Meskipun sempat mengundang tanda tanya dan mendapatkan masukan dari para warganet, namun Ivar Jenner pada akhirnya tetap berlabuh ke Liga Indonesia.
Setelah memilih berpisah dengan FC Utrecht yang telah menjadi tempatnya menimba ilmu sepak bola selama kurang lebih satu dekade terakhir, pemain tengah berusia 22 tahun tersebut memutuskan untuk merapat ke Dewa United.
Uniknya, Ivar sendiri tak memiliki ikatan dengan durasi yang panjang dengan Dewa United. Alih-alih mengikat kontrak bermusim-musim, berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt.com, Ivar hanya bermain untuk Dewa United dengan durasi yang cukup singkat, yakni hanya sampai 30 Juni 2026 nanti.
Itu artinya, pemain kelahiran Utrecht tersebut rencananya hanya akan berada di Liga Indonesia dalam tempo kurang lebih empat bulan, sebelum kemudian melanjutkan karier di liga yang lebih kompetitif seperti yang direncanakan sebelumnya.
Memang, maksud lain dari singkatnya durasi kontrak yang diteken oleh Ivar Jenner dan Dewa United ini berkaitan dengan masa depan sang pemain sendiri.
Menurut kabar yang beredar, Ivar akan mempergunakan Dewa United sebagai batu pijakan sebelum menemukan klub lain yang lebih memiliki reputasi.
Tujuan akhir dari apa yang direncanakan oleh Ivar ini adalah kembali bermain di luar negeri, bersama klub yang tentunya berkiprah di liga dengan kualitas lebih baik ketimbang liga domestik.
Namun sayangnya, keinginan seorang Ivar Jenner yang ingin menjadikan Dewa United dan Indonesia Super League ini sebagai pijakan bisa saja patah di tengah jalan.
Karena bisa sangat mungkin, di akhir kebersamaannya bersama Dewa United pada bulan Juni mendatang, Ivar masih belum menemukan klub yang bisa dijadikannya sebagai pelabuhan baru perjalanan kariernya imbas penampilan tak maksimal yang sewaktu-waktu mengintai dirinya.
Hal ini bahkan sudah terlebih dahulu dirasakan oleh sang kompatriot, Rafael Struick yang terlebih dahulu memilih untuk bergabung dengan Dewa United di awal musim kemarin.
Rencana yang diusung oleh Struick pun sama dengan milik Ivar, yakni bermain di Liga Indonesia terlebih dahulu, menunjukkan permainan yang impresif, memantik minat klub luar negeri dan kemudian di musim berikutnya berkiprah di liga yang lebih kompetitif.
Namun sayangnya, hingga saat Struick belum juga menunjukkan tanda-tanda akan memenuhi keingingannya tersebut. Alih-alih menunjukkan permainan impresif dan menggaet minat klub luar negeri untuk mendatangkannya, hingga usainya pekan ke-20 guliran Liga Indonesia, Struick justru masih berkutat dengan inkonsistensi dan minimnya menit bermain.
Jadi, berkaca dari apa yang terjadi kepada sang kompatriot, Ivar Jenner harus lebih berhati-hati, karena bisa saja rencana besar yang diusungnya itu akan terpatahkan oleh realita kehidupan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Artikel Terkait
-
Persija Terusir dari GBK, Ini Alasan dan Opsi Stadion Pengganti
-
4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dikabarkan Tolak Pinangan Klub Super League
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
NGERI! Fisik Pemain Cape Verde, Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026
-
Agenda Menggunung di 2026, PSSI Siapkan Strategi Khusus untuk Timnas Indonesia
Hobi
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
Terkini
-
Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini
-
Sinopsis Peaky Blinders: The Immortal Man, Hadirkan Misi Terakhir Tommy
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Safari Syawal ke Puncak Kediri: Niatnya Cari View Estetik, Malah Ketemu Pemandangan Berkabut
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh