Pada Minggu (26/10/2025), PSSI resmi mengumumkan susunan daftar nama pemain timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Melansir dari akun instagram @timnasindonesia, pelatih timnas Indonesia U-17, yakni memanggil 21 daftar nama pemain ke dalam skuadnya.
Tercatat, dari 21 nama pemain yang dipanggil ke dalam skuad timnas Indonesia U-17 tersebut, beberapa nama langganan seperti Putu Panji, Mathew Baker, Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah turut kembali hadir dalam skuad kali ini. Skuad timnas Indonesia U-17 tersebut saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab sebelum akhirnya bertolak ke Qatar pada bulan November 2025 mendatang.
Daftar Nama Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
Kiper/Penjaga Gawang:
Rendy Razzaqu (Madura United), Dafa Al Gasemi (Dewa United), Mike Rajasa Hoppeenbrouwers (FC Utrecht).
Bek/Defender:
Dafa Zaidan (Borneo FC), Ida Bagus (Bali United), Putu Panji (Bali United), Mathew Baker (Melbourne City), Eizar Jacob (Sydney FC), Lucas Lee (Ballistic United), Fabio Azkairawan (Persija Jakarta), Ilham Romadhona (Borneo FC), Muhammad Algazani (Persija Jakarta), Azizu Milanesta (Asiana Soccer Schhool).
Gelandang/Pemain Tengah:
Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi FC), Zahaby Gholy (Persija Jakarta), Nazriel Alvaro (Persib Bandung), Rafi Rasyiq (Semen Padang FC).
Penyerang/Striker:
Mierza Firjatullah (Persik Kediri), Fadly Alberto (Bhayangkara Presisi FC), Dimas Adi (PSM Makassar), Fandi Ahmad (Persija Jakarta).
Perkuat Kedalaman Skuad, Nova Arianto Panggil 4 Pemain Diaspora
Dalam pemanggilan 21 nama pemain ke timnas Indonesia U-17 kali ini, pelatih kepala, Nova Arianto tak hanya memanggil nama-nama pemain yang berkompetisi di liga lokal. Melansir dari laman transfermarkt.com, mantan pemain timnas Indonesia era 2000-an dan legenda Persib Bandung tersebut memanggil pula empat pemain diaspora yang turut serta masuk ke dalam skuad garuda U-17.
Jika sebelumnya Nova Arianto hanya memanggil dua nama pemain diaspora, yakni Mathew Baker dari Melbourne City FC dan Lucas Lee dari Ballistic United, kini, Nova Arianto juga menambah dua pemain diaspora baru, yakni Eizar Jacob dari Sydney FC dan Mike Rajasa Hoppeenbrouwers yang membela akademi klub FC Utrecht.
Nama Eizar Jacob yang berposisi sebagai pemain bertahan tentunya diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 mendatang. Hal ini tentunya cukup masuk akal mengingat timnas Indonesia U-17 nantinya akan menghadapi tim-tim tangguh semacam Brazil, Zambia dan Honduras di grup H nanti. Oleh karena itu, memperkuat sektor pertahanan dinilai adalah hal yang cukup tepat bagi Nova Arianto.
Selain nama Eizar Jacob, Nova Arianto juga memanggil pemain keturunan Belanda-Indonesia, yakni Mike Rajasa Hoppeenbrouwers yang kini membela akademi klub FC Utrecht di liga Belanda. Uniknya, Nova Arianto kali ini cukup mengejutkan banyak pihak karena memanggil pemain keturunan yang berposisi sebagai seorang kiper.
Akan tetapi, keputusan mantan asisten timnas Indonesia senior ini juga dinilai berdasarkan kondisi taktis dan keperluan tim menjelang ajang Piala Dunia U-17 2025. Memperkuat sektor pertahan seperti sektor bek dan kiper dinilai jadi keputusan tepat bagi skuad timnas Indonesia U-17. Belum lagi lini pertahanan timnas Indonesia U-17 di beberapa laga terakhir cukup lemah, khususnya di menit-menit akhir pertandingan.
Sementara itu, di sektor tengah dan lini depan. Beberapa nama seperti Evandra Florasta, Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah tetap menjadi andalan skuad garuda U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 nanti. Akankah anak-anak muda timnas Indonesia U-17 nantinya mampu memberikan performa terbaiknya di ajang Piala Dunia U-17 2025 mendatang?
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Kevin Diks Dapat Pembelaan Fans Borussia Monchengldbach: Seharusnya Ambil Penalti
-
Turunkan Timnas U-23 di FIFA Matchday November, PSSI Bikin Keputusan yang Gegabah!
-
Erick Thohir Bertemu Ultras Garuda, PSSI Didesak Berbenah Usai Tampil Buruk di Kualifikasi PD 2026
-
Erick Thohir Beberkan Alasan Gantung Cari Pelatih Baru Timnas, Fokus Utama PSSI Mengejutkan!
-
4 Pemain Abroad yang Dipanggil ke Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober