Dua kali menelan kekalahan beruntun dari Zambia dan Brasil tak membuat semangat kebangkitan Timnas Indonesia U-17 musnah.
Pada pertandingan ketiga fase penyisihan grup H melawan Honduras, Evandra Florasta dan kolega sukses bounce-back dari kekalahan dan memetik kemenangan atas sang lawan.
Bukan hanya mendapatkan 3 poin hasil dari kemenangan tersebut, Indonesia U-17 juga setidaknya mencatatkan 3 rekor pencapaian pasca laga tersebut.
Penasaran apa saja yang dicatatkan oleh Indonesia U-17 kali ini? Mari kita bahas bersama!
1. Catatkan Hasil Lebih Baik dari Era Sebelumnya
Catatan pertama yang didapatkan oleh Indonesia pasca memenangi laga dari Honduras adalah, mereka kini secara sah mencatatkan pencapaian yang lebih baik ketimbang era sebelumnya.
Berdasarkan catatan dari laman FIFA, Indonesia sendiri telah turut serta di turnamen ini sebanyak 2 kali, di mana sebelum edisi 2025 ini, mereka juga bermain di edisi 2023 lalu ketika bertindak sebagai tuan rumah.
Jika dibandingkan, tentunya kita sepakat hasil di edisi kali ini terbilang lebih baik, karena di era kepelatihan Nova Arianto ini mereka berhasil mengoleksi 3 poin yang mana lebih banyak 1 poin jika disandingkan dengan era Bima Sakti 2 tahun lalu.
2. Sukses Ciptakan Kemenangan Pertama
Secara total, hingga menyelesaikan pertandingan melawan Honduras ini, Timnas Indonesia telah memainkan 6 pertandingan di level Piala Dunia U-17. Sebanyak 3 pertandingan dimainkan di tahun 2023 dan 3 pertandingan dimainkan di tahun 2025 ini.
Dari 6 pertandingan tersebut, baru kali ini saja Pasukan Muda Merah Putih berhasil merengkuh poin penuh. Sebelumnya, di 3 pertandingan edisi 2023, Pasukan Garuda Muda hanya mampu bermain imbang 2 kali dan 1 kali menelan kekalahan, sementara di edisi kali ini, mereka mencatatkan 2 kali kekalahan sebelum pada akhirnya menciptakan sejarah dengan menang untuk pertama kalinya di Piala Dunia U-17.
3. Sah Menjadi Tim ASEAN Pertama yang Memenangi Laga di Piala Dunia U-17
Bukan hanya di level Indonesia saja, kemenangan Indonesia atas Honduras ini juga membawa kebanggaan bagi persepakbolaan di kawasan Asia Tenggara.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun instagram @seasiagoal, Indonesia kini tercatat sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang berhasil memenangi laga di pentas Piala Dunia U-17.
Bukan Thailand, bukan Vietnam apalagi Malaysia, namun Indonesialah yang pada akhirnya melakukan pecah telur kemenangan bagi kawasan selepas menghantam Honduras dengan skor tipis di partai ketiga babak grup.
Nah, itulah 3 rekor yang dicatatkan oleh Indonesia pasca memenangi pertandingan melawan Honduras. Bagaimana? Ikut bangga dengan pencapaian anak asuh Nova Arianto kali ini?
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025
-
FC Twente Dicap Aneh Sok Dukung Mees Hilgers yang Cedera Parah
-
Piala Dunia U-17, Garuda Muda dan Nova Arianto yang Mulai Ikuti Label History Maker sang Mentor
-
Putra Legenda Belanda Ini Berstatus Pemain Keturunan, Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Dibantai Sassuolo, Bintang Atalanta Jujur Soal Pertahanan Jay Idzes dkk Sangat Rapat
Hobi
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis