MotoGP 2025 kini memasuki paruh kedua musim dengan sembilan balapan tersisa, di saat banyak pembalap mulai fokus pada perebutan poin guna memperbaiki posisi di klasemen akhir, Jack Miller justru menghadapi teka-teki masa depan.
Kontraknya bersama Pramac Racing akan berakhir di penghujung musim ini, dan hingga sekarang ia belum mendapatkan kepastian, apakah masih menjadi bagian dari proyek tim satelit Yamaha itu atau tidak.
Posisi Miller di dalam skuad Pramac memang belum aman. Hal ini dikarenakan satu kursi untuk musim depan sudah dipastikan akan ditempati oleh Toprak Razgatlioglu, juara dunia WorldSBK yang digaet untuk memperkuat tim mulai tahun depan.
Artinya, hanya ada satu tempat tersisa, dan kursi tersebut akan diperebutkan antara Miller dan Miguel Oliveira. Persaingan internal ini membuat keduanya harus menunjukkan performa terbaik dalam beberapa balapan terakhir agar bisa meyakinkan tim.
Awalnya, Pramac berencana mengumumkan line-up mereka pada jeda paruh musim. Namun, keputusan itu ditunda. Alasannya baik Pramac maupun Yamaha ingin menilai secara lebih menyeluruh dan mendalam terhadap kedua pembalap sebelum mengambil keputusan final. Situasi inilah yang membuat Miller harus sabar menunggu, sembari terus menampilkan performa terbaiknya di lintasan.
Di tengah ketidakpastian ini, Miller tetap menegaskan keinginannya untuk bertahan. Ia menyebut dirinya masih memiliki semangat tinggi untuk bekerja sama dengan Yamaha dan Pramac.
"Saya sangat antusias untuk mengembangkan dan terus maju dengan (V4) guna mencoba membantu mereka. Saya merasa punya banyak informasi untuk diberikan, banyak masukan untuk diberikan, dan bisa membantu dalam proyek seperti itu," ujar Miller, dilansir dari laman Crash.
Namun, pembalap asal Australia itu juga realistis. Ia tidak ingin terus-menerus berada dalam situasi abu-abu. Jika dalam waktu dekat belum ada kepastian, Miller siap mempertimbangkan opsi lain demi kelanjutan kariernya.
"Saya sudah lebih dari cukup sabar. Kalau kalian menginginkan saya, ya, kalau tidak, ya tidak. Sejelas itu. Tebakan Anda sama bagusnya dengan tebakan saya saat ini, dalam hal apa strategi mereka dan apa yang mereka rencanakan untuk dilakukan. Saya punya pilihan, dan saya akan terus maju dengan pilihan-pilihan itu jika hal itu tidak segera terwujud," tambahnya.
Dari sisi pencapaian, Miller sebenarnya memiliki keunggulan dibandingkan rivalnya. Saat ini ia berada di posisi ke-17 klasemen sementara, unggul jauh atas Oliveira yang tercecer di urutan ke-25.
Selain itu, Miller juga membawa catatan impresif di luar MotoGP. Ia berhasil naik podium kedua pada ajang balap ketahanan, Suzuka 8 Hours, saat memperkuat Yamaha. Prestasi tersebut semakin memperlihatkan bahwa dirinya bisa diandalkan dalam tim.
Walau begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan Pramac dan Yamaha. Faktor-faktor lain, seperti kecocokan dengan arah pengembangan tim, juga bisa ikut berpengaruh.
Kabarnya Pramac dan Yamaha akan menilai lagi sampai GP Hungaria yang akan dilaksanakan akhir pekan ini. Bagi Miller, ini akan menjadi momen yang sangat penting di mana dia harus membuktikan bahwa dirinya masih memiliki daya saing dan mampu memberi kontribusi yang bagus untuk tim.
Masa depan Miller di MotoGP kini benar-benar bergantung pada performa di beberapa seri terakhir. Jika di Hungaria dia mampu tampil kuat, peluang untuk memperpanjang kebersamaan dengan Pramac terbuka lebar.
Sebaliknya, jika tim menilai Oliveira lebih sesuai dengan kebutuhan mereka, Miller mungkin harus segera mencari jalan baru untuk melanjutkan kariernya di kelas premier atau bahkan banting setir ke kompetisi lain.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Skincare Mahal tapi Kemasannya Bening? Hati-Hati Kandungannya Rusak Sebelum Dipakai
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Kenali Period After Opening: Skincare Harus Habis Sebelum Kedaluwarsa?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Skincare Bisa 'Basi'? Kenali Oksidasi, Ciri, dan Cara Mencegahnya!
Artikel Terkait
-
Ingin Bebas Balapan, Jorge Martin Tak Pasang Target untuk GP Hungaria 2025
-
Sempat Ngamuk, Pecco Bagnaia Klarifikasi Soal Pernyataan 'Kecewa' ke Ducati
-
Sedang Terpuruk, Enea Bastianini Yakin Pecco Bagnaia Tidak Seburuk Itu
-
Casey Stoner Yakin Jorge Martin Bisa Lebih Mengerikan Usai Alami Cedera
-
Kemenangan di MotoGP Austria Jadi Ajang Balas Dendam Marc Marquez ke Ducati
Hobi
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
Terkini
-
Selendang Merah: Rahasia Kelahiran dan Nama Terlarang yang Kembali Dicari
-
Sinopsis Error, Drama Jepang yang Dibintangi Mei Hata dan Mirai Shida
-
4 Rekomendasi Lip Serum Jojoba Oil, Rahasia Bibir Sehat dan Pink Alami
-
Tayang 28 April, Wanna One Reuni di Varietas WANNA ONE GO: Back To Base
-
Karya Hendri Teja: Membayangkan Gejolak Batin Tan Malaka Lewat Fiksi