KFF Singapore Badminton Open 2025 yang menggelar laga babak 32 besar hari kedua pada Rabu (28/05/2025) di Singapore Indoor Stadium, Singapura memberikan kabar yang cukup positif bagi Indonesia. Empat dari lima wakil Indonesia yang turun tanding sukses raih kemenangan awal dan amankan tiket babak kedua.
Sektor ganda campuran menjadi pembuka sekaligus penutup kemenangan yang manis untuk Indonesia. Mengawali laga, ganda muda Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu sukses gandakan keunggulan atas wakil Taipei, Ming Che Lu/Hung En Tzu.
Sebelum Singapore Open 2025, Jafar/Felisha pernah taklukkan Ming/Hung di babak pertama Indonesia Masters 2025. Jika sebelumnya Jafar/Felisha menang dengan skor yang sengit, berbeda dengan laga kali ini.
Bahkan bisa dibilang permainan Jafar/Felisha tampak jauh lebih ngotot dan garang baik dalam hal pertahanan maupun penyerangan. Jafar/Felisha kembali menang straight game dari Ming/Hung dengan skor 21-16 dan 21-12 dalam waktu 29 menit.
Sayangnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari tidak mampu menyusul rekan sekaligus juniornya di Pelatnas. Menghadapi non unggulan asal Skotlandia, Alexander Dunn/Julie Machpherson, Rinov/Pitha justru dipaksa menyerah dua gim langsung.
Rinov/Pitha takluk 16-21, 17-21 di hadapan Dunn/Machpherson. Tentu bukan hasil yang diharapkan sejak Rinov/Pitha memutuskan 'rujuk' setelah sempat dipisah. Padahal, peluang lolos ke babak selanjutnya sangat terbuka tetapi gagal dimaksimalkan.
Terlepas dari kegagalan Rinov/Pitha, Indonesia masih punya satu wakil ganda campuran dari jalur profesional. Susul Jafar/Felisha, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil ungguli wakil tuan rumah, Hee Yong Kai Terry/Jin Yu Jia.
Tren yang cukup positif memang masih konsisten dipertahankan Rehan/Gloria. Pola permainan yang semakin rapi membawa hasil yang memuaskan di beberapa turnamen BWF, termasuk di Singapore Open 2025.
Setelah bertanding selama 31 menit, Rehan/Gloria menyudahi perlawanan Hee/Jia. Bahkan di gim kedua, Rehan/Gloria tampil mendominasi hingga Hee/Jia akhirnya menyerah dengan skor 21-14 dan 21-9.
Beralih ke sektor tunggal putra, Jonatan Christie melakoni pertandingan dengan baik hari ini. Meski sempat kewalahan di set pertama, tetapi Jojo berhasil meredam potensi Nhat Nguyen asal Irlandia.
Sempat tertinggal hingga menang adu setting point, Jojo tidak melepaskan kesempatan untuk segera menang. Laga dua set yang panjang selama 55 menit, berujung pada keunggulan 23-21, 21-16 untuk Jojo agar bisa melenggang ke babak kedua.
Setelah Fajar Alfian/M. Rian Ardianto lolos pada laga hari pertama, kini giliran Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang menyusul. Sabar/Reza tampil sangat baik hari ini hingga laga kontra Hidori Midorikawa/Kyohei Yamashita berujung pada kemenangan.
Meski baru pertama kali bertemu, tetapi di atas kertas memang Sabar/Reza lebih unggul. Selain menjadi unggulan ketujuh turnamen ini, Sabar/Reza juga menempati peringkat yang lebih tinggi dibanding Midorikawa/Yamashita.
Ditemani coach Hendra 'Naga Salju' Setiawan di kursi pelatih, Sabar/Reza semakin percaya diri meladeni permainan ganda Jepang tersebut. Setelah 33 menit berlalu, Sabar/Reza akhirnya menang straight game 21-15, 21-16 atas Midorikawa/Yamashita.
Match Recap Babak 32 Besar Hari Kedua Singapore Open 2025 untuk Wakil Indonesia
Tunggal Putra
- Jonatan Christie vs Nhat Nguyen (23-21, 21-16)
Ganda Putra
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Hidori Midorikawa/Kyohei Yamashita (21-15, 21-16)
Ganda Campuran
- Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Alexander Dunn/Julie Machpherson (16-21, 17-21)
- Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu vs Ming Che Lu/Hung En Tzu (21-16, 21-12)
- Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Hee Yong Kai Terry/Jin Yu Jia (21-14, 21-9)
Baca Juga
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
-
Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal
Artikel Terkait
-
Gelar Gala Dinner di Istana, Prabowo dan Macron Ajak Angkat Gelas: VIve la France, Vive la Indonesia
-
Geely Tidak Akan Tinggalkan Mobil BBM demi Mobil Listrik, Tekankan Strategi Dua Kaki
-
Breakingnews! Jordi Amat Mendadak Terserang Penyakit Akut
-
Pemerintah Indonesia Luncurkan Dana Investasi Danantara untuk Kelola Aset BUMN Senilai $900 Miliar
-
Salaman dan Pelukan, Prabowo Sambut Macron di Istana Merdeka
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural