Gelaran Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Di partai final, timnas Spanyol sukses menaklukkan juara bertahan edisi Piala Dunia 2022 silam, yakni Argentina melalui gol tunggal dari Ferran Torres di babak extra time setelah bermain ketat selama 90 menit. Melansir dari laman Instagram @arsiptimnas, kemenangan tersebut sukses membuat tim berjuluk “La Furija Roja” meraih gelar Piala Dunia keduanya sejak pertama kali pada edisi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
“Woowwww woww Spanyol keluar sebagai pemenang Piala Dunia. Ferran Torres jadi pahlawan kemenangan bagi timnas Spanyol berkat gol tunggalnya di babak extra time,” tulis laman instagram @arsiptimnas.
Kemenangan ini sendiri tentunya cukup diluar dugaan mengingat banyak pihak yang memprediksi Argentina akan keluar sebagai juara. Namun, mentalitas luar biasa yang dimiliki oleh punggawa timnas Spanyol benar-benar teruji di laga final kemarin dan sukses menghadirkan gelar Piala Dunia kedua kalinya bagi tim “EL Matador”.
Di sisi lain, kesuksesan timnas Spanyol di ajang Piala Dunia 2026 tentunya membuat banyak pihak menyebut era sepak bola baru telah dimulai. Hal ini dikarenakan banyak punggawa timnas Spanyol yang memang masih berusia relatif cukup muda, tetapi sudah mampu meraih gelar juara dunia. Salah satu pemain timnas Spanyol yang menjadi sorotan adalah penyerang mudanya, yakni Lamine Yamal.
Sukses Raih Gelar Euro dan Piala Dunia di Usia Muda, Lamine Yamal Bakal Jadi Superstar?
Kesuksesan timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina di partai puncak tentunya tak terlepas dari peran salah satu pemain andalannya, yakni Lamine Yamal. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), pemain yang masih berusia 19 tahun tersebut sukses menjadi pemain termuda yang berhasil meraih dua gelar prestisius, yakni Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, timnas Spanyol juga merupakan juara bertahan ajang Piala Eropa edisi 2024 silam. Kala itu, Lamine Yamal juga masuk ke dalan skuad “La Furija Roja” yang sukses menjadi kampiun. Tak hanya itu, performanya yang tergolong cukup luar biasa kendati masih berusia 19 tahun tentunya bakal menjadi sebuah fenomena yang akan selalu diingat oleh banyak penggemar sepak bola dunia.
Sebenarnya, Lamine Yamal bukanlah satu-satunya pemain yang bisa meraih gelar Piala Dunia sebelum usianya genap mencapai 20 tahun. Pasalnya, di ajang Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe ketika membela timnas Prancis dan sukses menjuarai ajang tersebut kala itu masih berusia 19 tahun. Dirinya kala itu juga sukses meraih gelar pemain muda terbaik di ajang Piala Dunia 2018.
Namun, Lamine Yamal lebih unggul dikarenakan mampu menjuarai ajang regional atau Piala Eropa bersama timnas Spanyol. Sementara itu, Kylian Mbappe belum sekalipun meraih gelar Piala Eropa meskipun sudah berpartisipasi sejak edisi 2020 silam.
Akan tetapi, meskipun Kylian Mbappe dianggap masih kalah dari segi prestasi bersama tim nasional dibandingkan Lamine Yamal, dirinya juga masuk ke dalam era baru dunia sepak bola yang menjadi awal dari sebuah masa baru di pesepakbolaan internasional. Selain nama Lamine Yamal, beberapa nama seperti Erling Haaland, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Ferran Torres, Julian Alvarez dan beberapa nama lainnya memang layak menjadi pemain-pemain yang diprediksi akan menjadi mega bintang di masa depan.
Jika di masa lalu sepak bola selalu difokuskan dengan persaingan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang bisa dibilang sudah 20 tahun lebih saling bersaing, kini, di era baru sepak bola dipastikan akan memberikan nuansa baru karena banyaknya nama-nama pesepak bola muda yang cukup berbakat.
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Membedah Teka-teki dan Teror Psikologis dalam Film The Whisper Man
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice