Media sepak bola Uzbekistan, Zamin, baru-baru ini melaporkan kabar menarik terkait Timur Kapadze. Mantan pelatih Timnas Uzbekistan tersebut dikabarkan siap menangani Timnas Indonesia. Nama Kapadze kini menjadi sorotan setelah menyatakan kesiapannya untuk menempati posisi juru taktik skuad Garuda yang tengah kosong.
Dikutip oleh Antara News pada Rabu (12/11/2025), Kapadze mengaku sudah tidak terikat dengan kontrak apa pun setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai asisten pelatih di Timnas Uzbekistan. Dalam wawancara singkat, pelatih berusia 44 tahun itu menyampaikan keinginannya untuk mencari tantangan baru di luar negaranya.
“Saya siap untuk memimpin Timnas Indonesia. Saya saat ini bebas dan menantikan tawaran,” ujar Kapadze seperti dikutip dari media tersebut.
Pernyataan Kapadze itu sontak memancing perhatian publik sepak bola Indonesia. Pasalnya, posisi pelatih kepala Timnas Indonesia memang sedang lowong setelah federasi berpisah dengan Patrick Kluivert.
Kapadze sendiri dikenal sebagai sosok pelatih muda yang memiliki pengalaman cukup panjang di level internasional. Sebelum menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia, ia sempat sukses membawa Uzbekistan tampil gemilang di kancah Asia.
Di bawah arahannya, Uzbekistan berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2026 setelah menempati posisi ketiga dalam Kualifikasi Putaran Ketiga zona Asia. Tim berjuluk White Wolves itu finis di peringkat kedua Grup A dengan torehan 21 poin dari 10 laga—hasil dari enam kemenangan, tiga imbang, dan hanya satu kekalahan.
Capaian tersebut sebenarnya menjadi sejarah baru bagi Uzbekistan karena untuk pertama kalinya mereka berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun, pencapaian itu tidak serta-merta membuat Kapadze dipertahankan sebagai pelatih utama.
Federasi Uzbekistan Pilih Fabio Cannavaro, Timur Kapadze Tersingkir
Usai memastikan tiket ke Piala Dunia, Federasi Sepak Bola Uzbekistan justru memilih menunjuk Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala baru. Keputusan ini secara otomatis menurunkan Kapadze ke posisi asisten pelatih.
Kapadze kemudian hanya mendampingi Cannavaro selama dua pertandingan. Setelah itu, ia memilih mundur dari jabatannya dan menyatakan siap mencari tantangan baru di luar Uzbekistan. Langkah inilah yang kemudian membuka peluang bagi dirinya untuk berkarier di Asia Tenggara.
Sebelum itu, Kapadze sempat menjadi asisten dari Srecko Katanec. Ketika Katanec mundur karena alasan kesehatan pada Januari lalu, Kapadze dipercaya untuk memimpin tim nasional Uzbekistan sebagai pelatih utama. Meski masa kepemimpinannya singkat, prestasi yang ditorehkannya cukup diperhitungkan di level Asia.
Kini setelah tidak lagi terikat dengan federasi Uzbekistan, Kapadze dikabarkan terbuka terhadap berbagai tawaran, termasuk dari Indonesia. Ia disebut-sebut menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Patrick Kluivert.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Heimir Hallgrimsson 11 12 dengan Patrick Kluivert, PSSI Yakin Rekrut?
-
Heimir Hallgrimsson Calon Pelatih Timnas Indonesia Lagi Sibuk Urus Cristiano Ronaldo
-
Timnas Indonesia U-22 akan TC Jangka Panjang Jelang SEA Games 2025
-
Ibu Makassar, Ayah Inggris, Vincent Mahdi Siap Dipanggil Timnas Indonesia
-
Pelatih Islandia di Piala Dunia 2018 Masuk Radar PSSI Sebagai Calon Nahkoda Timnas Indonesia
Hobi
-
BMW Rilis Vision K18 Concept Bike, Padukan Luxury Bagger dan Nuansa Aviasi
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S