Baru-baru ini pemerintah Vietnam melakukan perubahan revolusioner berkaitan proses naturalisasi pemain asing menjadi warga negaranya. Hal ini ditandai dengan munculnya undang-undang baru yang akan memudahkan pihak Vietnam menaturalisasi atlet yang diincarnya.
Selama ini Vietnam dikenal sebagai penganut aliran konservatif dalam urusan naturalisasi. Mereka lebih mengandalkan dan bangga dengan talenta lokal yang dimiliki. Kalau pun melakukan naturalisasi, sangat berbelit dan lama prosesnya.
Hal ini dialami oleh Nguyen Xuan Son. Sosok pemain timnas Vietnam yang dinaturalisasi dengan regulasi FIFA tanpa dasar garis keturunan. Dasar naturalisasi adalah keterlibatan Son dalam sepak bola Vietnam selama 5 tahun berturut-turut.
Meskipun kehadiran Son mampu sedikit mengangkat performa tim, keyakinan ini akhirnya goyah ketika skuad kebanggaan mereka hancur di level ASEAN. Dimulai dari disingkirkan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran kedua, dan yang terakhir dihajar Malaysia dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan skor telak 4-0 pada, Selasa (10/6/2025).
Sejak itu, Vietnam mulai berubah pikiran. Pemikiran konservatif mereka bukan tidak mungkin akan membuat sepak bola Vietnam akan makin terpuruk. Langkah berani Malaysia merekrut begitu banyak pemain naturalisasi langsung memberikan hasil. Demikian pula dengan Indonesia.
Namun di balik langkah besar Vietnam tersebut, muncul ungkapan bahwa langkah mereka ini menimbulkan kekhawatiran Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
“Penyesuaian Undang-undang Kewarganegaraan Vietnam (berlaku mulai 1 Juli) menuai reaksi dari Indonesia. Presiden Federasi Sepak Bola negara itu, Erick Thohir menyatakan kekhawatirannya bahwa tim nasional Vietnam akan menaturalisasi sejumlahj pemain berkualitas setelahj memperluas persyaratan naturalisasi,” tulis soha.vn, Minggu (29/6/2025).
Tulisan ini tentu saja tidak muncul begitu saja. Tulisan ini muncul didasarkan beberapa tanggapan Erick Thohir terhadap langkah Vietnam yang dikutip berbagai media Indonesia.
Dalam ungkapannya, Erick Thohir mengkhawatirkan Vietnam akan tampil menjadi kekuatan baru di ASEAN dengan langkah perubahan aturan naturalisasi tersebut. Dan bukan tidak mungkin Vietnam akan kembali meraih posisinya sebagai Raja ASEAN yang saat ini tidak digenggamnya lagi. Berbagai ungkapan inilah yang membuat soha.vn, menyatakan kekhawatiran Erick Thohir.
Namun bagi Indonesia sendiri, apa yang dilakukan Vietnam tidak begitu riasu. Pasalnya, para pemain naturalisasi Indonesia yang ada sekarang ini sudah dalam posisi mapan. Artinya mereka sudah nyetel dengan skema yang ada, tidak perlu adaptasi lagi.
Lain halnya jika para pemain tersebut baru saja menjalani proses naturalisasi. Dapat dipastikan perlu adaptasi yang membutuhkan waktu untuk menyatu dengan tim. Hal ini yang nanti akan dialami Vietnam jika benar-benar melakukan langkah itu.
Hal kedua yang membuat Indonesia tidak perlu cukup khawatir, para pemain naturalisasi Vietnam baru akan dapat digunakan lebih lama lagi. Sebab, jika mengejar momen Piala Dunia, masih 5 hingga 6 tahun lagi.
Sementara itu Indonesia sudah di jalur yang benar. Para pemain naturalisasi yang dimiliki, kini tengah bahu membahu dengan pemain lokal untuk menembus Piala Dunia 2026 lewat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat.
Belum lagi langkah lain Erick Thohir dengan merekrut beberapa pelatih Belanda, termasuk Simon Tahamata yang ditugaskan mencari bibit dari talenta lokal. Satu lagi, Gerald Vanenburg yang saat ini menukangi timnas Indonesia U23 pun fokus pada pemain lokal.
Artinya, langkah Indonesia sudah lebih maju dari Vietnam. Derasnya arus naturalisasi kini beralih dengan pembinaan para talenta lokal untuk ajang Piala Asia U23 2026. Mereka-mereka inilah yang diharapkan menjadi skuad inti Indonesia mendatang sekaligus kaderisasi.
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
Sukses Digelar, Erick Thohir Minta Mertua Pratama Arhan Rutin Gelar Turnamen Usia Dini
-
Mertua Pratama Arhan Tantang Erick Thohir Pecat Patrick Kluivert, Kenapa?
-
Erick Thohir Mulai Ketar-ketir, Vietnam Bersiap Rekrut Pemain Keturunan
-
Sayap Boeing 'Senggol' Ekor Airbus di Bandara Hanoi, Ratusan Penumpang Vietnam Airlines Tegang
-
Erick Thohir Pertanyakan Kenapa Muhammad Ferarri Masih di Timnas Indonesia U-23?
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru