Pertarungan nan berat bakal dijalani oleh Timnas Indonesia di matchday terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga. Bagaimana tidak, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh AFC, Timnas Indonesia harus menjalani partai pamungkas grup C ini melawan tim sekaliber Jepang, di kandang sang lawan pula.
Bagi tim manapun di kawasan benua Asia, mematok kemenangan atas Jepang merupakan sebuah target yang sangat sukar untuk direalisasikan. Negara manapun sudah pasti akan sependapat jika target itu adalah sebuah hal yang sangat berat, terlebih lagi jika harus bertanding di markas Samurai Blue.
Namun demikian, jika harus menyerah tanpa perlawanan tentu bukanlah tipikal dari tim Pasukan Merah Putih yang memiliki darah pejuang garis keras. Meskipun menyadari bahwa melawan Jepang akan selalu menjadi sebuah hal yang sulit, namun kubu skuat Garuda sendiri tak gentar untuk meladeni permainan sang lawan.
"Jepang adalah pemimpin grup C. Menurut saya, mereka adalah tim terbaik di grup ini. Kami harus bermain dengan gaya kami sendiri. Meskipun akan menjadi pertandingan yang sulit, semua orang tahu itu. Tapi kami sudah mempersiapkan diri dan berusaha memberikan yang terbaik besok," ujar Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia sepertimana dilansir laman PSSI (9/6/2025).
Dan meskipun tak secara gamblang menyebutkan target kemenangan di laga melawan Jepang, sejatinya memenangi laga melawan Jepang sendiri merupakan sebuah hal yang sejatinya patut untuk dikejar oleh Pasukan Merah Putih. Bukan terkait tendensi untuk lolos, namun lebih kepada tabungan modal dan perbaikan posisi Indonesia di rangking dunia.
Memang, pertandingan terakhir kedua kesebelasan ini tak akan memengaruhi nasib kedua tim yang telah terpastikan semenjak laga-laga sebelumnya. Apapun hasil yang didapatkan oleh keduanya, sudah tak berpengaruh lagi terhadap kelolosan Indonesia ke ronde keempat babak kualifikasi zona Asia, dan sudah tak mungkin lagi menggagalkan status Jepang sebagai tim peserta putaran final Piala Dunia tahun depan yang telah mereka rengkuh di bulan Maret lalu.
Namun bagi Indonesia, meraih hasil positif atas Samurai Blue adalah sebuah hal yang sangat penting. Ingat, bagi Jepang, ini adalah pertandingan terakhir dalam rangkaian kualifikasi menuju Piala Dunia 2026, namun tidak demikian halnya dengan Indonesia. Bagi tim Merah Putih, rangkaian tahapan kualifikasi ini belum sepenuhnya berakhir karena masih adanya ronde keempat yang sangat menentukan untuk mereka jalani.
Dengan kemenangan atas Jepang, tentunya mereka memiliki modal mental dan psikologi bertanding yang tinggi kala mengarungi kerasnya persaingan di ronde selanjutnya. Kemenangan atas Jepang, juga akan menjadi semacam tes kelayakan kualitas bagi Jay Idzes dan kolega, mengingat di ronde keempat nanti mereka bakal berjumpa dengan tim-tim berkualitas di kawasan benua Asia.
Pun demikian halnya yang berkaitan dengan posisi Indonesia di peringkat FIFA. Mengacu perhitungan poin yang disimulasikan oleh laman football-ranking.com, Timnas Indonesia akan mendapatkan tambahan poin yang melimpah ketika mereka bisa mengalahkan Jepang.
Dalam perhitungan football-rangking, Pasukan Merah Putih bisa panen poin hingga sebesar 21,58, yang mana jika poin tersebut ditambahkan di poin Indonesia saat ini yang berjumlah 1157,97 pasca memenangi laga melawan China, akan membuat Pasukan Garuda mengoleksi 1179,55 poin.
Imbasnya adalah, Indonesia akan mengalami kenaikan yang signifikan di peringkat FIFA yang dalam hitungan football-ranking, akan langsung masuk dalam peringkat 110 besar dunia dengan menggeser Kenya yang saat ini memiliki 1176,27 poin.
Jadi, sekali lagi, meskipun di pertandingan kali ini sudah tak ada lagi tendensi yang membebani, Timnas Indonesia harus tetap tampil ngotot untuk meraih poin dari Jepang. Bukan karena mengejar kelolosan, namun lebih kepada kebanggaan.
Selamat bertarung Pasukan Garuda!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala AFF 2026: Turnamen Debut yang Mulai Tawarkan Keberpihakan kepada John Herdman
-
John Herdman, FIFA Series dan Kutukan yang Menghantui Laga Debut Pelatih Timnas Indonesia
-
Guliran FIFA Series 2026 dan Tamparan Telak untuk Komentar Terlampau Tinggi EXCO PSSI
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
-
Tak Panggil Pemain dari Eropa, Penggawa Kesayangan STY Berpotensi Comeback Bareng John Herdman?
Artikel Terkait
-
Joey Pelupessy Antusias Ladeni Jepang, Ungkap Bekal Positif Skuad Garuda!
-
Patrick Kluivert Akui Belum Bisa Tinggalkan Sistem Warisan Shin Tae-yong, Lho Kok Bisa?
-
3 Alasan Laga Indonesia vs Jepang Bakal Lebih Seru dari Pertemuan Pertama, Bisa Menebak Kenapa?
-
Stadion GBK Makin Ramah Disabilitas, Tuai Pujian di Laga Timnas Indonesia vs China
-
'Dapat Piring', Pratama Arhan 4 Kali Dicoret Patrick Kluivert
Hobi
-
Piala AFF 2026: Turnamen Debut yang Mulai Tawarkan Keberpihakan kepada John Herdman
-
Dion Markx Join Liga Indonesia, Lini Belakang di AFF Cup Kian Mewah!
-
Maarten Paes Dikabarkan Merapat ke Ajax, Timnas Indonesia Ikut Naik Kelas?
-
Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?