Kembalinya nama Asnawi Mangkualam dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk laga krusial kontra China bukan hanya demi nostalgia semata. Sang pemain hadir membawa bukti, bukan sekadar reputasi.
Setelah sempat tersingkir pada Maret lalu, kini ia datang sebagai kandidat kuat starter dan datang dengan energi baru di lini pertahanan Garuda.
Pemusatan latihan di Bali yang dimulai sejak 26 Mei 2025 menandai momen penting bagi skuad Garuda. Persiapan serius dilakukan jelang dua laga penentuan dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C.
Melansir pssi.org, lawan pertama yang akan dihadapi adalah China pada 5 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebelum kemudian bertandang ke Jepang pada 10 Juni.
Dalam kondisi ideal, nama Sandy Walsh dan Eliano Reijnders mungkin tak tergantikan di posisi bek kanan. Namun kali ini, absennya dua pemain tersebut dinilai akan mengubah peta kekuatan. Situasi itu membuka jalan bagi Asnawi, sang mantan kapten untuk kembali merebut tempatnya.
Bersama Port FC di Liga Thailand, penampilannya menuai pujian. Tak hanya jadi andalan di sektor bek kanan, ia bahkan masuk Best XI paruh musim Thai League 2024/2025.
Catatan Asnawi di musim ini mengesankan: 37 pertandingan, 1 gol, dan 4 assist. Lebih dari itu, ia menunjukkan kestabilan permainan dan pengaruh besar dalam setiap laga yang dijalani. Bukan hal yang berlebihan jika Port FC memperpanjang kontraknya hingga 2029, menjadikannya pemain asing dengan kontrak terpanjang di klub tersebut.
Eks penggawa PSM Makassar tersebut pun memiliki keunggulan fisik, mobilitas tinggi, serta naluri menyerang yang tak kalah tajam. Hal ini menjadi nilai tambah, mengingat Indonesia harus tampil agresif di laga kandang melawan China.
Kebugaran pemain lain di posisi yang sama juga turut memperkuat posisi Asnawi. Kevin Diks yang digadang-gadang sebagai pesaing di sektor bek kanan masih belum bergabung dengan skuad karena alasan teknis dan kebugaran.
Menerka Peluang Asnawi Mangkualam Jadi Starter
Dengan kondisi skuad yang menipis di sektor bek kanan, pertanyaan terbesar yang muncul adalah: siapa yang paling siap tampil? Dan jawabannya, sejauh ini, mengarah pada satu nama, yakni Asnawi Mangkualam.
Krisis pemain di posisi bek kanan bukan hal yang bisa disepelekan. Menariknya, Asnawi mencatat akurasi umpan yang cukup tinggi dan mampu memenangkan banyak duel satu lawan satu, baik dalam posisi bertahan maupun saat overlapping ke depan. Ia bahkan pernah dimainkan sebagai fullback kiri dan tetap tampil solid, tentu menunjukkan fleksibilitas yang amat dibutuhkan pelatih dalam laga penting.
Dalam beberapa kesempatan di bawah pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, Asnawi kerap dipercaya sebagai starter, bahkan mengenakan ban kapten. Ini membuktikan bahwa dia punya jiwa kepemimpinan, sesuatu yang sangat penting dalam pertandingan tekanan tinggi seperti melawan China.
Selain pengalaman, mentalitas bertanding Asnawi juga tak diragukan. Ia sudah terbiasa tampil di laga-laga besar, baik di level klub maupun internasional. Pengalaman ini bisa jadi pembeda, terutama saat para pemain muda lainnya masih mencari pijakan di level tertinggi.
Dari sisi psikologis, comeback-nya ke Timnas juga bisa menjadi pelecut motivasi. Asnawi pasti ingin membuktikan bahwa ia masih layak jadi andalan, bahwa ia bukan masa lalu, melainkan masa kini dan masa depan pertahanan Indonesia.
Meski persaingan selalu ada dan setiap pemain ingin tampil, namun kondisi objektif di lapangan membuat kans Asnawi sebagai starter sangat besar. Apalagi jika Kevin Diks belum mencapai kebugaran maksimal hingga hari pertandingan.
Tag
Baca Juga
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
-
Hidden Waste Mengintai, Kenapa Mentalitas FOMO Perlu Ditinggalkan?
-
Dopamine Shopping: Saat Belanja Menjadi Pelarian Sesaat, Worth It Dilanjut?
-
Mindful Consumption: Prinsip Mahal di Era Digital, Kamu Bisa Terapkan?
-
Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual
Artikel Terkait
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Wasted Chef Rilis Teaser, Film Anime Baru yang Padukan Kuliner dan Sci-Fi
-
Review Serial Last Samurai Standing: Perjalanan Heroik Shujiro yang Tragis!
-
Ulasan Film Kucing Hitam: Suguhkan Mitos Lokal dan Mimpi Buruk yang Nyata!
-
Review Nobody Loves Kay: Representasi Perjuangan Gamer Menuju Puncak Dunia!
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan