Persis Solo terus memperkuat komposisi skuadnya jelang Super League 2025/2026. Salah satu wajah baru yang jadi sorotan adalah Ikhwan Ali Tanamal, gelandang muda berbakat yang didatangkan dari Persita Tangerang.
Pemain kelahiran Tulehu, 28 Desember 2003 ini resmi bergabung dan langsung ikut sesi latihan perdana tim yang berlangsung pada Selasa (8/7/2025). Kehadirannya di lini tengah diharapkan bisa menambah kedalaman skuad Laskar Sambernyawa.
Tanamal bukan nama asing di Liga 1. Musim lalu, ia tampil konsisten bersama Persita Tangerang dengan catatan 20 penampilan dan menyumbang tiga assist. Statistik tersebut jadi modal penting untuk memulai petualangan barunya di Kota Bengawan.
“Saya melihat Persis adalah tim besar dan berkualitas, sehingga saya bisa mengembangkan kemampuan saya di sini,” ujarnya, mengutip ligaindonesiabaru.com, Rabu (9/7/2025).
Bagi pemain yang akrab disapa Ali tersebut, nama besar Persis Solo dan kesempatan untuk berkembang bersama klub ini jadi pertimbangan utama. Ia merasa tantangan besar menanti. Kendati demikian, dirinya sudah siap.
Pengalaman di Persita Tangerang pun dianggap sangat membantunya untuk beradaptasi lebih cepat. Ali sudah terbiasa menghadapi atmosfer kompetisi yang intens, termasuk melawan tim-tim besar seperti Persib Bandung.
Selain itu, Ali punya pengalaman bermain di stadion-stadion besar seperti Pakansari, yang sempat jadi kandang sementara Persita. Ini membuatnya tidak asing dengan tekanan laga besar dan atmosfer suporter yang kuat.
Ali juga bukan wajah baru dalam dunia sepak bola usia muda Indonesia. Ia merupakan lulusan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Bogor dan sempat mengikuti seleksi Timnas U-19.
Semua itu membuatnya dikenal sebagai pemain muda yang punya daya adaptasi tinggi. Kini, di usianya yang baru menginjak 21 tahun, Ali bersiap naik kelas bersama Persis Solo.
“Saya ingin mencetak gol sebanyak mungkin untuk Persis. Jika mendapatkan kesempatan bermain, saya akan berusaha memberikan kontribusi yang maksimal untuk tim,” sambungnya.
Pesan Ikhwan Tanamal untuk Suporter
Bukan cuma soal teknis di lapangan, Ali juga memberikan pesan khusus untuk suporter Persis Solo. Baginya, dukungan dari suporter sangat penting bagi semangat para pemain.
“Saya senang memperkuat Persis, karena suporter di sini begitu besar dan ramai mendukung tim,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ali mengakui bahwa suporter Persis dikenal fanatik dan loyal. Ia pun merasa tertantang sekaligus termotivasi untuk tampil sebaik mungkin di setiap kesempatan.
Harapan Ali sederhana tapi bermakna. Ia ingin mendapat dukungan penuh dari suporter, apa pun hasil yang diraih tim. Menurutnya, perjalanan panjang musim butuh energi kolektif antara tim dan pendukungnya.
“Saya berharap suporter Persis terus mendukung kami di pertandingan-pertandingan musim yang akan datang,” pungkasnya.
Manajemen Persis Solo sendiri memang terlihat aktif dalam memperbarui skuad, termasuk dengan memberi tempat bagi talenta muda seperti Ikhwan Tanamal. Kombinasi antara pemain muda dan senior jadi strategi mereka untuk musim ini.
Persis Solo kini tengah membangun kekuatan baru dan menunjukkan profesionalisme yang makin matang dari musim ke musim. Dengan kehadiran pemain seperti Ali, target untuk kembali ke jalur kemenangan bukanlah mimpi belaka.
Kehadiran Ikhwan Tanamal di Persis Solo bukan hanya soal menambah pemain, tapi juga menghadirkan semangat baru. Dengan bekal pengalaman di Liga 1 dan mentalitas kompetitif, Ali siap memberikan kontribusi maksimal. Harapan besar ia titipkan untuk suporter Persis agar terus setia mendukung.
Kini, tantangan baru menanti dan Ali siap menjawabnya dengan kerja keras dan gol demi gol untuk Laskar Sambernyawa.
Baca Juga
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
-
Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia
Artikel Terkait
-
Nama Patrick Kluivert Dibawa-bawa, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing di Super League
-
Aturan 11 Pemain Asing di Super League, Persib Singgung Soal Pemain Lokal
-
Semen Padang Kental Aroma Portugal, CEO Klub Ungkap Alasan
-
Pelatih Mauricio Souza Puas dengan Langkah Baru Persija Jakarta
-
3 Dampak Positif Tur Pramusim Semen Padang ke Malaysia Jelang Liga 1 2025-2026
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?