Perodua Malaysia Masters 2025 siap bergulir untuk memulai sejumlah pertandingan pada 20-25 Mei 2025 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.
Sederet atlet top dunia yang menjadi andalan negara masing-masing pun tidak ketinggalan mengikuti turnamen ini demi meraih gelar level Super 500.
Bahkan beberapa nama yang menjadi juara bertahan Malaysia Masters 2024 juga masih terdaftar dan masuk main draw menempati seed teratas. Hal ini bukan hanya membuka peluang untuk kembali pertahankan gelar tetapi juga semakin meningkatkan antusiasme pertandingan.
Mempertahankan gelar tentu bukan hal yang mudah, termasuk merebut posisi tersebut dari sederet atlet top yang dikenal tangguh dan memiliki kemampuan mumpuni. Namun, tampaknya tidak semua juara bertahan di lima sektor masih mengikuti Malaysia Masters edisi tahun ini.
Viktor Axelsen yang sempat menjad ‘monster’ tunggal putra dan sulit dikalahkan justru tidak terdaftar mengikuti Malaysia Masters 2025. Bahkan di beberapa turnamen Super Series terakhir, Axelsen juga absen, termasuk di kejuaraan beregu Sudirman Cup 2025.
Tampaknya kabar perihal cedera yang dialami masih belum tuntas hingga menahan Axelsen untuk menarik keikutsertaannya di sederet turnamen yang diagendakan BWF. Kabarnya, Axelsen tengah menjalani proses pemulihan agar bisa segera kembali bertanding di kancah dunia.
Selain Axelsen, salah satu unggulan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi yang merupakan juara bertahan sektor ganda putri juga tidak terdaftar dalam main draw Malaysia Masters 2025. Absennya Rin/Kie di sejumlah turnamen lain, termasuk di All Japan Championships 2024, juga belum diketahui alasannya.
Peluang mempertahankan gelar praktis hanya terbuka bagi tiga sektor, yaitu tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran. Ketiga juara bertahan dari tiga sektor tersebut bisa dibilang merupakan atlet unggulan yang berpotensi menjadi lawan kuat.
Dari nomor tunggal putri, Wang Zhiyi asal China merupakan juara Malaysia Masters 2024 berpeluang back to back raih gelar jika mampu tembus babak final dan naik podium tertinggi kembali. Sebagai informasi tambahan, sebelumnya Wang Zhiyi sabet gelar usai kalahkan Pusarla Sindhu di laga final.
Namun, tampaknya calon lawan Wang Zhiyi tahun ini juga tidak akan mudah. Di seed teratas saja, Wang Zhiyi akan bersaing dengan tiga rekan senegaranya, mulai dari Han Yue, Gao Fangjie, hingga Chen Yufei yang baru saja sabet gelar juara di Thailand Open 2025.
Beralih ke ganda putra, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen kembali ikut serta di Malaysia Masters 2025 untuk peluang pertahankan gelar tahun sebelumnya. Di laga final Malaysia Masters 2024 saat itu, Astrup/Rasmussen mengalahkan ganda Korea Selatan, Jin Yong/Na Sung Seung.
Tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, saingan Astrup/Rasmussen kali ini juga tidak kalah berat. Di seed unggulan saja ada Liang Weikeng/Wang Chang dari China dan juara Thailand Open 2025 asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Ganda campuran unggulan Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie menjadi juara Malaysia Masters 2024 yang kembali terjun ke bursa perebutan gelar edisi tahun ini.
Bukan hanya motivasi sebagai juara bertahan, suntikan semangat Goh/Lai juga berpotensi meningkat karena turnamen kandang memiliki euforia tersendiri bagi atlet yang bertanding.
Namun, langkah menuju podium tertinggi kembali bisa dipastikan akan cukup berat. Pasalnya, Goh/Lai akan bersaing dengan sederet pasangan tangguh, termasuk ganda China yang belakangan ini mendominasi podium juara di berbagai turnamen dunia.
Setidaknya sudah ada tiga ganda campuran unggulan China yang masuk top 8, yaitu Jiang Zhenbang/Wei Yaxin, Feng Yanzhe/Huang Dongping, dan Guo Xinwa/Chen Fanghui. Jangan lupakan juga Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran asal Thailand yang juga sedang dalam tren positif.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Di Balik Angka UMR: Ada Cerita Perjuangan di Tengah Kebutuhan yang Meningkat
-
UMR Naik, Tapi Hidup Tetap Berat: Kenapa Rasa Cukup Masih Jauh?
-
UMK Kabupaten vs Kota: Jaraknya Cuma Kilometer, Tapi Nasibnya Kok Beda Jauh?
-
Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk
-
Dibayar Sesuai UMR, Kenapa Tetap Kekurangan? Realita yang Jarang Dibahas
Artikel Terkait
Hobi
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
Terkini
-
Makeup Anti Ribet! 5 Serum Concealer Ini Siap Buat Wajahmu Cantik Seketika
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Kasukabe Dancers Super Hot! Film Shin-chan Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Seharian!
-
Novel Padang Bulan: Antara Cinta dan Mimpi yang Sama-sama Harus Dikejar
-
Lindungi Hak sebagai Artis, EXO-CBX Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100