PSM Makassar resmi menambah amunisi anyar untuk lini serang mereka di BRI Super League 2025/2026. Dia adalah Savio Roberto, gelandang serang asal Brasil yang dipilih dan didatangkan langsung atas permintaan pelatih kepala Bernardo Tavares.
Pemain berusia 29 tahun ini sebelumnya memperkuat Esteghlal Meli-Sanati Khuzestan FC, klub dari Liga Profesional Teluk Persia. Namun sebelum ke Iran, Savio juga sempat mengukir jejak di Brasil, Portugal, hingga Finlandia.
Kehadiran Savio Roberto menambah variasi dan kekuatan di sektor serang Juku Eja. Ia disebut akan melengkapi duet Lucas Serafim Dias dan Alex Tanque yang sudah lebih dahulu memperkuat lini depan PSM.
Menariknya, Savio adalah pemain bertipe kidal yang bisa beroperasi di dua posisi sekaligus, yakni sebagai penyerang murni dan gelandang serang. Fleksibilitas ini memberi Bernardo Tavares banyak opsi untuk memvariasikan taktik musim depan.
Sebagaimana menyadur ileague.id pada Senin (4/7/2025), sang pemain tidak datang dengan tangan kosong. Ia mengaku bergabung ke PSM setelah mendapat ajakan langsung dari sang pelatih. Ia mengatakan, "Coach Bernardo menelpon dan mengajak saya untuk menjadi bagian proyek yang menurut saya sebuah proyek ambisius. Dan, kita akan mencapai hal-hal hebat di sini."
Savio menyebut bahwa keputusannya bergabung ke PSM bukan tanpa pertimbangan. Ia merasa akan mendapat pengalaman baru dan kepercayaan penuh dari pelatih untuk berkembang lebih jauh.
“Coach Bernardo bilang saya bisa sangat membantu di tim ini. Dan saya tak berpikir dua kali untuk bergabung,” tambahnya.
Sebagai pemain debutan di Indonesia, Savio Roberto menegaskan niatnya untuk langsung memberikan kontribusi nyata. Ia berharap bisa tampil dalam banyak pertandingan sebagai indikator kontribusinya terhadap tim.
"Tahun ini, saya percaya akan jadi tahun yang hebat. Saya akan memberikan yang terbaik dengan bermain sebanyak mungkin. Karena saya tahu dengan memainkan banyak game itu tanda saya banyak membantu tim," kata Savio optimistis.
Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Bernardo Tavares bukan tanpa alasan. Sosok Savio dinilai mampu menggantikan peran penting yang ditinggalkan Wiljan Pluim, playmaker utama PSM dalam beberapa musim terakhir.
Dengan gaya bermain agresif dan stamina kuat, Savio bisa menjadi pusat kreativitas sekaligus motor serangan dari lini kedua. Ia diharapkan mampu menyuplai umpan matang ke lini depan yang diisi oleh Lucas dan Tanque.
Savio Roberto Bawa Visi Permainan yang Tajam
Amunisi anyar milik Pasukan Ramang dikenal memiliki visi permainan tajam dan kemampuan membaca peluang secara cepat. Ia adalah tipikal gelandang kreatif dengan kecenderungan menciptakan ruang dan merancang umpan-umpan kunci.
Keunggulan teknik individu yang dimiliki Savio membuatnya piawai dalam duel satu lawan satu. Ia kerap menghadirkan kejutan lewat dribel maupun umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan.
Meski secara statistik belum terlalu mencolok, yaitu hanya mencatatkan 10 gol dan beberapa assist dalam 123 laga, dirinya memiliki peran lebih sebagai pengatur ritme dan pencipta peluang.
Dengan keberadaan beberapa pemain Brasil lain di skuad PSM, adaptasi Savio diharapkan berjalan mulus. Kesamaan budaya dan bahasa turut mempercepat proses integrasinya dalam tim.
Savio sendiri punya pengalaman luas bermain di berbagai gaya sepak bola. Pengalamannya di Finlandia, Portugal, Brasil, dan Iran memperkuat kematangan taktik serta daya adaptasinya di lapangan.
Hal ini pula yang membuat pelatih Bernardo Tavares optimistis sang pemain bisa langsung nyetel dan menjadi bagian penting dari starting eleven PSM di musim 2025/2026.
Tidak hanya dari sisi teknik, Savio juga membawa emosi dan semangat tinggi di lapangan. Gaya bermainnya yang berapi-api bisa memberi energi tambahan bagi tim, meski disiplin tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dijaga.
Fleksibilitas posisi yang dimiliki Savio menjadi senjata tambahan. Pelatih bisa menurunkannya sebagai penyerang bayangan maupun gelandang serang, tergantung kebutuhan pertandingan.
Kehadirannya melengkapi trisula serang PSM Makassar, dan membuat lini depan lebih dinamis serta tak tertebak.
Baca Juga
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
Terkini
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Ulasan Novel Katri, di Balik Senyum Tenang yang Menyimpan Seribu Rahasia
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia