Patrick Kluivert akhirnya memanggil Yakob dan Yance Sayuri untuk memperkuat Timnas Indonesia. Keputusan ini menjadi perbincangan hangat, apalagi keduanya digadang-gadang mampu memberikan dampak apik dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tak dapat dipungkiri bahwa juru taktik asal Belanda itu tengah menghadapi krisis pemain di lini belakang, terutama posisi bek kanan dan sayap. Menyusul absennya Sandy Walsh dan Eliano Reijnders.
Sandy dipastikan masih berkutat dengan cedera yang ia alami saat membela Yokohama F Marinos. Sedangkan Eliano memilih mendampingi istrinya yang akan melahirkan anak kedua.
“Semua tahu Sayuri bersaudara gabung di grup dan beberapa pemain lain,” ujar Kluivert sebagaimana dilaporkan Antara News pada Minggu (1/6/2025).
Dengan absennya dua pemain senior tersebut, Kluivert bergerak cepat. Ia menilai Sayuri bersaudara sebagai opsi paling realistis dan tepat untuk menambal lubang di lini pertahanan Garuda. Sebab mereka dikenal punya fleksibilitas posisi yang sangat berguna di sistem permainan modern.
Secara performa, Yakob dan Yance Sayuri tidak datang dengan tangan kosong. Catatan impresif di klub mereka, Malut United, musim ini menjadi bukti konkret. Yakob yang bermain sebagai wingback kanan telah mencetak dua gol dan satu assist dari enam laga, meski sempat absen karena cedera.
Lalu sang saudara kembar, yakni Yance Sayuri tampil lebih konsisten. Ia sudah turun dalam sembilan laga, delapan di antaranya sebagai starter. Di bawah arahan Imran Nahumarury, Yance sering dipasang sebagai bek kiri namun juga fasih bermain di sisi kanan pertahanan.
Comeback Sayuri bersaudara ke Skuad Garuda dipandang sebagai bukti kematangan permainan mereka. Pemanggilan keduanya dinilai sangat layak dan akan memberikan warna baru bagi skuad Garuda yang tengah berbenah.
Hingga akhir pemusatan latihan di Bali, tercatat 28 pemain sudah bergabung. Dua pemain tambahan, Maarten Paes dan Kevin Diks, akan menyusul di Jakarta. Dengan demikian, total pemain dalam skuad Timnas Indonesia mencapai 30 orang, setelah dicoretnya Sandy dan Eliano.
Kans Sayuri Bersaudara Dapat Menit Bermain di Timnas Indonesia
Kendati belum diumumkan secara resmi mengenai komposisi starter untuk laga melawan China dan Jepang, peluang Sayuri bersaudara untuk mendapatkan menit bermain terbilang cukup besar. Terlebih lagi sang pelatih juga memberi sinyal positif dengan menyebut bahwa mereka masuk dalam skema latihan inti di Bali.
Yakob yang pernah menjadi andalan Timnas saat Piala Asia 2023 sudah tidak asing dengan atmosfer pertandingan internasional. Performanya yang kembali tajam di level klub jadi pertimbangan serius bagi Kluivert untuk memberinya waktu bermain lebih banyak.
Sedangkan Yance, meski pengalaman internasionalnya tidak sebanyak sang saudara, ia memiliki karakter bertahan yang solid. Fleksibilitasnya bermain di dua sisi pertahanan menjadikannya opsi multifungsi yang bisa dimanfaatkan dalam berbagai skenario pertandingan.
Namun, tetap ada catatan bahwa Kluivert belum memberikan jaminan menit bermain. Ia hanya menyebut mereka akan dilibatkan dalam pemusatan latihan dan menjadi bagian dari rencana persiapan. Artinya, segalanya masih bisa berubah tergantung dari hasil evaluasi jelang laga.
Patrick Kluivert sendiri memastikan tidak akan menambah pemain baru dalam waktu dekat. Ia menegaskan, “Kami sudah punya cukup pemain, jadi tidak ada lagi pemain baru.”
Sayuri bersaudara datang di saat yang tepat, ketika Timnas butuh kombinasi antara pengalaman, kebugaran, dan loyalitas terhadap tim. Mereka bukan nama baru, tapi bisa jadi solusi baru dalam sistem yang sedang dibangun Kluivert.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
-
Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia
Artikel Terkait
-
Kevin Diks Sudah Gabung Timnas Indonesia, Satu Pemain Keturunan Masih Menghilang
-
Momen Dahsyat Laga Terakhir Kevin Diks Bersama Copenhagen, Namanya Menggema di Lapangan!
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Kroasia Kasih Petuah ke Beckham Putra
-
Timnas Indonesia Dapat Ancaman dari Luar Jelang Hadapi China, Manajer Ungkap Kondisi Ruang Ganti
-
Timnas Indonesia dan China Siapkan Senjata yang Sama
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol