinaikos tersebut, bukan tak mungkin dirinya akan segera dipanggil ke timnas Indonesia.
2. Daniel Klein
Nama kiper muda asal klub Jerman, FC Augusburg ini juga sempat ramai diperbincangkan oleh netizen karena mengaku bahwa memiliki keturunan Indonesia dari Ibunya. Ibu Daniel Klein sendiri berasal dari Bali dan ayahnya dari Jerman. Kiper yang kini berusia 23 tahun dan menjadi kiper ke-3 klub FC Auguburg tersebut juga bisa menjadi opsi Patrick Kluivert nantinya. Dengan postur mencapai 194 cm, tentunya Daniel Klein menjadi sosok yang cukup ideal di sektor penjaga gawang.
3. Dani van den Heuvel
Kiper terakhir yang juga bisa memperkuat timnas Indonesia adalah Dani van den Heuvel. Kiper asal klub Belgia Club Brugge KV ini sendiri juga diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya. Mantan kiper klub Inggris, Leeds United tersebut juga tergolong masih muda, yakni 21 tahun saat ini dan bisa menjadi aset jangka panjang bagi timnas Indonesia kedepannya. Dengan postur 188 cm, Dani van den Heuvel juga dianggap memiliki postur yang menunjang untuk seorang kiper modern.
Nah, itulah beberapa nama kiper keturunan Indonesia yang bisa dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia kedepannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Proses Naturalisasi Emil Audero Cs Dikebut, Lewat Tanggal 10 Maret Wasalam
-
Soal Frank van Kempen Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir: Saya Cek Dulu
-
Harga Pasar Emil Audero di Asia, Calon Kiper Timnas Indonesia Cuma Kalah dari Andalan Jepang
-
Respon 2 Negara Kuat Usai Jordi Cruyff Gabung ke Timnas Indonesia
-
Profil Frank van Kempen, Amunisi Pelatih Baru Timnas Indonesia dari Belanda
Hobi
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
Terkini
-
4 Rekomendasi Sheet Mask Witch Hazel untuk Atasi Pori-Pori Besar dan Jerawat
-
Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan
-
4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
Di Balik Centang Biru: Kecemasan Baru dalam Komunikasi
-
Review Film Monster: Refleksi Diri tentang Prasangka Kita pada Orang Lain