Laga perdana Timnas Indonesia U-22 di gelaran SEA Games 2025 Thailand menyisakan luka yang cukup menganga.
Menghadapi tim yang selama bertahun-tahun selalu mereka tempatkan sebagai pihak yang lebih inferior, Kadek Arel dan kolega justru harus tertunduk lesu di akhir laga.
Gol tunggal dari Otu Banatao pada menit ke-45+1, menjadi pencipta mimpi buruk bagi anak asuh Indra Sjafri beserta sang anak asuh. Satu gol yang cukup untuk membuat harapan debut manis Pasukan Garuda Muda teredam dan tak menyisakan bekas di pengujung laga.
Lebih disayangkan lagi, proses terciptanya gol yang merobek jala gawang Cahya Supriadi ini sejatinya sudah bukan lagi hal yang baru.
Pasalnya, satu-satunya gol yang menurut laman Suara.com (9/12/2025) tersebut menciptakan banyak rekor mentereng di SEA Games 2025 tersebut terjadi karena sundulan, yang lagi-lagi berasal dari serangan bola udara.
Memang, di laga tersebut, gol tunggal dari Otu Banatao itu tercipta melalui skema lemparan jarak jauh dari Gabriel Guimaraes dari sisi kanan pertahanan Indonesia, namun sekali lagi, gol Banatao tercipta karena lemahnya antisipasi bola-bola udara yang selama ini memang menjadi salah satu kelemahan utama dari tim yang dilatih oleh Indra Sjafri!
Padahal, seharusnya jika Indra Sjafri dan anak-anak asuhnya belajar dari pengalaman dan kejadian yang sudah-sudah, bab mengantisipasi bola-bola atas harusnya sudah khatam untuk dipelajari eks pelatih Bali United tersebut maupun sang anak asuh.
Pasalnya, sudah sedari dulu tim yang diasuh coach Indra sudah lemah dalam hal ini, sehingga jika sang pelatih berpikir untuk menghapuskan kelemahan utama dalam tim, kebobolan melalui bola-bola udara harusnya menjadi prioritas dan terdepan.
Sekarang, mari kita coba ingat-ingat momen ketika anak asuh Indra Sjafri ini dipecundangi dengan gol dari bola udara. Selain pernah terjadi di final SEA Games melawan Thailand tahun 2023 lalu, Kadek Arel dan kolega yang dilatih oleh Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-20, juga dibabat habis oleh Uzbekistan dan Iran dengan skema yang serupa.
Atau jika kita tarik lagi garis waktu yang lebih dekat dengan gelaran SEA Games ini, kita juga masih segar untuk mengingat ketika Indra Sjafri dan anak asuhnya kembali mendapatkan pembelajaran serupa ketika melakukan uji coba melawan Mali di bulan November lalu.
Dalam dua kali laga uji coba, Timnas Indonesia U-22 yang diproyeksikan untuk gelaran SEA Games 2025 ini sempat kebobolan melalui gol bola-bola udara, yakni ketika Sekou Doucoure mempecundangi barisan pertahanan Skuat Garuda Muda dan penjaga gawang Cahya Supriadi di laga uji coba pertama lalu (15/11/2025).
Namun sayangnya, beragam pengalaman yang didapatkan oleh Indra Sjafri dan anak asuhnya itu seakan menjadi sebuah kesia-siaan belaka. Karena pada kenyataannya, mereka kembali kebobolan dari tandukan tim lawan, buah dari lemahnya antisipasi bola-bola udara yang seharusnya sudah tak lagi menjadi ancaman jika mereka benar-benar mempelajari dan mengoreksi kelemahannya itu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Geger! Senior Adrian Wibowo, Eks Anak Asuh STY Dituding Hamili Perempuan, Pelapor Dipenjara
-
Bintang Filipina Girang Bukan Main Usai Bikin Malu Timnas Indonesia U-22
-
Puas Hajar Timnas Indonesia U-22, Bintang Filipina Dylan Demuynck Luapkan Kebanggaan
-
Bukan Timur Kapadze atau STY, Ini 4 Kandidat Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Seberapa Besar Peluang Lolos Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025?
Hobi
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Ferrari Testarossa Berubah Jadi Supercar 6 Roda, Tenaganya Tembus 1.200 HP!
-
Bukan Situs Ilegal! Ini Deretan Platform Resmi untuk Streaming Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Mampukah Formula Sukses Timnas Terulang?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
Terkini
-
Portal Mitra BGN: Cuma Kosmetik Digital yang Tekuk di Tangan Pejabat?
-
4 Tinted Sunscreen Berikan Matte Finish pada Kulit Berminyak Cegah Breakout
-
Dianggap Sepele, Food Waste Ternyata Jadi Penyumbang Sampah Terbesar
-
Ulasan Buku How To Start, Saatnya Memulai Mimpi dan Keluar Zona Nyaman
-
Larangan Tumbler: Saat Kebiasaan Ramah Lingkungan Berhenti di Pintu Bioskop