Debut di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia tentu menjadi impian banyak pemain muda, termasuk bagi Dwi Mardiyanto. Pemain berusia muda ini akhirnya mencatatkan penampilan pertamanya bersama Arema FC di ajang BRI Super League 2025/2026.
Momen berharga itu terjadi saat Arema FC menjamu PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Senin (11/8/2025). Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak 4-1 untuk tim Singo Edan itu, Dwi turun ke lapangan pada menit ke-88.
Meski hanya bermain kurang dari dua menit waktu normal, pengalaman itu tetap sangat berarti bagi pemain yang baru didatangkan dari Deltras FC tersebut. Ia mengaku tak menyangka bisa diberi kepercayaan oleh pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos.
"Pertama, saya tidak menyangka bakal bisa bermain. Namun, selama latihan, saya merasa berlatih keras dan Alhamdulillah diberi kesempatan bermain oleh head coach," kata Dwi, seperti dilansir dari ileague.id pada Rabu (13/8/2025).
Diketahui bahwa Dwi Mardiyanto memang harus bersaing ketat di lini depan Arema. Posisi winger yang ia tempati diisi oleh nama-nama berpengalaman seperti Paulinho Mocellin dari Brasil, Ian Puleio asal Argentina, serta pemain lokal senior seperti Dendi Santoso dan Tito Hamzah.
Tak heran bila Dwi sempat merasa kaget ketika dipanggil untuk pemanasan. Namun, ia tetap menjalankan instruksi pelatih dan berhasil mencatatkan debutnya bersama Arema FC. Hal ini menjadi titik awal yang memotivasi dirinya untuk terus berkembang.
Sang pemain pun menyampaikan terima kasih kepada pelatih dan ofisial tim yang sudah memberikan kepercayaan. Ia pun memiliki target pribadi untuk musim ini, yakni mendapatkan menit bermain lebih banyak dan bisa berkontribusi maksimal untuk tim.
"Karena ini musim pertama bagi saya di BRI Super League, target saya dapat kepercayaan lebih dari tim pelatih untuk bisa dapat menit bermain. Dan juga bisa berkontribusi untuk Arema lebih baik lagi," ungkapnya.
Dwi Mardiyanto sendiri direkrut dari Deltras FC, tim Championship yang dijuluki The Lobster. Di sana, ia mencatatkan 18 penampilan dan mencetak lima gol. Sebelumnya, ia juga sempat memperkuat Persikab Kabupaten Bandung dan meraih medali perunggu di PON 2020 (yang digelar 2021) bersama Jawa Timur.
Arema FC memang sedang dalam masa transisi regenerasi, dan pelatih Marcos Santos tampaknya cukup serius memberikan ruang kepada pemain muda untuk berkembang. Kesempatan yang diberikan kepada Dwi menjadi salah satu bukti dari perhatian tersebut.
Kans Arema FC Tetap di Tren Positif usai Menangi Laga Perdana
Kemenangan telak atas PSBS Biak di pekan perdana menjadi modal penting bagi Arema FC. Laga itu tak hanya menjadi pembuka manis musim, tetapi juga menjadi hadiah ulang tahun ke-38 klub Singo Edan.
Arema FC tampil dominan sejak awal laga. Dalberto mencetak hattrick, sementara Valdeci menambah satu gol. PSBS hanya bisa membalas lewat penalti di masa injury time. Hasil akhir 4-1 menempatkan Arema di posisi kedua klasemen sementara BRI Super League 2025/26.
Selanjutnya, Arema FC akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada (16/8/2025) di Stadion Maguwoharjo. Laga ini akan menjadi ujian lanjutan bagi konsistensi tim, apalagi PSIM sebagai tim promosi tentu ingin membuktikan kemampuan mereka.
Selain itu, jadwal kandang yang menguntungkan, termasuk laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC bisa menjadi momen penting bagi Arema menjaga momentum positif mereka.
Dengan semangat kerja keras, fokus, dan disiplin, kans Arema untuk melanjutkan tren positif sangat terbuka. Hal ini juga membuka ruang lebih besar bagi pemain seperti Dwi Mardiyanto untuk kembali dipercaya tampil.
Semangat juang, kerja keras di latihan, serta kesiapan mental dan fisik adalah kunci yang bisa membuat pemain muda seperti Dwi tetap bertahan dan berkembang di tim utama. Konsistensi performa menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelatih.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Hari Ini! Hwang Minhyun Siap Comeback Lewat Single Bertajuk Truth
-
Chemistry Timnas Indonesia U-17 Belum Matang, Butuh Jam Terbang Lagi?
-
Happy Ending, Drama Spring Fever Cetak Rating Tertinggi di Episode Terakhir
-
Visual Attack, Kim Hye Yoon dan Lee Chae Min Siap Adu Akting di Drama Baru
-
Performa Timnas Indonesia U-17 Masih Jauh dari Ekspektasi, Perlu Tambahan Diaspora?
Artikel Terkait
-
Storm oleh idntt unevermet: Tetap Berdiri Kuat di Tengah Badai Masalah
-
BRI Super League: Marcos Santos Bertekad Terus Kerja Keras Demi Aremania
-
BRI Super League: Kerim Palic Makin Termotivasi Bawa Madura United Bangkit
-
BRI Super League: Leo Navacchio Siap Ikuti Instruksi Pelatih Persik Kediri
-
Jadwal Pekan Kedua Super League 2025/2026: Duel Timur vs Barat hingga Derby Jatim
Hobi
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Pilih Gabung ke Liga Indonesia, Cyrus Margono Bisa Segera Debut di Timnas?
-
Chemistry Timnas Indonesia U-17 Belum Matang, Butuh Jam Terbang Lagi?
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
Terkini
-
Antara Emosi dan Algoritma: Mengapa FYP Dipenuhi Lagu Galau?
-
Bang Bang oleh IVE: Hadapi Rumor dan Tekanan dengan Keberanian Meledak
-
Apa Itu DARVO? Memahami Cara Pelaku Pelecehan Memutarbalikkan Fakta
-
Sinopsis Vadh 2, Film India yang Dibintangi Sanjay Mishra dan Neena Gupta
-
Jujutsu Kaisen S3 Episode 8 Resmi Ditunda: Cek Jadwal Rilis Terbaru dan Alasannya