Absennya Mees Hilgers dalam dua laga uji coba Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day (FMD) bulan September 2025 menjadi salah satu sorotan utama menjelang pertandingan melawan Tionghoa Taipei dan Lebanon.
Menyadur kitagaruda.id pada Rabu (3/9/2025), Hilgers yang selama ini dikenal sebagai salah satu pilar pertahanan Garuda dipastikan tidak bisa bergabung karena tengah fokus menyelesaikan proses perpindahan klubnya di Eropa.
Meski kehadiran Hilgers kerap menjadi nilai tambah di lini belakang, pelatih Patrick Kluivert memastikan bahwa skuadnya tetap siap tempur. Momentum FMD ini justru dimanfaatkan untuk mematangkan strategi sebelum menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar di Arab Saudi pada Oktober mendatang.
Timnas Indonesia diketahui telah dijadwalkan untuk menjajal kekuatan dua tim berbeda, yakni China Taipei pada 5 September dan Lebanon pada 8 September 2025. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya yang diperkirakan bakal kembali dipenuhi oleh dukungan ribuan suporter fanatik.
Ketidakhadiran Mees Hilgers sendiri bukan karena cedera atau masalah kebugaran. Bek yang memiliki pengalaman di kompetisi Eredivisie itu kini tengah menghadapi fase penting dalam karier klubnya.
Setelah gagal bergabung dengan Stade Brestois di Ligue 1 Prancis dan Go Ahead Eagles di Eredivisie, Hilgers kini mencari opsi transfer di negara-negara yang masih membuka jendela transfer.
Hilgers sebelumnya sempat memperpanjang kontraknya bersama FC Twente, namun situasi internal klub masih belum menunjukkan kepastian. Kondisi ini memaksa sang pemain untuk tetap fokus menyelesaikan proses transfer, sehingga harus absen dari agenda tim nasional bulan ini.
Sebagai salah satu pemain yang tampil mengesankan sejak debutnya bersama Timnas Indonesia pada 2024, Hilgers membawa serta pengalaman internasional yang sangat berharga. Dia dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid dan kontribusi dalam membangun serangan dari belakang.
Peran Hilgers sangat terasa terutama dalam pertandingan-pertandingan berat, seperti pada babak sebelumnya Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia juga telah mencicipi kompetisi Eropa seperti Liga Europa, yang menjadikannya salah satu pemain dengan jam terbang tinggi di skuad Garuda.
Namun dengan segala pengalaman dan kapasitasnya, absennya Mees Hilgers tidak membuat pelatih Patrick Kluivert kehilangan arah. Justru, Kluivert dinilai melihat situasi ini sebagai peluang untuk mengeksplorasi opsi pertahanan lain yang dimiliki Timnas.
Tanpa Mees Hilgers, Lini Belakang Timnas Indonesia Bisa Tetap Stabil?
Kendati Mees Hilgers absen, lini belakang Timnas Indonesia tetap dinilai memiliki kedalaman yang cukup. Sejumlah nama berpengalaman dan muda sudah siap untuk mengisi kekosongan di jantung pertahanan.
Jay Idzes, kapten tim yang juga bermain di Eropa diyakini akan menjadi pemimpin di lini belakang. Bersamanya, ada nama-nama seperti Rizky Ridho yang tampil konsisten di level domestik dan internasional, serta Justin Hubner, pemain muda yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Selain itu, beberapa pemain fleksibel seperti Jordi Amat dan Calvin Verdonk juga bisa digeser ke posisi bek tengah jika dibutuhkan. Bahkan Kevin Diks, yang biasanya beroperasi di sisi kanan pertahanan, dapat menjadi opsi tambahan berkat kemampuannya bermain di berbagai posisi bertahan.
Susunan ini memberikan keleluasaan bagi Kluivert dalam menyusun strategi bertahan yang tetap tangguh. Timnas Indonesia diyakini tetap kompetitif meski tidak diperkuat oleh salah satu bek utamanya.
Kesiapan para pemain ini akan diuji dalam dua laga uji coba FMD, yang bukan hanya ajang pemanasan tetapi juga evaluasi menjelang laga-laga penting di babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia.
Tentu menarik untuk dinantikan bagaimana penampilan Timnas Indonesia dalam menghadapi dua lawannya besok.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hidden Waste Mengintai, Kenapa Mentalitas FOMO Perlu Ditinggalkan?
-
Dopamine Shopping: Saat Belanja Menjadi Pelarian Sesaat, Worth It Dilanjut?
-
Mindful Consumption: Prinsip Mahal di Era Digital, Kamu Bisa Terapkan?
-
Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual
-
Filosofi Pakai Dulu yang Ada: Bukan Ketinggalan Zaman, tapi Selamatkan Bumi
Artikel Terkait
-
Statistik Timnas Indonesia U-23 vs Laos, Masalah Utama Garuda Terkuak!
-
2 Tanda Darurat Bagi Timnas Indonesia U-23 usai Ditahan Imbang Laos
-
Siapa Mikael Tata? Jadi Satu-satunya Pemain Papua di Timnas Indonesia U-23
-
Kadek Ariel: Maaf Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang
-
Erick Thohir Tetap Yakin Timnas U-23 Indonesia Lolos Piala Asia 2026 Meski Ditahan Laos
Hobi
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terkini
-
Dibanderol Rp750 Juta, Ponsel Lipat Vertu AlphaFold Dilapisi Kulit Eksotis dan Emas Berlian
-
Acer AR Vision GR0 Resmi Meluncur, Kacamata Pintar Bisa Terhubung ke Android, iPhone, dan PC
-
Bocoran Galaxy Z Fold8: Bodi Super Ringan 210 Gram dan Minim Lipatan Layar
-
Neko to Kiss: Mengadopsi Kucing yang Merupakan Jelmaan Teman Satu Kelas
-
5 Masker Rambut yang Ampuh Atasi Rambut Rusak untuk Wanita Berhijab