Mengikuti turnamen skala besar seperti Piala Dunia memang menjadi salah satu impian tertinggi para pesepakbola dimanapun, termasuk ajang Piala Dunia U-17. Meskipun hanya berstatus kompetisi kelompok umur, akan tetapi prestisiusnya ajang Piala Dunia U-17 tetaplah memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi impian bagi para talenta muda dunia sepakbola. Hal inilah yang juga tengah dialami oleh timnas Indonesia U-17.
Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), timnas Indonesia U-17 sendiri kembali berkesempatan mengikuti ajang Piala Dunia U-17 2025 kali ini. Sebelumnya, timnas Indonesia U-17 debut pertama kalinya di ajang Piala Dunia U-17 pada edisi 2023 silam selaku tuan rumah. Kini, skuad garuda U-17 kembali memeriahkan turnamen tersebut sebagai salah satu negara yang lolos melalui jalur kualifikasi zona Asia.
Jika berkata tentang Piala Dunia U-17, kompetisi ini memiliki makna tersendiri bagi para pemain muda dari penjuru dunia. Hal ini dikarenakan ajang seperti Piala Dunia U-17 dipastikan akan dipenuhi oleh para pemandu atau pencari bakat klub-klub dunia, khususnya dari benua Eropa. Hal inilah yang pastinya akan dimanfaatkan oleh para pemain yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut agar bisa masuk radar pemantauan klub-klub papan atas dunia.
Situasi ini turut disadari oleh pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. Melansir dari laman berita ANTARA (03/11/2025), pelatih yang juga merupakan mantan pemain timnas Indonesia era 2000-an tersebut menyadari banyaknya talent scouting atau pencari bakat klub-klub dunia yang hadir di ajang Piala Dunia U-17. Dirinya juga berharap para punggawa timnas Indonesia U-17 juga memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin.
“Ini menjadi kesempatan mereka, kalau kita ingin menjadi atau bermain di level Eropa ya mereka harus tampil baik di Piala Dunia ini. Karena sekali lagi banyak talent scout yang datang di event Piala Dunia ini. Saya harap ke depannya ada beberapa pemain kita di timnas U17 ini bisa bermain di luar (negeri). Karena saya berharap mereka bisa berkarier di luar karena secara progres, secara peningkatan prestasi, mereka bisa lebih baik,” ujar Nova Arianto.
Kehadiran para talent scouting ini tak bisa dipungkiri menjadi daya tarik ajang Piala Dunia U-17. Bahkan, hal ini membuat turnamen tersebut akan menjadi lebih seru dan kompetitif karena dipastikan para pemain akan menunjukkan performa terbaiknya agar bisa dilirik oleh para pencari bakat tersebut.
Nova Arianto Harap Para Punggawa Timnas Indonesia Rileks dan Tak Terbebani Target
Lebih lanjut lagi, Nova Arianto juga menekankan agar punggawa timnas Indonesia U-17 tak terlalu terbebani target dan meminta agar bermain santai dalam ajang Piala Dunia U-17 nantinya. Pelatih yang memiliki nama julukan “Si Suster Ngesot” tersebut juga berharap anak asuhnya kelak bisa menjadi bagian dari timnas Indonesia senior di kemudian hari.
“Saya minta pemain tetap enjoy, pemain tetap menikmati apa yang nanti akan mereka lakukan di Piala Dunia, karena itu menjadi pengalaman yang baik bagi mereka, agar ke depan mereka bisa menjalani prosesnya. Saya lebih senang pemain-pemain ini (kelak) bisa main di timnas senior daripada kita hanya sukses di sebuah ajang,” imbuh Nova Arianto.
Perkataan yang diucapkan oleh Nova Arianto sendiri memang ada benarnya. Pasalnya, jika para pemainnya mampu bermain lepas dan tak terbebani target, tentunya hal ini akan berpeluang membuat mereka menunjukkan performa terbaiknya. Lalu, hal ini bisa menjadi daya tarik bagi para talent scouting internasional.
Tentunya diharapkan timnas Indonesia dari berbagai level kelompok umur kedepannya bisa mengikuti kompetisi semacam ini agar bisa meningkatkan peluang dilirik klub-klub papan atas dunia.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Berkah Tanggal 1 November dan Dentuman Gol yang Selalu Menghiasi Pertarungan Rafael Struick
-
Permalukan Tuan Rumah Qatar, Bintang Muda Italia Pede Juara Piala Dunia U-17 2025
-
Piala Dunia U-17: Soroti Grup H, FIFA Rekomendasikan untuk Saksikan Pemain Persija Ini!
-
Pelatih Brasil: Kami Hormat dengan Timnas Indonesia U-17
-
Hasil Piala Dunia U-17 2025: Portugal dan Tunisia Pesta 6 Gol, Jepang Menang Tipis
Hobi
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
Terkini
-
5 Drama Populer dari IU, Punya Peran Berbeda yang Mengejutkan Penonton!
-
Rilis Volume ke-7, Light Novel Dinners with My Darling Umumkan Versi Anime
-
Dompet Kelas Menengah Lagi Kering, Alarm Bahaya Buat Ekonomi?
-
1001 Cara Cinta Menabur Luka: Ironi Gelap dalam Novel Fallen
-
Saat AI Merasuki Dunia Seni: Sineas dan Seniman di Ambang Kehilangan Diri