Setelah lebih dari satu dekade tanpa kelanjutan, akhirnya seri Ninja Gaiden kembali dengan sekuel keempatnya. Ninja Gaiden 4 diumumkan dalam acara Xbox Developer Direct 2025 dan akan dirilis pada musim gugur tahun ini untuk Xbox Series X/S, PlayStation 5, dan PC via Steam. Lebih menariknya lagi, game ini juga akan tersedia di Xbox Game Pass sejak hari pertama peluncuran.
Menurut artikel IGN, game ini akan menjadi sekuel langsung dari Ninja Gaiden 3, namun berlatar jauh setelah peristiwa game sebelumnya. Dunia yang sebelumnya penuh aksi brutal kini berubah drastis, dengan Tokyo yang mengalami transformasi mengerikan akibat "Rain of Darkrot." Perubahan ini membawa suasana baru yang lebih kelam, di mana kota kini dipenuhi ancaman dari berbagai makhluk berbahaya, baik teknologi maupun supernatural.
Salah satu perubahan terbesar dalam Ninja Gaiden 4 adalah kehadiran protagonis baru, Yakumo, seorang ninja muda dari klan Raven. Berbeda dari Ryu Hayabusa yang lebih dikenal dengan teknik-teknik bertarung cepat dan akurat, Yakumo memiliki gaya bertarung unik yang disebut Nué Style, yang memungkinkan serangan luas dengan efek menghancurkan.
Mengutip dari Eurogamer, Yakumo bukan sekadar karakter sampingan, melainkan tokoh utama yang memiliki peran signifikan dalam cerita dan gameplay. Meskipun demikian, Ryu Hayabusa tetap hadir dan bahkan dapat dimainkan di beberapa bagian game, memberikan variasi dalam pengalaman bertarung.
Secara gameplay, Ninja Gaiden 4 tetap mempertahankan esensi pertarungan cepat dan menantang khas seri ini. Teknik-teknik ikonik seperti Izuna Drop dan Ultimate Techniques tetap dipertahankan, namun kini diperkaya dengan mekanik baru yang lebih fleksibel.
Melansir dari laman Screen Rant, game ini juga akan menghadirkan elemen eksplorasi yang lebih luas, termasuk pencarian rahasia dan jalur alternatif yang bisa ditemukan oleh pemain. Tak hanya itu, ada juga bagian rail grinding di mana pemain harus menghindari rintangan untuk melanjutkan perjalanan, memberikan variasi dalam gameplay yang tidak hanya berfokus pada pertempuran.
Selain Ninja Gaiden 4, kejutan lain yang muncul di acara tersebut adalah shadow drop Ninja Gaiden 2 Black, sebuah remake dari game tahun 2008 dengan peningkatan grafis menggunakan Unreal Engine 5. Langkah ini menunjukkan bahwa franchise Ninja Gaiden benar-benar kembali dengan serius setelah bertahun-tahun absen dari industri game modern. Dengan kombinasi antara PlatinumGames dan Team Ninja dalam pengembangannya, banyak yang berharap game ini dapat menghidupkan kembali kejayaan seri ini sekaligus menarik pemain baru.
Baca Juga
-
RGG Umumkan Stranger Than Heaven, Judul Baru Pengganti Project Century
-
Romeo is a Dead Man: Aksi Brutal dan Gaya Nyeleneh Khas Suda51 Kembali!
-
Sword of the Sea akan Hadir! Jelajahi Dunia Magis di Atas Hoversword
-
007 First Light: Petualangan Bond Muda Nekat yang Bawa Aksi dan Drama Seru!
-
Silent Hill f Hadirkan Teror Baru di Jepang, Siap Uji Nyali!
Artikel Terkait
-
HP Xiaomi Bisa Jalankan Game PC Berkat Android 16
-
Tablet Gaming dan HP Flagship Redmi Siap Debut, Usung Chipset Anyar
-
ISUL Game Penghasil Uang, Jawab Kuis Jadi Saldo DANA
-
Main Game dapat Uang? 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA dan OVO Ini Wajib Dicoba
-
Game Terlaris di Indonesia, Free Fire hingga Minecraft Masih Mendominasi
Hobi
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Terkini
-
Strategi Sukses Lewati Macet Arus Balik 2026: Jangan Cuma Modal Google Maps!
-
Refleksi Lebaran: Satukan Keluarga atau Ajang Validasi Sosial?
-
T.O.P Kolaborasi dengan Artis Ternama Dunia di Album Another Dimension
-
Mouse Wireless 1 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Gamer Serius
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat