Sekar Anindyah Lamase | Christian Fabio
Mafia: The Old Country (2K Games)
Christian Fabio

Sejak perilisan pertamanya pada tahun 2002, franchise Mafia sering kali disandingkan dengan seri raksasa Grand Theft Auto (GTA). Keduanya memang sama-sama mengangkat tema kriminal dengan bumbu baku tembak dan kejar-kejaran mobil. Namun, seiring berjalannya waktu, jarak antara kedua seri ini justru terasa semakin jauh.

Presiden Hangar 13, Nick Baynes, akhirnya angkat bicara mengenai rivalitas yang sering digaungkan oleh para penggemar di dunia maya. Mengutip dari IGN, Baynes secara blak-blakan menegaskan bahwa studio pengembangnya memiliki jalurnya sendiri dan perbandingan dengan GTA murni merupakan ciptaan internet semata yang sama sekali tidak memengaruhi strategi pengembangan mereka.

Menariknya, ia bahkan terlihat sangat menghindari untuk menyebut nama GTA 6, seolah itu adalah pantangan. Mafia memang memiliki identitas yang berbeda. Alih-alih berfokus pada sandbox penuh kekacauan dan parodi ala Rockstar, Mafia lebih condong menyajikan pengalaman story-driven yang linear dan penuh drama kelam.

Hal ini terbukti ampuh lewat kesuksesan Mafia: The Old Country yang rilis pada bulan Agustus 2025 lalu untuk platform PC, PS5, dan Xbox Series X/S. Game yang berlatar di Sisilia pada era 1900-an ini menceritakan kisah Enzo Favara yang bergabung dengan keluarga kriminal Torrisi.

Kesuksesan judul ini juga disusul oleh perilisan DLC bertajuk Man of Honor yang kembali menyoroti perjalanan Enzo di dunia bawah tanah Valle Dorata, yang berhasil mendapatkan respon cukup positif berkat sajian cutscene sinematiknya, meski masih ada sedikit keluhan terkait mekanik stealth.

Fokus pada skala yang lebih padat dan narasi yang kuat menjadi kunci utama Hangar 13. Berbeda dengan GTA 6 yang dirancang menjadi game masif berekspansi panjang, Mafia: The Old Country tampil solid sebagai game yang bisa diselesaikan dalam waktu yang masuk akal.

Meski Baynes membantah keras, sebuah ulasan dari media lain merasa agak skeptis. Sangat sulit dipercaya jika tim developer sama sekali tidak pernah membahas GTA selama proses pengembangan, apalagi saat mereka membuat Mafia 3 yang sengaja dirancang bergaya open-world demi mengikuti tren saat itu.

Terlebih lagi, Hangar 13 dan Rockstar nyatanya bernaung di bawah induk perusahaan yang sama, yaitu Take-Two Interactive. Kini, arah mereka ke depannya sudah jelas, di mana franchise Mafia tampaknya akan terus melangkah mantap di jalurnya sendiri dan tetap konsisten menyajikan plot dunia kriminal yang berfokus pada alur cerita sinematik.