Pertarungan yang menentukan bakal dijalani oleh pemain Timnas Indonesia, Thom Haye di pentas Eredivisie Liga Belanda. Dalam sebuah pertarungan antara hidup dan mati, pemain tengah Pasukan Merah Putih tersebut bakal mengawal klubnya saat ini, Almere City melawan Fortuna Sittard di pekan ke-33 Liga Belanda.
Menyadur laman eredivisie.eu, pertandingan antara Almere City melawan Fortuna Sittard ini akan berlangsung pada Kamis dini hari (15/5/2025), dan berlangsung di kandang tim yang diperkuat oleh Thom Haye tersbut.
Bukan hanya mengincar poin, pertandingan yang dilakoni oleh tim berjuluk De Zwarthe Schapen alias Tim Kambing Hitam tersebut juga haruslah bernilai poin penuh.
Pasalnya, hanya itu satu-satunya cara bagi Almere City untuk tetap meneruskan langkah mereka bersaing di kompetisi sepak bola paling elite di Negeri Kincir Angin tersebut. Jika pertandingan melawan Fortuna Sittard ini luput dari tiga poin, maka sudah dapat dipastikan klub yang bermarkas di probinsi Flevoland, Belanda tersebut.
Tak Bisa Ditawar Lagi, Hanya Kemenangan yang Bisa Menyelamatkan
Ungkapan pertandingan hidup-mati bagi Almere City saat melawan Fotuna Sittard ini sendiri sejatinya bukanlah sebuah hal yang dibesar-besarkan. Pasalnya, laga ini akan menjadi pertandingan terakhir yang bakal menentukan nasib Almere, apakah mereka akan bertahan di Eredivisie, ataukah harus turun kasta ke kasta kedua Liga Belanda musim mendatang.
Jika kita melihat tabel klasemen yang dirilis oleh laman eredivisie.eu menjelang pekan ke-33 pertandingan dimainkan, Almere City hanya memiliki peluang yang sangat kecil untuk bisa bertahan di kasta tertinggi ini.
Di klasemen sementara, Almere City saat ini menduduki posisi dasar klasemen dengan koleksi sejumlah 20 poin, yang mana posisi tersebut tertinggal 2 poin dari RKC Waalwijk yang berada di posisi ke-17.
Poin yang dimiliki oleh Almere juga terpaut 5 poin dari milik Willem II yang berada di posisi ke-16,dan menjadi posisi untuk mentas dari jeratan degradasi melalui babak play-off. Sementara posisi ke-15 yang merupakan posisi aman paling bawah di Eredivisie, diduduki oleh NAC Breda yang sudah mengoleksi 32 poin hingga sejauh ini.
Dengan dua pertandingan yang masih tersisa, maka poin maksimal yang bisa didapatkan oleh Thom Haye dan klubnya adalah 26 poin, yang mana poin tersebut akan lebih tinggi dengan yang dimiliki oleh Willem II saat ini.
Namun tentunya dengan syarat, di dua laga tersisa, Almere City berhasil mengamankan dua laga tersebut, sementara di sisi lain, RKC Waalwijk dan Willem II, harus menelan kekalah beruntun di dua laga terakhir yang mereka miliki.
Dan inilah yang membuat pertandingan melawan Fortuna Sittard ini menjadi laga yang tak ubahnya pertarungan hidup-mati, sebuah pertarungan yang menjadi penentu kelangsungan hidup Almere di kasta tertinggi liga.
Karena, jika di laga melawan Fortuna Sittard nanti mereka luput tak mampu meraih kemenangan dan hanya meraih hasil seri apalagi kalah, maka sudah dapat dipastikan tak ada nama mereka di pentas Eredivisie pada musim mendatang.
Karena jika dikalkulasikan, jika di pertandingan melawan Fortuna Sittard ini kalah, poin yang mereka dapatkan dari kemenangan pada laga terakhir nanti, sudah tak mencukupi untuk bisa membuat mereka bertahan di pentas ini, bahkan meskipun dengan mencetak ratusan atau bahkan ribuan gol sekalipun.
Jika melihat peluang yang dimiliki oleh Almere City, sepertinya hanya keajaiban saja yang bisa menyelamatkan mereka dari turun kasta pada musim depan. Pasalnya, jika di pekan ke-33 ini Willem II berhasil menuai satu poin dari laga melawan PEC Zwolle, maka sudah pasti Almere City tak akan mampu menyalip mereka meskipun dua laga terakhir berhasil mereka amankan.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
Artikel Terkait
Hobi
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
Terkini
-
Glow Up atau Tekanan Sosial? Saat Perempuan Dipaksa Selalu Terlihat Sempurna
-
Honor Win Turbo, HP Gaming Baru dengan Tenaga dan Baterai Tak Masuk Akal
-
Tembus Beasiswa Petra Future Leaders 2026, Inilah Sosok Christopher Kevin Yuwono
-
Enola Holmes and the Mark of the Mongoose: Petualangan di Buku Kesembilan
-
Trump T1: HP dengan Spesifikasi Premium, Buatan Perusahaan Donald Trump