Niatan induk sepak bola Asia Tenggara, AFF untuk membentuk tim terbaik berlabel ASEAN All Stars kembali mendapatkan kendala. Hanya berselang beberapa hari saja sebelum pertandingan melawan Manchester United yang dijadwalkan bakal digelar pada 28 Mei mendatang, tim besutan pelatih Kim Sang-sik tersebut kembali harus kehilangan pemainnya.
Sepertimana diinformasikan oleh akun instagram @seasiagoal (26/5/2025), pemain belakang Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar akhirnya secara resmi batal bergabung ke tim ASEAN All Stars.
Dalam keterangannya, akun instagram yang concern memberitakan dinamikan persepakbolaan di kawasan Asia Tenggara tersebut menjelaskan bahwa, pemain Timnas Indonesia yang kini memperkuat Port FC itu urung untuk bergabung ke tim karena lebih memilih untuk fokus dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, Asnawi Mangkualam sendiri menjadi salah satu dari 32 pemain yang dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk menghadapi lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga melawan China dan Jepang di bulan Juni nanti.
Asnawi yang dipanggil untuk mengisi posisi sayap kanan Timnas Indonesia, bakal bersaing dengan empat kompatriotnya, yakni Kevin Diks, Sandy Walsh, Yakob Sayuri dan Eliano Reijnders.
Sejatinya, selain Asnawi Mangkualam, terdapat nama lain yang turut mundur dari tim ASEAN All Stars. Dia adalah Peeradol Champrasamee, pemain dari Thailand yang tak lain dan tak bukan merupakan rekan setim Asnawi di klub Port FC.
Berbeda dengan Asnawi yang menarik diri dari tim karena memilih untuk fokus bersama Timnas Indonesia, Peeradol menarik diri karena tengah menghadapi momen penting dalam hidupnya, yakni mendampingi sang istri yang baru saja melahirkan.
Sehingga, sang pemain pun memilih untuk menjalani jeda antar musim kali ini dengan menunggui istri dan anaknya yang baru lahir.
Indonesia Belum Memiliki Wakil di ASEAN All Stars
Batal bergabungnya Asnawi Mangkualam ke skuat ASEAN All Stars membuat tim tersebut untuk sementara tak memiliki perwakilan dari Indonesia.
Pasalnya, dari dua nama yang disetorkan sebelumnya, yakni Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri, keduanya saat ini sudah dipastikan tak akan bergabung.
Sebelum Asnawi memutuskan untuk mundur, sang kompatriot, Ferarri juga sudah memastikan diri terlebih dahulu tak akan menyertai tim. Tak adanya izin dari Persija, klub dari Ferarri kala itu, membuat sang pemain urung bermain melawan Manchester United dan menyisakan Asnawi sebagai satu-satunya wakil dari Indonesia.
Namun seiring berjalannya waktu, Asnawi yang terpanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali pun melakukan hal serupa. Mantan pemain PSM Makassar tersebut lebih mementingkan urusan Timnas Indonesia, ketimbang bergabung ke tim yang hanya akan menjalani pertandingan tak resmi pun sebatas fun game saja.
Dengan mundurnya Asnawi dari ASEAN All Stars, maka untuk saat ini Indonesia belum memiliki wakil dalam tim. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pengumuman pergantian pemain yang diajukan oleh PSSI kepada AFF maupun pelatih Kim Sang-sik.
Di tengah belum adanya pemain yang menjadi wakil dari Indonesia, tim ASEAN All Stars sendiri mengumumkan kepastian tujuh pemain yang bergabung dalam skuat.
Pada unggahan akun instagram @seasiagoal (26/5/2025), lima pemain Malaysia, yakni Azam Azmi, Declan Lambert, Haziq Nadzli, Ezequel Aguero dan Adib Ra'op serta dua pemain asal Filipina yakni Sandro Reyes dan Amani Aguinaldo dipastikan akan menjadi bagian dari tim untuk menyambut kedatangan tim Iblis Merah di Kuala Lumpur lusa nanti.
Meskipun tim ASEAN All Stars kembali mendapatkan tambahan pemain untuk laga nanti, namun yang menjadi pertanyaan besar adalah, kira-kira bakal ada pengganti Asnawi dan Ferarri atau tidak ya di tim bentukan AFF itu?
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI SINI
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam