Akhir pekan ini, MotoGP akan kembali menyapa para penggemarnya di Sirkuit Assen, Belanda, tepatnya pada tanggal 27 hingga 29 Juni 2025. Di antara 22 seri yang terjadwal musim ini, seri Belanda menjadi salah satu yang paling ditunggu.
Sama dengan sirkuit-sirkuit yang lain yang memiliki satu pembalap favorit, Assen selama ini identik dengan Pecco Bagnaia. Kendati demikian, performa Pecco yang masih naik turun menurunkan ekspektasi penonton pada pembalap Ducati pabrikan yang satu ini.
Salah satu nama yang layak diantisipasi di Assen adalah Marco Bezzecchi. Pembalap asal Italia ini memang punya kenangan manis di trek legendaris tersebut.
Dua musim lalu, saat masih membela tim VR46, ia berhasil mengamankan pole position. Menariknya, saat itu ia menjadi pembalap ke-13 yang berbeda yang meraih pole di Assen.
Tak hanya cepat di kualifikasi, Bezzecchi juga tampil dominan di sprint race dengan meraih kemenangan perdananya pada musim 2023. Sedangkan di balapan utama, ia berhasil menuntaskan lomba dengan finis di posisi kedua, menegaskan bahwa dia cukup kompetitif di sirkuit ini.
Lantas, dengan riwayat yang baik tersebut akankah Marco Bezzecchi bisa bertarung untuk memperebutkan podium? Perlu diingat, Marco Bezzecchi kini sudah beralih ke Aprilia dan menggunakan RS-GP, bukan Desmosedici lagi.
Musim ini, bersama tim barunya penampilan Bezz dinilai cukup konsisten. Di GP Aragon, meskipun memulai balapan dari posisi ke-20, ia berhasil merangkak naik hingga finis di urutan kedelapan pada sprint dan balapan utama.
Hal serupa juga terjadi di Mugello, di mana ia start dari posisi kesembilan dan berhasil finis keenam di sprint serta kelima di grand prix. Selain itu, ia pernah meraih kemenangan di Silverstone, membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pembalap top di grid.
Hasil positif ini juga terlihat di sesi Free Practice 1 dan Practice GP Assen 2025, yang dilaksanakan hari Jumat (27/06/25) kemarin. Di sesi Free Practice 1, Bezz berhasil menempati P3, di bawah Marc Marquez yang tercepat dan Vinales yang berada di urutan kedua.
Kemudian, di sesi Practice Bezzecchi berada di urutan keempat, kali ini dia menjadi pembalap Aprilia tercepat dan berhasil finis di depan duo Ducati pabrikan. Dengan hasil ini, Bezz berhak langsung melaju ke Q2.
Jika dilihat dari dua sesi awal ini, Bezzecchi masih memiliki peluang yang cukup besar untuk menang atau setidaknya naik podium. Bezz pun merasa optimis untuk tampil di Assen, meskipun lintasannya terkenal sulit.
"Lintasan ini sangat sulit, tapi saya sangat menyukainya. Saya punya kenangan indah, podium pertama saya di MotoGP, tapi juga satu-satunya kemenangan sprint saya. Jadi, semoga kali ini akan menjadi akhir pekan yang positif bagi kami," katanya, dilansir dari laman Crash.
Perihal motor yang berbeda, Bezzecchi tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang harus dipermasalahkan. Baginya, itu sesuatu yang normal dan dia akan terus berupaya untuk tampil maksimal.
"Seperti biasa, ini pertama kalinya saya (di Assen) menggunakan motor baru, tetapi itu normal. Kami akan mencoba melanjutkan perkerjaan yang telah kami lakukan sejak awal tahun. Mugello juga positif bagi saya, jadi mari kita coba pertahankan level dan kecepatan yang sama," tambahnya.
Melihat rekam jejak positifnya di Assen dan performanya yang mulai stabil bersama Aprilia, banyak yang meyakini Bezzecchi berpotensi besar untuk mencetak kemenangan akhir pekan ini. Semua mata akan tertuju padanya saat balapan nanti.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
Jadi Rival di Lintasan, Alex Marquez Bangga Bersaing dengan Kakak Sendiri
-
Kesempatan Langka Buat Pria, Belanja Skincare Bisa Jalan-Jalan Gratis ke Italia dan Nonton MotoGP
-
4 Pembalap Ducati Bertarung di MotoGP Mugello 2025, Gigi Dall'igna Bangga
-
Kesulitan, Alex Marquez Ungkap Senjatanya untuk Bisa Hadapi Marc Marquez
-
Beri Dukungan ke Pecco Bagnaia, Davide Tardozzi: Saya Selalu di Pihaknya
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece
-
Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi
-
Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?