Keinginan PSSI untuk merekrut mantan pelatih timnas Uzbekistan, yakni Timur Kapadze pupus sudah. Pelatih yang juga mantan pemain timnas Uzbekistan era 2000-an tersebut memilih menerima pinangan klub kasta tertinggi liga Uzbekistan, yakni Navbahor Namangan dibandingkan dengan menerima pinangan PSSI untuk melatih timnas Indonesia.
Usut punya usut, Timur Kapadze dan PSSI tak menemui kata sepakat mengenai visi dan misi dalam kerja sama yang akan disetujui ke depannya.
Oleh karena itu, PSSI memutuskan tak melanjutkan pembicaraan mengenai klausul kontrak yang akan diberikan kepada Timur Kapadze jika nantinya resmi menjadi pelatih kepala timnas Indonesia senior.
Kini, PSSI mengalihkan targetnya kepada beberapa nama calon pelatih yang akan diproyeksikan menjadi pelatih timnas Indonesia senior. Siapa sajakah nama-nama tersebut? Berikut adalah Ulasannya!
1. Jesus Casas
Mantan pelatih timnas Irak, yakni Jesus Casas kembali disebut-sebut diminati oleh PSSI guna menjadi calon pelatih baru timnas Indonesia senior.
Dilansir dari laman transfermarkt.com, pria asal Spanyol ini pada awalnya memang disebut-sebut tengah diincar oleh PSSI guna menjadi pelatih timnas Indonesia senior. Namun, kala itu rumornya meredup seiring dengan bertambahnya waktu
Akan tetapi, kini nama Jesus Casas kembali disebut-sebut sebagai salah satu calon pelatih baru timnas Indonesia. Jesus Casas sendiri tentunya sudah tak asing dengan timnas Indonesia.
Dirinya pernah membawa Irak tiga kali memenangi laga saat jumpa Indonesia yang kala itu masih dilatih oleh Shin Tae-yong. Dirinya juga sempat menyatakan cukup berminat melatih Indonesia di kemudian hari.
2. Giovanni van Bronckhorts
Nama eks-pemain dan legenda timnas Belanda, yakni Giovanni van Bronckhorts juga disebut-sebut masuk ke dalam bursa calon pelatih baru timnas Indonesia.
Asisten pelatih klub Inggris, Liverpool ini memang ramai diperbincangkan menjadi calon pelatih baru setelah sebelumnya Patrick Kluivert dipecat oleh PSSI karena gagal membawa Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2026.
Berbeda dengan Patrick Kluivert, Giovanni van Bronckhorst tak hanya populer sebagai pemain saja. Akan tetapi, performa dan rekam jejaknya saat menjadi pelatih juga tidak bisa dianggap remeh.
Dirinya pernah menjuarai ajang KNVB Cup dan Eredivisie bersama klub Belanda, yakni Feyenoord Rotterdam. Lalu, dirinya juga pernah menjuarai gelar Scottish Cup bersama klub Glasgow Rangers. Terakhir, dirinya pernah menjuari ajang Turksish Super Cup bersama Besiktas.
Tentu, jika melihat rekor kepelatihan dari Giovanni van Bronckhorst, PSSI tentunya bisa berharap banyak dan karirnya diprediksi tak akan seperti Patrick Kluivert saat melatih timnas Indonesia.
3. John Herdman
Nama mantan pelatih timnas Kanada, yakni John Herdman juga disebut-sebut tengah dipertimbangkan oleh PSSI. Pria berusia 50 tahun tersebut saat ini memang sedang menganggur usai kontraknya tak diperpanjang oleh klub asal Kanada, yakni Toronto FC sejak tahun 2024 silam.
Nama John Herdman tentunya tak terlalu asing bagi penggemar sepakbola dunia. Dirinya adalah sosok yang sukses menjadi aktor kebangkitan sepakbola Kanada dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Dirinya juga merupakan aktor yang sukses membawa timnas Kanada lolos ke ajang Piala Dunia 2022 silam.
4. Bojan Hodak
Nama Bojan Hodak juga turut disebut-sebut sedang dipertimbangkan oleh PSSI untuk menjadi pelatih baru timnas Indonesia.
Pelatih yang kini menangani Persib Bandung tersebut sukses membawa tim berjuluk “Maung Bandung” ini menjuarai ajang Super League Indonesia dalam dua tahun terakhir. Namun, peluang Bojan Hodak menjadi pelatih timnas Indonesia masih terbilang cukup kecil.
Lalu, bagaimana dengan nama Shin Tae-yong (STY)? Sepertinya PSSI masih enggan kembali menguhubungi mantan pelatih timnas Indonesia senior dan U-23 tersebut. Meskipun demikian, Shin Tae-yong sendiri mengaku masih terbuka jika ditawari melatih timnas Indonesia nantinya.
Baca Juga
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
Artikel Terkait
-
Lini Serang Timnas Indonesia Bisa Makin Tajam, Pemain Keturunan Brasil Urus Naturalisasi
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal SEA Games 2025? Indra Sjafri Kibarkan Bendera Putih
-
Kalah dari Filipina, di Mana Posisi Timnas Indonesia U-22 di Klasemen Sepak Bola SEA Games 2025?
-
Usai Dipermalukan Filipina, Timnas Indonesia U-22 Bisa Gugur Sebelum Lawan Myanmar
-
Selamat Tinggal SEA Games 2025, Timnas Indonesia Kemungkinan Besar Tersingkir
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Leave No One Behind: Drama Laga Kepolisian Berantas Kejahatan TPPO!
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Redefinisi Pengabdian: Dari Mahasiswa Kritis Menjadi Mahasiswa Konten