Pembenahan atau transformasi Liga Indonesia juga menyentuh pada aspek kualitas wasit. Pada penghujung Maret lalu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjalin pertemuan penting bersama Wakil Komite Wasit asal Jepang, yakni Yoshimi Ogawa.
Sebagaimana dilaporkan Antara News pada Jumat (28/3/2025), kedua belah pihak membahas perihal pengembangan perwasitan bagi cabang olahraga sepak bola di tanah air. Tak memungkiri, kualitas pengadil pertandingan di Indonesia, termasuk BRI Liga 1 kerap menuai pro dan kontra.
Apalagi jika ada keputusan-keputusan yang mengundang perdebatan. Melalui akun Instagramnya, Erick menulis, “Rencana pengembangan masa depan perwasitan di Indonesia dengan menggunakan sistem digital dari level profesional, amatir, hingga grassroots.”
Lebih detail, ia mengungkap rencana PSSI untuk memakai Refree Club Feedback System. Langkah tersebut diambil agar bisa mendapatkan berbagai masukan dari klub peserta kompetisi, sehingga nantinya dapat dilakukan peningkatan kualitas wasit.
Kala itu, Erick menjanjikan sistem yang dimaksud mulai digunakan sejak pertengahan tahun 2025 ini. Sebelumnya, PSSI disebut-sebut menggelontorkan investasi besar di aspek perwasitan. Di mana dulunya hanya berjumlah 3 ribu lebih, kini sudah mencapai 13 ribu.
Para wasit itu diberi pelatihan dengan standar Asian Football Confederation (AFC) dan Federation Internationale de Football Association. Selain dibiayain oleh federasi, mereka juga memperoleh asuransi kesejahteraan.
Pelatih Asal Brasil Usul Agar BRI Liga 1 Perbanyak Wasit Asing
Stefano Cugurra, pelatih Bali United asal Brasil menyampaikan saran penting mengenai penggunaan wasit di BRI Liga 1. Pelatih yang siap meninggalkan Pulau Dewata pada akhir musim 2024/2025 ini menilai kasta tertinggi sepak bola Indonesia perlu memperbanyak wasit asing.
“Ketika tim punya pemain asing dan lokal, maka wasit juga harus lebih banyak wasit asing agar wasit lokal bisa belajar dari wasit asing tersebut,” ujarnya, dikutip dari Antara News, Selasa (13/5/2025).
Kehadiran wasit asing dinilai akan menjadi momentum transfer ilmu bagi para wasit dalam negeri. Selain itu, hal tersebut juga bisa membuat persaingan di BRI Liga 1 lebih kompetitif. Begitu juga dengan suporter yang dapat lebih menikmati jalannya setiap pertandingan musim mendatang.
Pernyataan itu diungkap setelah Bali United menelan kekalahan pahit dengan skor 0-3 di markas Persija Jakarta. Sejatinya pasukan Serdadu Tridatu memperkecil ketertinggalan, tetapi gol tunggal dari pemain asuhan Stefano Cugurra justru dianulir wasit.
Juru taktik yang telah meraih tiga trofi BRI Liga 1 Indonesia turut mengusulkan agar wasit diberi hukuman atau sanksi apabila melakukan kesalahan. Ini sama seperti yang diterima oleh pelatih maupun pemain saat pertandingan.
“Ketika pelatih ada masalah pasti dapat hukuman, begitu juga dengan pemain ada salah dapat hukuman. Tetapi wasit, saya lihat tidak ada hukuman ketika mereka salah. Malah pimpin lagi di BRI Liga 1 pekan berikutnya,” imbuh Coach Teco.
BRI BRI Liga 1 2024/2025 Sisakan Dua Pekan, Klub Anyar Stefano Cugurra Masih Dirahasiakan
Kompetisi liga tertinggi di tanah air yang selalu berlangsung sengit di setiap pekannya akan berakhir dalam dua pekan lagi. Bali United sendiri akan menghadapi Madura United FC dan Persebaya Surabaya, dua lawan tak mudah yang perlu diwaspadai.
Serdadu Tridatu telah mengemas 47 poin dari 32 pertandingan, sehingga berhak menghuni 10 besar di urutan ke-9. Namun meski penghujung musim sudah nampak di depan mata, belum diketahui klub mana yang akan menjadi pelabuhan anyar bagi Stefano Cugurra.
Namun, ia telah memastikan bahwa akan tetap meneruskan karier sebagai pelatih di Liga Indonesia.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam