Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman berkomitmen untuk membantu PSSI dalam pengembangan pelatih di tanah air. Sepertimana yang telah disampaikan oleh Sumardji selaku Badan Tim Nasional melalui laman Suara.com (5/1/2025), pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menyatakan akan melibatkan para pelatih lokal dalam jajaran tim kepelatihan yang dia bentuk.
Nama-nama potensial pun mulai mengemuka. Laman Suara.com bahkan memprediksi, tiga nama pelatih dari dalam negeri, yakni Zulkifli Syukur, Kurniawan Dwi Yulianto dan Nova Arianto, memiliki potensi yang besar untuk mendampingi eks pelatih Timnas Kanada tersebut.
Dari tiga nama calon asisten pelatih John Herdman yang telah disebutkan di atas, tentu kita tak bisa meremehkan mereka. Baik Zulkifly Syukur, Kurniawan Dwi Yulianto maupun Nova Arianto, ketiganya telah memiliki segudang pengalaman baik ketika masih menjadi pemain aktif ataupun saat mendampingi pelatih yang bertugas di Timnas Indonesia.
Namun, jika diperbolehkan memberikan usul, meskipun nama Nova Arianto masuk dalam radar calon asisten pelatih dan memiliki kepatutan untuk mengasisteni John Herdman, kalau bisa jangan eks pemain Persib Bandung ini yang dipilih.
Alasannya cukup logis, karena di antara para calon asisten pelatih yang disodorkan, coach Nova menjadi satu-satunya pelatih yang dapat dikatakan sudah matang dalam membentuk karakter permainan tim yang dibesutnya.
Di kalangan penggemar setia Timnas Indonesia, coach Nova adalah sosok yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip, cara-cara maupun metode-metode pelatih dari Shin Tae-yong. Meskipun telah berpisah dengan sang mentor semenjak bulan Januari tahun 2025 lalu, namun coach Nova terbilang sukses menerapkan permainan ala STY alias Shin Tae-yong-isme di tim yang dia asuh.
Hasilnya pun terbilang sangat baik. Di mana ketika diserahi tugas untuk membesut Timnas Indonesia U-16 dan Timnas Indonesia U-17, dirinya berhasil membawa anak asuhnya meraih kesuksesan dengan salah satu indikatornya adalah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 tahun 2025 kemarin.
Sehingga muncul kekhawatiran, ketika nantinya coach Nova terpilih menjadi salah satu asisten pelatih dari John Herdman, STY-isme yang sudah berjalan baik dalam dirinya bisa luntur karena tentu saja dirinya harus melatih dengan gaya yang identik dengan sang pelatih anyar.
Padahal harus kita akui, tim-tim yang diasuh oleh coach Nova dengan taktik dan strategi yang dipelajarinya dari STY, bisa memberikan hiburan bagi kita selaku penikmat sepak bola nasional melalui permainannya yang cukup atraktif di lapangan pertandingan.
Kalau bisa, biarkan coach Nova fokus di Timnas Indonesia U-20 dan melatih dengan gaya STY-ismenya seperti selama ini ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Bek Kiri Timnas Indonesia Berpotensi Pindah ke Ajax Amsterdam?
-
Batal Hadapi Timnas Indonesia, Finlandia Tampil di FIFA Series Selandia Baru
-
Kabar Buruk Pilar Timnas Indonesia di Thailand, Dua-duanya Keok!
-
John Herdman Terbukti Piawai Rayu Pemain Keturunan, Naturalisasi Timnas Indonesia Bertambah?
-
Masa Depan Suram Elkan Baggott di Ipswich Town Jadi Sorotan Media Inggris
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual