Hampir dua bulan pasca lengsernya Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia, PSSI belum juga mengumumkan nama penggantinya.
Maka tak mengherankan jika publik pun mulai berspekulasi dan menerka-nerka siapa yang akan menduduki kursi panas tersebut.
Salah satu nama yang belakangan ini muncul dan santer terdengar menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia adalah John Herdman.
Dilansir laman Suara.com, pelatih yang berasal dari Inggris ini berpotensi untuk menjadi pengganti Kluivert karena rekam jejaknya yang cukup mentereng.
Salah satu pencapaian terbesarnya sebagai pelatih dengan grade "biasa-biasa saja" adalah dengan membawa Kanada menjadi peserta di Piala Dunia Qatar tahun 2022 lalu.
Meskipun di putaran final Piala Dunia 2022 Kanada tak mampu meraih satu poin pun saat bersua dengan Belgia, Kroasia dan Maroko, namun kerja keras John Herdman tak bisa diabaikan begitu saja.
Pasalnya, di bawah nakhoda kepelatihannya, Kanada pada akhirnya bisa kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah terakhir kali merasakannya pada edisi 1986 di Meksiko.
Namun sayangnya, meskipun berhasil membawa kejayaan bagi Kanada, John Herdman belum tentu bisa sukses saat menangani Timnas Indonesia.
Alih-alih untuk bisa membawa Indonesia ke turnamen sekelas Piala Dunia, untuk sekadar bertahan beberapa tahun saja Herdman berpotensi tak bisa.
Sebabnya tentu saja ego federasi yang membumbung tinggi dan menginginkan hasil instan. Pasalnya, Herdman sendiri memiliki visi melatih yang terbilang mirip seperti STY dan tipikal pelatih yang percaya kepada proses.
Pada faktanya, John Herdman pada akhirnya sukses membawa Kanada bermain di putaran final Piala Dunia 2022 setelah sang pelatih menangani tim tersebut selama bertahun-tahun. Pada data yang terdapat di laman transfermarkt, John Herdman menjadi pelatih Kanada pada 9 Januari 2018.
Dan jika dihitung sampai dengan kelolosan mereka ke Piala Dunia pada bulan Maret 2022, itu artinya Herdman membutuhkan waktu lebih dari 4 tahun untuk memoles dan membangun tim sesuai dengan pakem serta gaya bermain yang dia inginkan.
Hal inilah yang menjadi ganjalan besar bagi Herdman jika nantinya melatih Timnas Indonesia. Dengan ego federasi yang sedemikian tingginya, bisa jadi nasib Herdman akan seperti Shin Tae-yong, yang mana disingkirkan ketika sudah berada di jalan yang benar dalam membangun tim.
Itu artinya, sebagus apapun tim yang diracik oleh Herdman, namun karena ego dan ketergesaan yang dimiliki oleh federasi maupun para pimpinan, maka akan sangat mungkin dirinya akan dilengserkan meskipun kerja kerasnya untuk mencapai kesuksesan hanya tinggal sejengkal saja.
Dan lagi-lagi, jika hal itu terjadi maka Timnas Indonesia akan kembali ke setelan pabrik lagi seperti ketika federasi memberhentikan STY bukan?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
Artikel Terkait
-
Rekan Setim Blak-blakan Jay Idzes Terlalu Banyak omong
-
Timnas Indonesia U-22 Tumbang oleh Senjata Andalan Sendiri, Kok Bisa?
-
Kata-kata Beckham Putra Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Buka Suara Soal Hasil Drawing Piala Dunia 2026
-
Pemain Malaysia Abaikan Skenario Imbang Lawan Vietnam, Demi Bantu Timnas Indonesia U-22?
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah