Perlawanan Timnas Indonesia U-17 terhadap Brasil di laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 kembali menuai kekalahan. Meskipun telah mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki, Pasukan Muda Merah Putih harus terkapar setelah empat gol lesakan dari Luis Eduardo, Felipe Morais, Ruan Pablo dan gol bunuh diri Putu Panji mengoyak jala gawang anak asuh Nova Arianto tersebut.
Namun demikian, meskipun menelan kekalahan hingga empat gol tanpa balas, namun ada 4 alasan yang membuat Evandra Florasta dan kolega tak perlu merasa malu dan kecewa berkepanjangan.
Apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Bukan Catatan Kekalahan Terburuk di Turnamen
Memang, kekalahan empat gol tanpa balas dari Brasil ini menimbulkan rasa kecewa kepada Indonesia dan para pendukungnya. Namun hal itu tak perlu membuat Indonesia menuai rasa malu yang mendalam.
Alasannya adalah, kekalahan tersebut bukanlah rekor kekalahan terburuk yang akan dicatat oleh FIFA di turnamen kali ini. Pasalnya, jika dibandingkan dengan Honduras yang sama-sama bertarung melawan Brasil, kekalahan Indonesia ini masih relatif lebih baik ketimbang negara asal Amerika Tengah itu.
Berdasarkan laman match report FIFA, ketika bertemu dengan Brasil, Honduras dipangkas oleh Tim Samba dengan skor mencapai tujuh gol tanpa balas yang itu artinya masih lebih banyak 3 gol ketimbang Indonesia.
2. Masih Terhindar dari Posisi Juru Kunci
Alasan kedua mengapa Indonesia pantang untuk malu meski kalah empat gol dari Brasil adalah, karena mereka saat ini masih memiliki posisi yang cukup baik di klasemen sementara grup.
Berdasarkan rilisan laman FIFA, meskipun telah menuai dua kali kekalahan dan belum mendapatkan poin barang satu pun, Indonesia saat ini masih menduduki posisi ketiga di klasemen sementara grup, setingkat lebih tinggi dari Honduras yang berada di tempat paling bawah karena kalah dalam hal selisih gol.
3. Masih Berkesempatan untuk Lolos ke Babak Gugur
Alasan ketiga mengapa Indonesia tak perlu merasa malu besar adalah, karena mereka masih memiliki peluang untuk lolos ke fase berikutnya.
Dengan kondisi saat ini, Evandra Florasta dan kolega masih memiliki kans untuk menjadi salah satu runner-up terbaik dengan syarat mereka mampu mengamankan kemenangan di laga terakhir melawan Honduras nanti.
4. Mampu Mencatatkan Shoot on Goal
Dan yang paling penting dari semua alasan mengapa Timnas Indonesia U-17 ini tak patut untuk malu pasca kalah 0-4 dari Brasil adalah, karena mereka mampu memberikan perlawanan yang menyulitkan Brasil dan menciptakan tembakan yang mengancam gawang salah satu tim terbaik dunia tersebut.
Berdasarkan data statistik dari laman sofascore, sepanjang pertandingan berjalan, Indonesia menciptakan 4 tembakan, yang mana 3 di antaranya off target dan 1 tembakan bukan hanya mengarah ke gawang, namun sudah dalam taraf menerpa gawang!
Catatan ini tentunya lebih membanggakan ketimbang kinerja tim kepelatihan Timnas Indonesia senior yang dalam sebuah pertandingan tak mampu mencatatkan satu pun tembakan ke arah pertahanan lawan. Padahal, ada seseorang yang mengklaim mereka adalah tim kepelatihan terbaik.
Nah, itulah 4 hal yang membuat Timnas Indonesia tak perlu merasa malu meskipun kalah empat gol tanpa balas dari Brasil. Termasuk salah satunya dan paling penting dalam pandangan saya pribadi, adalah mereka bisa melepaskan beberapa tembakan ke arah gawang tim sekelas Brasil.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
Artikel Terkait
-
Dihantam Brasil 4 Gol Tanpa Balas, Timnas Indonesia U-17 Terhindar dari Malu Berat!
-
Pernah Juara Piala Asia, Eks Pelatih Tottenham Hotspur Disebut Cocok Tukangi Timnas Indonesia
-
Tamparan Keras untuk PSSI! Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Brasil Bikin Federasi Mawas Diri
-
Makin Moncer! Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi The Next Calvin Verdonk dan Dean James
-
Ivar Jenner Cs Takluk dari FC Emmen, Tim Geypens Absen karena Cedera Kepala
Hobi
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?
-
Maroko Incar Puncak Grup, Haiti Siap Beri Perlawanan Terbaik
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
Terkini
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Anti-Apek! 4 Parfum Pria Paling Segar Buat Dipakai Gym dan Olahraga Outdoor
-
Proklamasi di Kedai Kopi: Lahirnya Republik Marilah Cerita