Dewa United FC kembali menampilkan performa menjanjikan dalam laga uji coba jelang BRI Super League 2025/2026. Mereka berhasil menundukkan Visakha FC yang merupakan klub asal Kamboja dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang sarat intensitas dan nuansa kompetitif.
Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. Sebagai bagian dari agenda pramusim menjelang bergulirnya kompetisi resmi dan persiapan menuju panggung Asia. Hasil positif atas klub kuat dari Kamboja tersebut memberikan dampak besar dari sisi teknis maupun mentalitas tim.
Merujuk ileague.id, Dewa United sejatinya sempat tertinggal lebih dulu lewat skema serangan cepat Visakha FC. Namun, semangat juang dan determinasi tinggi dari skuad asuhan pelatih Jan Olde Riekerink ini sukses mendapatkan hasil manis. Mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan dalam tempo singkat sebelum babak pertama berakhir.
Gol penyama dicetak oleh Alex Martins melalui chip cantik yang mengecoh kiper lawan. Tak berselang lama, Stefano Lilipaly memperlihatkan kelasnya dengan sepakan keras yang menggetarkan jala Visakha FC. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga tanpa tambahan gol di babak kedua.
Presiden klub, Ardian Satya Negara menyebut bahwa laga ini sangat penting untuk membangun kesiapan tim dalam menghadapi lawan-lawan asing di level Asia. Menurutnya, pengalaman melawan tim seperti Visakha sangat berharga karena memberikan simulasi nyata akan persaingan antarnegara.
"Uji coba tadi cukup baik untuk Dewa United karena kami juga akan bermain di level Asia. Bisa jadi nanti kami akan bertemu dengan klub-klub dari Kamboja, dan Visakha adalah salah satu tim kuat di sana," ungkap Ardian, Minggu (20/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa kemenangan atas Visakha menjadi bagian dari proses pembuktian bahwa Dewa United bukan sekadar tim pelengkap.
Visakha FC sendiri tidak menganggap laga ini sebagai kekalahan semata. Chief Executive Officer mereka, Panhasoketya Ou, justru mengapresiasi atmosfer pertandingan dan keramahan klub tuan rumah.
“Dari uji tanding melawan Dewa tadi, kami berharap bisa mendapatkan banyak pembelajaran tentang bagaimana menempatkan pemain di lapangan. Terutama untuk bertukar metode dan mengembangkan performa tim menjelang musim baru di bulan Agustus nanti,” jelasnya.
Bekal Dewa United Menuju Sengitnya BRI Super League 2025/2026
Kemenangan atas Visakha FC menjadi lanjutan dari tren positif yang diraih Dewa United dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, mereka juga sukses mengalahkan Indonesia All Star dengan skor 2-0 dalam perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2025. Dua kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Dewa United tengah memasuki fase pematangan yang serius.
Kemenangan-kemenangan tersebut tak semata-mata dihitung dari skor akhir. Lebih dari itu, proses bangkit dari ketertinggalan dan menunjukkan ketajaman serta determinasi menjadi cermin dari mentalitas baru yang sedang tumbuh di skuad Dewa United.
Presiden klub Ardian Satya Negara menyebut bahwa aspek mental kini menjadi perhatian utama dalam pembentukan karakter tim. Ia menilai kemenangan atas Visakha dan pencapaian di Piala Presiden menjadi booster kepercayaan diri jelang pertandingan Liga 1 dan kompetisi Asia.
Dalam pandangan lebih luas, Dewa United kini memadukan gaya permainan atraktif dengan keseimbangan pertahanan dan serangan. Konsistensi dalam transisi dan keberanian untuk menekan sejak awal jadi senjata utama mereka. Strategi ini terbukti efektif saat menghadapi Visakha FC yang dikenal dengan permainan agresif dan terorganisir.
Lebih jauh, hasil positif ini tidak hanya membangkitkan semangat tim, tapi juga meningkatkan antusiasme pendukung dan manajemen. Dewa United tampak siap menatap kompetisi dengan fondasi yang lebih matang dan visi permainan yang lebih jelas.
Optimisme pun menyelimuti seluruh elemen klub. Target realistis tapi ambisius sudah dipatok, yaitu bersaing di papan atas Liga 1 dan menorehkan catatan positif di kompetisi Asia.
Baca Juga
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
-
Hidden Waste Mengintai, Kenapa Mentalitas FOMO Perlu Ditinggalkan?
-
Dopamine Shopping: Saat Belanja Menjadi Pelarian Sesaat, Worth It Dilanjut?
-
Mindful Consumption: Prinsip Mahal di Era Digital, Kamu Bisa Terapkan?
-
Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual
Artikel Terkait
-
BRI Super League: Alfredo Vera Dapat Gambaran Skuad Utama Madura United
-
Saddil Ramdani Rutin Konsultasi dengan Fisioterapis, Ini Perkembangan Kondisinya
-
Bali United Uji Coba Lawan Bhayangkara Lampung, Bekal Penting Jelang Super League 2025/2026
-
RESMI! 18 Markas Klub BRI Super League 2025/2026: Dari JIS hingga Stadion Kie Raha
-
PSSI Minta Hanya 7 Pemain Asing, Regulasi 11 Pemain di Super League Batal?
Hobi
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terkini
-
Tinggalkan Estetika Minimalis! Mengapa Tren Warna Netral Justru Bikin Bumi Makin Panas?
-
Film Live-Action BLUE LOCK Gandeng Ado, Lagu Baru Monstruo Resmi Jadi OST
-
RedMagic Astra 2 Siap Rilis, Usung Layar OLED 200Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
Bahlil Lahadalia Ingin Bertemu Sosok di Balik Lagu MBG yang viral, Ada Apa?
-
Manipulasi Kursi Bioskop: Mengapa Strategi 'Bom Tiket' Tidak Pernah Bisa Membohongi Hati Penonton