Yonex France Open 2025 terus bergulir dan kini tengah bersiap menggelar laga perempat final pada Jumat (24/10/2025). Dalam turnamen level Super 750 yang berlangsung di di Glaz Arena, Cesson-Sévigné, Prancis ini, hanya tiga wakil Indonesia yang masih bertahan.
Lagi-lagi tumpuan harapan terletak pada pundak tunggal putra dan ganda putra. Bahkan komposisinya juga sama persis seperti turnamen pekan lalu di Denmark dengan satu wakil tunggal putra dan dua wakil ganda putra.
Jika di Denmark Open 2025 tunggal putra Indonesia berharap pada Jonatan Christie, kali ini giliran Alwi Farhan yang harus membawa beban tanggung jawab yang berat. Pasalnya, langkah menuju semifinal tidaklah mudah karena Alwi akan bertemu Kunlavut Vitidsarn.
Unggulan ketiga asal Thailand tersebut memang masih menjadi salah satu top player yang cukup sulit dihadapi, apalagi Alwi tertinggal head to head 0-2. Di dua pertemuan sebelumnya, Alwi alami kekalahan di China Open 2025 dan BWF World Championships 2025.
Namun, Alwi terbilang cukup mampu memberikan perlawanan karena kedua laga kontra View, sapaan akrab Kunlavut, berlangsung rubber semua. Harapannya kali ini Alwi bisa bermain lebih baik dan revans demi amankan tiket ke babak selanjutnya.
Hanya saja, Alwi harus bisa bermain tenang, bersih, dan siap capek karena View termasuk pemain yang ulet. Bahkan sekelas Viktor Axelsen saja pernah jadi bulan-bulanan Kunlavut Vitidsarn.
Meski Alwi termasuk pemain muda, potensi menjanjikan sebenarnya sudah jadi modal yang kuat. Hanya mental juara dalam mengatur emosi dan memaksimalkan teknik saat bertanding di lapangan yang bisa membawa Alwi menangi laga kontra Kunlavut.
Beralih ke nomor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman/Moh. Reza Pahlevi Isfahani kompak melawan ganda putra Malaysia. Fajar/Fikri bertemu Junaidi Arif/Roy King Yap untuk pertama kalinya dan Sabar/Reza menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Di atas kertas seharusnya dua ganda Indonesia ini bisa unggul. Fajar/Fikri yang menempati seed ke-8 sedang dalam tren positif dan berpotensi mampu meredam permainan Arif/King Yap demi melangkah ke semifinal.
Namun, faktor non teknis seperti pelatih di sisi lapangan juga punya peran yang sangat mempengaruhi atlet. Terlebih Arif/King Yap yang merupakan atlet BAM berada di bawah bimbingan Herry IP, yang notabene mantan pelatih Fajar/Fikri di Pelatnas dulu.
Kalau duo FF bisa tampil maksimal dan agresif seperti biasanya, tentu menghadapi Arif/King Yap akan bisa dilalui dengan mudah. Dengan kesiapan mental dan pengelolaan emosi yang baik pasti akan menambah kepercayaan diri duo FF meraih kemenangan.
Di sisi lain, Sabar/Reza memimpin catatan head to head 1-0 atas Chia/Soh. Namun, kemenangan ini terjadi tahun lalu di BWF World Tour Finals 2024. Kalau Sabar/Reza nggak waspada, akan sulit untuk mengalahkan Chia/Soh yang saat ini menjadi unggulan kedua.
Perang perebutan tiket ke semifinal antara Sabar/Reza dan Chia/Soh juga menjadi perang strategi antara Hendra Setiawan dan Herry IP. Pemandangan yang menarik di sisi lapangan mengingat dua coach ‘naga’ ini sama-sama jadi kesayangan BL tanah air.
Jadwal Laga Wakil Indonesia di Babak Perempat Final French Open 2025
Tunggal Putra
- Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Ganda Putra
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Junaidi Arif/Roy King Yap (Malaysia)
- Sabar Karyaman/Moh. Reza Pahlevi Isfahani vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Gen Z dan Impulsive Buying yang Bertabrakan dengan Zero Waste, Relate?
-
Promo Belanja Tanggal Kembar:Tradisi Baru Kaum Rebahan Buru Diskon Midnight
-
Checkout Impulsif Tanggal Kembar: Promo 6.6 Datang, Keranjang Belanja Aman?
-
Hidup Ramah Lingkungan di Tengah Gaya Hidup Konsumtif: Tantangan atau Beban?
-
Beli Barang karena Butuh atau Cuma Karena FOMO? Refleksi Sebelum Klik Checkout 6.6
Artikel Terkait
-
LG Bangun Pabrik Baru, Tahun Pertama Targetkan Produksi 700.000 Unit AC Berkualitas Global
-
Cewek Indonesia Dibikin Kecewa saat Sambangi Markas Klub Calvin Verdonk LOSC Lille, Kenapa?
-
Timur Kapadze Tanggapi Rumor: Saya Kagum dengan Semangat Fans Timnas Indonesia
-
Malaysia Protes Hasil Drawing Timnas Indonesia di SEA Games 2025, Kenapa?
-
BI: Uang Beredar Tembus Rp 9.771,3 Triliun, Ini Faktornya
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Saat Rupiah Kian Tertinggal, Jangan Keliru Membaca Ramainya Wisata Belanja
-
Light Novel Fired? But I Maintain All the Software! Resmi Diadaptasi Anime
-
Sinopsis Drama Excitatio: Okultisme dan Teror Mematikan di Sekolah
-
Sastra Sebagai Perlawanan: Membaca Ulang Luka Bangsa dalam Iblis Tidak Pernah Mati
-
Light Novel Haibara's Teenage New Game+ Tamat, Epilog Siap Hadir pada 2027