Persita Tangerang tengah mematangkan persiapan untuk bertempur di BRI Super League 2025/2026 dengan penuh semangat dan evaluasi mendalam. Sang pelatih, Carlos Pena pun menunjukkan kepuasannya atas progres tim dalam tiga pekan awal masa persiapan.
Empat laga uji coba sudah dijalani Pendekar Cisadane. Termasuk laga melawan tim asal Malaysia, Kuching City FC pada (20/6/2025) yang dimenangkan dengan skor tipis 1-0. Kemenangan itu menjadi salah satu sinyal positif perkembangan taktik dan fisik pemain.
“Saya sangat senang dalam dua pekan terakhir ini, kami telah bersama hampir tiga pekan. Ini menjadi waktu bagi saya untuk mengenal lebih baik para pemain, lebih detail lagi kepada pemain,” ungkap Pena, melansir ileague.id, Selasa (22/7/2025).
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan pentingnya berinteraksi langsung dengan pemain, bukan sekadar menilai dari tayangan pertandingan. Menurutnya, latihan harian dan percakapan pribadi membuka ruang untuk lebih memahami karakter setiap pemain.
“Tidak sama melihat mereka bermain di televisi atau di stadion, tapi dengan berlatih dan berbincang dengan mereka akan membuat saya dan staf pelatih lebih tahu tentang mereka,” tambah juru taktik asal Spanyol itu.
Salah satu fokus utama Pena dalam membangun tim adalah pada pengembangan pemain muda. Apalagi generasi muda Persita juga dinilai memiliki potensi besar untuk jadi tulang punggung tim.
Carlos Pena menyambung, “Kami saling mengetahui kekuatan kami, dan di mana kita bisa meningkatkan secara tim dan pemain. Dan menghabiskan banyak waktu dengan pemain muda, yang ingin kami kembangkan terus."
Ia juga menyadari bahwa tidak semua pemain memulai pramusim dalam waktu bersamaan, yang membuat proses adaptasi dan pembentukan chemistry berjalan bertahap. Namun hal itu menjadi tantangan yang ia terima dengan tangan terbuka.
Tak Asing di Liga Indonesia, Carlos Pena Bisa Katrol Prestasi Persita Tangerang?
Carlos Pena bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Sebelum menangani Persita, pelatih asal Spanyol ini sempat menjadi bagian dari Persija Jakarta dan membawa pengalaman luas dari Eropa maupun Asia Tenggara.
Dengan pengalaman itu, Pena dipercaya mampu membaca dinamika kompetisi Liga 1 dengan baik. Kehadirannya diharapkan membawa perubahan besar di tubuh Persita yang musim lalu hanya finis di posisi ke-11 klasemen akhir.
Persita memulai latihan sejak Juni 2025 di bawah arahannya. Di masa yang sama, Pena juga menanti kehadiran tiga pemain asing baru serta beberapa rekrutan lokal yang bisa menambah daya saing skuad.
Menurut Pena, pemain yang dibutuhkan untuk memenuhi visi klub adalah mereka yang punya ambisi, energi tinggi, dan keinginan berkembang. Karakter itu akan menjadi bahan bakar untuk mewujudkan target klub yang tak main-main.
Manajemen Persita memasang target ambisius dengan bertekad tembus tiga besar BRI Super League 2025/2026, bahkan membuka peluang menjadi juara. Target yang menunjukkan betapa besar kepercayaan klub pada Pena sebagai arsitek tim.
Dengan tekanan yang cukup besar itu, Pena justru tetap tenang. Ia menilai, sejauh ini perkembangan sudah berada di jalur yang benar meski banyak aspek yang masih harus diasah, terutama soal fisik dan kekompakan tim.
“Ini waktunya untuk terus membangun kekompakan tim, kekuatan dan kebersamaan, membentuk juga hubungan yang baik antar mereka. Dan ini yang sudah kita jalani,” ungkapnya.
Namun, ia tak menutupi bahwa tim masih belum sepenuhnya siap secara fisik. Ia menilai bahwa waktu yang tersedia masih cukup untuk menyempurnakan kondisi fisik maupun penerapan taktik.
Pena berharap rangkaian uji coba yang dijalani bisa terus membangun koneksi antarpemain, meningkatkan pemahaman taktik, serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang kuat di ruang ganti.
Baca Juga
-
Elkan Baggott Comeback, Lini Belakang Timnas Indonesia Makin Terjamin?
-
Garuda Calling! John Herdman Kembalikan Nuansa Era Lama di Timnas Indonesia
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
Artikel Terkait
-
BRI Super League: Kemenangan di Laga Uji Coba Bantu Bangun Mental Persebaya
-
BRI Super League: Arthur Irawan Amati Perkembangan Persik Kediri, Optimis?
-
Persis Solo Taklukkan PSIM Yogyakarta, Peter de Roo Ungkap Hasil Evaluasi
-
BRI Super League: Mentalitas Dewa United Makin Kuat usai Bekuk Klub Kamboja
-
BRI Super League: Alfredo Vera Dapat Gambaran Skuad Utama Madura United
Hobi
-
Kembali Masuk Daftar Panggil, Akankah Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Mad Max Mengamuk di Lintasan, Max Verstappen Bangkit dari P20 ke P6
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Klub Ada, Kompetisi Tiada: Sepak Bola Perempuan Indonesia Ada Masa Depannya Gak?
-
Tak Hanya Comeback, Provisional Skuat Garuda Juga Dihiasi Deretan Pemain Debutan!
Terkini
-
Belajar dengan Kesadaran: Membaca Buku Pendidikan Tanpa Ranking
-
Mudik sebagai Ritual Tahunan dan Politik Infrastruktur Negara
-
4 Ide OOTD Street Style ala Yunho ATEEZ yang Buat Look Kamu Makin Cool
-
Xiaomi 17 Bawa Kamera Leica dan Sensor Light Fusion, Foto Makin Tajam!
-
4 Physical Sunscreen Lindungi Kulit Sensitif agar Cegah Breakout saat Puasa